Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
2 Hari Aku Tunggu Kabar Kamu


__ADS_3

Dua hari seli dan tian tidak komunikasi,


Semenjak tian memblokirnya dari semua sosial media dan panggilan telpon biasanya dan bagi seli semua terasa berat untuk menjalani harinya.


Pada pagi hari seli mengambil foto berdua yang di pajang dalam kamarnya,seli terus memandang foto suami orang tersebut lalu mencium foto tersebut karena rindu pada tian.


"Sayang aku rindu pada kamu."Gumam seli dalam hati dan menciumi berulang kali foto Tian.


Tian memang ganteng,putih,tegal,serta perfect hingga membuat banyak perempuan jatuh hati padanya,termasuk seli merupakan salah satu perempuan yang mengejar terus tian.


Pagi hari asisten rumah tangga mengetuk pintu kamar seli karena bibi itu merasa takut terjadi sesuatu pada seli,karena biasanya


Nyonya di rumah tersebut selalu keluar pagi untuk olahraga atau mengurus putri tunggalnya namun sudah jam 10 belum keluar juga dari kamar.


Putrinya sudah menangis serta memanggil mamanya,bibi yang bekerja di rumah seli itu pun memaksakan diri untuk mengetuk pintu kamar tersebut karena putri seli sudah menangis ingin di gendong mama nya.


Asisten rumah tangga tersebut pun mengetuk pintu kamar seli,namun tidak ada jawaban karena seli malas untuk bangun pagi serta


Ke kantor seperti tidak ada semangat dalam hidupnya lagi semenjak putus dari tian.


"Nyonya...Maaf nyonya dia menangis dari tadi ingin di gendong sama nyonya."ucap bibi tersebut takut membangunkan seli dari tidur.


"Sudah bibi,urus saja dulu anak aku,lagi malas untuk bangun,buat apa saya gaji kalau Tidak bisa membereskan hal kecil saja."Ucap


Seli menyingung masalah kinerja asisten Rumah tangga tersebut.


"Tapi nyonya dari tadi dia menangis minta


Di gendong nyonya."Ucap asisten rumah tangga tersebut.


Seli pun bangun dari tempat tidurnya,merasa terganggu karena sudah menganggu dirinya sedang rileks di kamar sendirian.


"Sudah saya bilang,kalau saya sedang tidur


Di kamar sendirian tolong jangan di ganggu,


Apa lagi pintu di tutup bibi atau bibi tidak mengerti bahwa saya sedang capek."ucap


Seli merasa marah pada asisten rumah tangga tersebut lalu melemparkan vas bunga kaca ke arah jendela merasa terganggu dengan pintu di ketuk.


Seli masih merasakan sedih yang mendalam,


Hingga tadi malam seli meminum 3 botol minuman keras hingga membuat seli mabuk,

__ADS_1


Bahkan untuk mandi pun seli malas karena


Galau di putuskan tian.


Asisten rumah tangga bibi tersebut hampir menangis,selama bibi tersebut bekerja di rumah tersebut tidak pernah sedikit pun melihat seli semarah ini pada orang lain,


Selama ini majikan nya selalu lembut pada pekerjanya,namun 2 hari ini seli merasa sering sensitif serta marah-marah pada pekerja di rumah tersebut.


"Kenapa menangis??? Itu salah kamu sendiri Mengapa pula mengetuk pintu masih jam 10,


Kalau anak saya nangis kamu pintar-pintar dong bagaimana caranya anak saya diam,


Entah kamu buatkan susu untuk anak saya,


Punya otak kan masih bisa berpikir kan?"Ucap


Seli marah-marah dan memaki bibi tersebut.


Bibi tersebut menangis ketika majikan nya tersebut menghina nya dengan sebutan dengan mengatakan tidal punya otak,sedangkan putri seli sudah menangis


Di gendongannya.


"Tolong kamu bawa keluar anak saya,tolong


Pintu dari kamar.


"Mendiamkan anak saja tidak bisa,percuma saya gaji kalau semua tidak bisa,punya Asisten rumah tangga begini amat."Celoteh Seli dalam hati lalu melanjutkan istrahatnya dan masih menangis dalam kamar tersebut.


Tadi malam seli habis mabuk dengan meminum 3 botol minuman keras,hingga membuat dirinya hampir tidak sadarkan diri dan mabuk.


"Sayang mengapa kamu tidak peka untuk Menelpon aku lagi!!"Seru seli berbicara sendiri dalam kamar tersebut.


Seli mengingat kenangan indah bersama saat bersama tian,suami orang tersebut tidak pernah marah padanya,namun siang kemarin suami orang tersebut marah padanya karena lebih membela anak kandungnya.


Saat itu zion sedang libur sekolah sedangkan


Nada harus bekerja di hari senin tersebut,


Selesai membereskan semua urusan rumah,


Nada pun permisi pada anak dan suaminya tersebut untuk bekerja.


"Papa...Istri kamu ini pergi bekerja dulu,tolong

__ADS_1


Papa jaga zion,nara dan nadira di rumah,


Tolong jaga dengan ekstra hati-hati,aku tidak


Mau mereka ini terjadi sesuatu ketika kamu


Di rumah."Kata seli sebelum pergi memberikan nasehat pada suaminya tersebut harus ekstra hati-hati dalam mengurus buah hati mereka.


"Baik mama...Papa pasti akan mengurus buah hati kita selama mama bekerja,hati-hati bekerja nya mama dan terutama jangan capek,bentar lagi mama mau lahiran,wih sudah tidak sabar ingin menantikan anak


Ke empat kita."ucap tian karena senang akan hadir anak ke empat dalam hidup mereka dan Tian juga senang habis nada lahiran,tian akan


Menikahi seli secara diam-diam karena sudah janji pada seli.


"Baik papa,mama akan hati-hati,Mama mau tanya sama papa??? Gimana uang persalinan


Aku nanti sudah dapat dari teman papa itu."


Tanya nada pada suaminya tersebut.


"Hmm gimana ia mama,belum papa tanya tetapi nanti papa tanya balik sama teman papa."ucap tian pura-pura.


Tian berpikir bahwa hubungan nya sudah selesai dengan seli dan ada waktunya kalau suasana sudah baik akan menelpon atau menjalin kembali hubungan tersebut,namun


Saat kondisi sulit untuk balik,istrinya bertanya tentang uang persalinan tersebut hingga membuat tian pusing memikirkan bagaimana caranya uang persalinan tersebut di dapat dari seli.


"Bagaimana uang itu aku dapat dari seli,


Sedangkan kami tidal komunikasi lagi dengan Seli,jadi pusing aku ini."Kata tian dalam hati sambil melamun.


"Sayang...Mengapa kamu melamun,apakah Uang tersebut belum ada kamu dapat dari teman kamu???"tanya nada pada suaminya tersebut karena suaminya melamun ketika


Di tanya tentang uang persalinan tersebut.


"Tenang sayang,aku pasti akan mendapatkan Uang tersebut dari teman aku."Jawab tian menyakinkan istrinya tersebut lalu mengecup Pipi istrinya ketika hendak mau pergi bekerja tersebut.


"Terimakasih sayang,sudah peduli dengan aku saat kondisi seperti ini."ucap nada mengucapkan terimakasih.


"Mengapa mama mengucapkan terimakasih,


Itu sudah tugas papa dalam mencari uang,


Karena adek juga anak papa bukan anak mama saja."Sambung zion merasa gondok papanya di rumah saja.

__ADS_1


"Nak sudah jangan kelewatan menyindir papa kamu."jawab nada merasa marah sama zion putranya tersebut karena sudah menyindir habis-habisan papanya.


__ADS_2