
Di malam begitu dingin hujan datang menghampiri, terlihat seorang anak laki-laki sedang menangis sendirian meratapi sebuah nasib yang tiada ujung.
Penderitaan kian terasa kini Zion menyandang status sebagai anak broken home dan kehidupan keluarga terasa tidak harmonis seperti kala dulu lagi sambil menangis menunggu kedatangan mamanya di tengah malam belum kunjung datang.
"Mengapa aku harus terlahir jadi anak broken home."Tangis seorang anak laki-laki di tengah malam.
"Abang kenapa menangis?"Tanya sang adik bernama Nara.
Zion menghentikan tangisnya ingin terlihat tegar di depan adiknya, tidak ingin terlihat lemah sebagai anak laki-laki dan harus menjadi pelindung adiknya kelak.
"Tidak dek, mata abang sedang sakit sekarang dek."Jawab Zion sebenarnya menangis.
Nada belum juga pulang masih bercerita kepada Dokter Reno, tentang perjalanannya rumah tangganya sekarang sudah hancur berantakan dengan suaminya.
"Begini amat hidupku Reno sekarang, anak kurang dapat kasih sayang dan suamiku lebih memilih menikah lagi dengan yang lain."Nada menangis di bahu Reno.
Reno menatap Nada yang begitu malang bahkan salah mencintai orang, salah memilih pasang namun apa boleh buat bahwa semua sudah menjadi suratan dalam sebuah kehidupan tentang jodoh.
"Nad tidak ada hal yang kamu perlu sesali dalam sebuah pernikahan."Reno berusaha menjelaskan.
Reno menjelaskan kepada Nada mungkin bisa gagal dalam sebuah pernikahan, namun kini Nada telah di karunia anak yang lucu sebagai kebahagiaan dalam hidup Nada bahkan sebuah penyesalan pun tidak ada artinya untuk sekarang.
"Aku cuma menyesali tetapi aku bahagia dengan hadirnya ketiga buah hati dalam hidupku."Nada tersenyum mengingat bahwa untuk sekarang kebahagiaannya adalah anak-anak.
"Hmm itulah anak-anak menjadi kebahagiaan di saat penat dalam beraktivitas."Kata Reno sambil tersenyum.
"Tetapi si brengsek itu telah menyakiti hatiku sekarang."Dendam banget melihat suaminya.
"Sudahlah! Aku sangat tidak menyukai orang yang pendendam dengan suaminya."Ucap Reno.
Reno adalah orang baik yang tidak suka melihat Nada jika mengeluh sedikit pun tentang kehidupan, Pria itu berharap bahwa perempuan yang masih sangat di sayangi tersebut harus bisa berusaha tegar dan kuat di hadapan semua orang terutama di hadapan Reno.
__ADS_1
"Aku tidak mau melihat kamu mengeluh dan menangis Nad, aku mau kamu tersenyum menikmati harimu dalam membesarkan anak tanpa suami."Saran Tian.
Menangis pun setiap hari tidak ada gunanya bagi Reno, bagi Reno untuk Nada berusaha bangkit adalah hal yang terpenting yang harus di lalui Nada untuk sekarang ini.
"Reno mari kita menikah,"Nada menatap Reno mengajak pria itu untuk menikah.
Reno sontak kaget tiba-tiba Nada mengajaknya menikah, tentu hal itu sangatlah mustahil baginya apalagi status Nada masih istri orang, walau pun Reno sangat mencintai perempuan di masa lalunya tersebut namun pria itu tidak pernah ada keinginan untuk balik sedikit pun dengan sosok mantan kekasihnya tersebut.
"Nad, maaf bukannya kamu masih istri orang dan aku tidak mau merebut istri orang."Reno meminta maaf tidak bisa menikahi Nada.
"Walau pun aku masih istri orang tetapi kamu masih menyanyangi aku kan?"Tanya Nada kepada mantan pacarnya tersebut.
"Aku memang sangat menyanyangi kamu Nad tetapi walau pun aku cinta namun aku tidak bisa untuk balik."Kata Reno.
