
Zion takut memberi tahu mamanya dan mempertanyakan apakah perempuan tadi adalah teman mamanya.
Karena usia kandungan mamanya sudah mendekati 8 bulan,zion hanya tutup mulut saja supaya mamanya tidak kepikiran.
Zion tahu bahwa tadi bukan teman mamanya,
Zion mengetahui gerak gerik teman mamanya
Yang tidak bakal berani memakai baju seminim itu.
Walaupun usia zion masih 8 tahun,dia sudah tahu dewasa dan mengerti tentang keadaan
Atau mengetahui papanya mempunyai selingkuhan di mana-mana.
Tian sudah di cap buruk oleh zion dan merasa benci pada papanya tersebut,karena
Sudah membawa perempuan ke rumah,
Zion pun mengingat seperti pernah melihat sosok perempuan itu dan akhirnya dirinya mengingat bahwa itu perempuan pernah
ada di wallpaper hp papanya.
Waktu mamanya belum pulang zion langsung mempertanyakan pada Papanya siapa perempuan itu.
"Papa siapa perempuan yang ada dalam kamar itu???."Tanya zion masih penasaran serta tidak percaya bahwa itu adalah teman mamanya.
Seli masih berada dalam kamar tersebut dan berpura-pura kakinya masih keseleo.
"Kamu mengapa sih,begitu penasaran dengan Papa kamu ini."Jawab tian sudah mulai ngegas karena anaknya tidak mempercayai dirinya lagi.
"Jawab jujur papa,aku memang tidak percaya dengan perempuan yang papa bawa itu."
Zion melotot pada papanya tersebut.
"Astaga nak,mengapa kamu!!!.Berarti apapun yang papa bilang dari mulut papa kamu ini,
Kamu mulai tidak mempercayainya lagi."
Tanya Tian pada anak kandungnya tersebut.
"Bukan begitu papa,kalau itu teman mama
mengapa bajunya tidak wajar."Ucap zion makin penasaran sekali.
"Zion namanya itu baju fashionable,kamu
Gimana sih."Ucap tian pada anak mereka bahwa tidak bisa mengukur dari baju.
"Tidak papa,hati kecilku mengatakan bahwa perempuan yang ada dalam kamar itu bukan teman mama."Zion sudah mulai tidak percaya Ayahnya dan hati kecilnya mengatakan bahwa itu bukan teman mamanya.
Seli yang mendengar keributan antara ayah dan anak tersebut,akhirnya seli pun muncul dan mengatakan bahwa dia adalah selingkuhan ayahnya.
Seli muncul dan berdiri saat terjadi ribut-ribut Antara anak dan ayah tersebut.
"Aku ini selingkuhan papa kamu dan lebih tepatnya aku pacar papa kamu."Tiba-tiba Seli
Menyambung pembicaraan.
__ADS_1
Tian kaget saat seli muncul dari belakang dan
Terkejut saat seli mengatakan sebenarnya pada anaknya tersebut.
"Apa tante ini selingkuhan Papa??."Tanya Zion mulai menangis karena tingkah ayahnya.
"Nak jangan percaya tante itu,Dia itu teman
Mama kamu."Tian masih menyakinkan anaknya tersebut yang sudah menangis karena merasa mamanya di khianati oleh papanya sendiri.
"Papa jahat,papa jahat,bisa-bisa papa sama perempuan sedangkan mama kerja,dimana
Otak papa."Zion marah pada papanya.
"Nak sudah papa bilang jangan percaya bahwa ini teman mama kamu."Tian membujuk anaknya tersebut namun tangisan zion semakin kuat.
"Papa jahat,papa mengkhianati cinta mama,
Mama capek-capek kerja mencari uang
Di luar sana,...Disini papa selingkuh."Tian
Makin nangis dan air matanya keluar membasahi pipinya.
"Sudahlah jangan menangis,apa boleh buat
Aku ini selingkuhan papa kamu,kamu harus Terima itu."Seli melipat kedua tangannya dan dengan santainya ngomong pada anak kecil itu.
"Seli kamu diam,kamu jangan mencampuri urusan anak dan ayah."Tian menyuruh seli untuk diam dulu karena situasi semakin panas.
Seli pun terdiam saja,karena kekasihnya tersebut memintanya untuk diam dan jangan berbicara lagi.
Sama kami dan mama."Zion memukuli Papanya tersebut karena sudah terlanjur Emosi dan kecewa.
"Hy kamu perempuan perusak Rumah tangga
Papa dan mama,Sudah puas kamu merusak
Hubungan keluarga ini,semoga saja suatu saat kamu mendapatkan balasan yang setimpal sama kamu."Zion yang semula Memanggil dengan sebutan tante,lalu kemudian memanggil dengan sebutan kamu,
Sama perempuan yang sudah berumur 30 tahunan tersebut.
"Lihat anak kamu,marah pada saya,
Sepatutnya kamu menyalahi mama kamu,
Bukan saya."Seli terbawa emosi lalu menunjuk-nunjuk ke arah zion.
"Seli,kamu bisa diam tidak."Tian hampir Menampar seli karena takut ketahuan sama Istrinya ketika zion mau mengadu.
"Oh gitu sayang,Kamu mau tampar aku,
Ini tampar aku dan aku bisa tahu kamu masih
Memilih anak dan istri kamu,jadi ini alasan Kamu samaku dan tidak mau menikahi Aku Karena anak dan istri kamu."Seli langsung
Menuduh tian yang tidak-tidak,karena tian lebih memilih anaknya di depannya.
__ADS_1
"Hus sudahlah,...Jangan bahas dulu yang Begini nanti bisa kita selesaikan baik-baik."
Tian memohon pada seli supaya tidak memperkeruh suasana.
Namun seli makin memperkeruh suasana,
Mengatakan pada zion bahwa papanya tersebut tidak menyayangi anaknya lagi.
"Kamu sadar dong zion,bahwa papa kamu itu Tidak menyayangi kamu lagi,coba lihat sudah Berapa kali kamu tidak di jemput sama papa kamu."Suara seli makin mengeras pada anak
Pertama tian tersebut.
"Seli tolonglah diam dan jangan memperkeruh suasana,kalau kamu tidak bisa
Diam lebih baik kamu pulang saja deh."
Tian mengusir seli dari Rumah supaya tidak
Memperkeruh hubungan papa dan anak tersebut.
Tian langsung memeluk zion dan mencium kening zion,namun anaknya tersebut langsung mendorong papanya tersebut.
"Sana pa,jangan pernah peluk zion,jika kelakuan papa begini."Ucap Zion memukul Dirinya sendiri dan menyalahkan mengapa Mempunyai papa seperti tian.
"Mengapa aku mempunyai papa seperti kamu,"Zion menyalahi keadaan yang ada dalam dirinya tersebut.
"Nak mengapa kamu memukul diri sendiri,
Tolong pukul papa,ini bukan salah kamu,
Kamu tidak berhak memukul diri kamu Sendiri."Tian menahan tangan anaknya untuk berhenti untuk menyakiti diri sendiri.
"Papa sudah jangan tahan tangan zion,
Biar zion menyakiti diri sendiri,biar zion yang mati saja,tapi kalau zion bunuh diri siapa yang akan menyayangi mama."Zion menangis
Dengan keadaan yang sekarang.
"Oke nak,papa akan jujur pada kamu,tapi Tolong jangan bilang sama mama kamu,
Karena mama masih mengandung adik kamu,
Tante ini memang selingkuhan papa,tapi nak
Papa mengaku salah pada kalian,Tapi Tolonglah maafkan papa kamu ini."Tian
Berterus terang ketika seli memberi tahu bahwa seli adalah selingkuhan papanya tersebut.
"Benar tebakan Zion,Bahwa tante tersebut Adalah selingkuhan papa."Zion makin hancur,
Jiwanya sudah bergejolak dengan hal seperti tersebut dan tidak bisa menerima.
"Nak maafkan papa."Tian menangis di depan
Anaknya tersebut dan berlutut meminta Maaf pada anaknya tersebut.
"Usir perempuan ini papa,aku tidak ingin
__ADS_1
Melihatnya."Menunjukan kearah seli dan meminta pada papanya untuk mengusir seli dari rumah meraka tersebut.