"Mengapa? Berikan aku alasan yang jelas supaya aku dapat mengerti?"Tanya Nada kepada Reno.
"Aku takut menyakiti hatimu seperti suami kamu."Ucap Reno.
Yang di jaga oleh Reno adalah tentang perasaan dan kebahagiaan anak-anak Nada,tidak ingin anaknya Nada mendapatkan kasih sayang dengan berganti Ayah.
Biarlah Tian yang akan menjadi Ayah bagi mereka, tidak harus di ganti dengan hadirnya sosok ayah tiri dalam hidup mereka tersebut pasti anak akan merasakan kesedihan mendalam.
Reno berharap kelak anak-anak Nada bisa sukses dan membanggakan Nada seorang ibu tang telah berjuang banyak untuk anak-anak, jika Nada kesulitan dalam hal ekonomi kelak akan ada Reno yang akan membantu Nada.
Reno tidak tega membiarkan Nada berjuang sendiri, pria itu akan siap membantu jika suatu saat Nada membutuhkan dalam hal apa pun berjanji akan menjaga Nada dan anak-anak untuk kedepannya.
"Mengapa berikan alasannya? Bukannya dulu kamu sangat mendambakan aku Reno?"Tanya Nada menangis.
"Situasinya sudah berbeda! Keadaannya juga sudah berbeda."Jawab Reno.
"Tetapi kamu sangat mencintaiku kan."Ucap Nada.
__ADS_1
"Aku memang mencintai kamu! Namun aku tidak bisa Nad."Ucap Reno.
"Karena ada wanita lain di hati kamu kan Reno?"
"Tidak Nad, untuk sekarang aku ingin sendirian belum ada wanita mana pun yang menghiasi hatiku."Ucap Reno kepada Nada.
"Kamu berbohong Ren! Pasti ada yang menghiasi hati kamu makanya kamu menolak cintaku."Ucap Nada menangis.
"Nad percayalah aku masih mencintai kamu seperti dulu! Namun aku tidak bisa untuk menikahi mu Nad karena aku harus menjaga hati anak-anakmu untuk sekarang ini."Ucap Reno sambil memeluk Nada.
"Aku tidak percaya Reno."Nada menggelengkan kepala seakan tidak percaya dengan hal itu.
"Mungkin sudah ada perempuan lain mengisi hati kamu Red! Aku mengerti tentang hal tersebut."Ucap Nada sambil menghapus air matanya.
"Nad janganlah menangis! Aku tidak ingin anak-anak kamu berganti seorang ayah dan sosok ayah mereka tidak akan bisa di gantikan dengan sosok Papa mereka."Ucap Reno kasihan terhadap anak Nada.
"Bagaimana anak-anak bisa sayang kepadanya, sedangkan anak-anak benci kepadanya karena telah mengkhianati sosok Mamanya ini."Nada menunjukan kearah dirinya.
"Nad jangan keburukan ayah dari anak-anakmu kamu bongkar aibnya."Saran Reno terhadap Nada.
"Biarin saja aku menyesali pernikahan ini, andai dulu aku menikah lama mungkin aku tetap menjadi wanita karir."Ucap Nada kepada Reno.
Nada dulu bangga dengan gelarnya sebagai wanita karir serta bisa mengurus anak-anaknya, namun semenjak melahirkan anak keempat Nada tidak bekerja lagi dan suaminya menyuruh berhenti dari tempat pekerjaan.
"Nad mungkin kamu dulu bahagia dengan gelar wanita karir tetapi sekarang kamu sudah mempunyai anak."
"Aku memang ibu dari empat anak, namun aku tidak pernah pungkiri diriku bahwa akan kembali menjadi wanita karir demi anak-anak supaya bisa sukses kelak."Kata Nada.
"Sudahlah berjuanglah dari sekarang dan jangan pernah pikirkan untuk menikah denganku, aku ini hanya pria biasa yang hanya bisa membantu sekedarnya saja."Ucap Reno.
"Aku tidak tahu hatimu terbuat dari mana? Kamu begitu baik dan perhatian Reno."Kata Nada memuji kebaikan mantan kekasihnya tersebut.
__ADS_1