
"Ternyata perempuan yang menelpon suamiku."Gumam nada dalam hati.
"Siapa perempuan itu???."Menjadi tanda tanya dalam hatinya.
Tian yang sudah duluan keluar rumah tersebut,untuk menghindari keributan yang terjadi di antara mereka berdua,kali ini tian Tidak mendatangi seli namun untuk menenangkan pikirannya,tian pergi ke sebuah klub malam untuk dugem bareng temannya.
Seli yang merasa telponnya tidak di angkat
Mulai siang tadi menjadi kepikiran,kemana
Kekasih hatinya tersebut pergi,jika bersama
Istri sahnya seli masih tenang.
Namun kali ini seli tidak bisa bisa tenang karena mengira tian akan macam-macam bersama perempuan lain di luar.
Nada yang tidak peduli dengan siapa suaminya tersebut keluar karena keributan terjadi tadi di antara keduanya.
"Sudahlah aku tidak peduli suaminya keluar,
Jika begini terus lebih baik mikirin anak,
Yang ada nanti stres mikirin suami."Ucapnya Dalam hati sambil menyuapi anak ketiganya tersebut.
Seli menunggu kabar dan telpon dari tian,
Namun suami orang tersebut tidak menelponnya.
"Kemana dia ini???"Tanya seli dalam hati.
Seli mencoba kembali menghubungi tian,
mengira hp sudah berada di tangan tian sekarang.
Namun panggilan telpon tersebut di angkat
Oleh nada.
"Mengapa lagi dia menelpon."Nada mengangkat telpon tersebut sambil menyerahkan bubur kepada nara supaya menyuapi balik adiknya tersebut.
Nada pun masuk ke kamar untuk mengangkat telpon tersebut,supaya tidak di dengar oleh anak-anaknya,namun pada waktu itu zion
Sedang tiduran di kamar,mendengar mamanya telponan dengan seseorang.
"Hy sayang sudah pulang???."Seli langsung
Ngegas saja celoteh mengapa tidak dikabari dan di telpon lagi.
"Maaf mbak,saya ini istrinya yang kamu Panggil sayang itu siapa???"Tanya nada pada seli.
"Aku memanggil sayang pada tian,ada yang Salah."Jawab seli untuk memberi tahu istrinya tersebut bahwa suaminya punya simpanan yaitu dirinya.
__ADS_1
"Maaf suami aku itu hanya punya istri satu-satunya tidak ada perempuan lain."
Nada terlalu polos untuk hal ini,tidak terlalu menaruh curiga pada suaminya pikiran positif vibes saja.
"Apa sih ini perempuan,panggil sayang terus Stress banget ini perempuan."Nada mengomel-ngomel sendiri.
"Pasti itu tante yang datang....."Zion hampir keceplosan ngomong hampir saja rahasia tian membawa perempuan hampir terbongkar oleh anak perempuannya tersebut.
Nada memandang anaknya tersebut dan bertanya tante yang mana mengapa zion berkata seperti itu.
"Tante yang mana???."Tanya nada pada zion.
Zion langsung menutup mulut takut berbicara terus terang pada mamanya tersebut,karena
Ingin menjaga mamanya tetap sehat demi menjelang lahiran adiknya.
"Tadi ada tante lewat depan rumah,tante itu baik,jadi zion terbayang-bayang sama tante itu karena saking baiknya,zion tidak Menyambung pembicaraan mama."Zion mengalihkan pembicaraan agar mamanya tidak curiga.
Nada curiga pada tian mengapa zion mengatakan ada perempuan,tidak percaya omongan anaknya ada tante lewat nada bertanya lagi pada anaknya untuk mencari tahu informasi.
"Serius sama mama,coba jujur katakan apa yang sebenarnya terjadi???."Nada mulai mencurigai perkataan anaknya tersebut.
"Tidak ada mama,zion tadi cuman terbayang
Tante yang lewat tadi masih cantik baik lagi."
Jawab zion pada mamanya tersebut lalu pura-pura tiduran.
"Kamu serius nak,kalau kamu cuman terbayang sudah mulai berani anak mama sekarang iya,mengatakan perempuan cantik-cantik."Canda nada lagi pada anaknya tersebut.
Zion suka melihat bening namun jika suatu saat nanti sudah dewasa lebih suka lihat perempuan baik-baik.
"Tapi jangan ikuti papa kamu nak,jadi pria anak mama itu harus bekerja keras jika dewasa nanti,jadi orang sukses,jika sukses nanti jangan melihat fisik yang utama,tetapi
Lihatlah perempuan yang hatinya baik."
Nasehat nada pada anak satu-satunya laki-laki tersebut karena takut kelak anaknya terjerumus pergaulan bebas seperti ayahnya.
Seorang ibu tentu mempunyai kekuatiran sendiri atas anak laki-lakinya,baginya ingin
Zion menjadi orang baik dan menjadikan perempuan seperti ratu.
Nada tidak ingin anaknya suatu saat nanti,
Mengikuti jejak tian suaminya yang hanya
Di rumah saja dan tidak mencari nafkah untuk anak istrinya tersebut.
"Mama,nanti zion akan memilih perempuan Seperti mama tangguh,baik,serta pintar,bagi
Zion fisik itu belakangan yang penting bisa Menghargai mama dan adik-adik."Keinginan
__ADS_1
Zion ingin mendapatkan istri suatu saat nanti bisa menghargai mama dan adik-adiknya.
Nada masih kepikiran tentang siapa yang menelpon tadi,mengapa perempuan dari tadi menelpon suaminya tersebut,karena selama ini mereka berumah tangga tidak ada yang menelpon tian perempuan,nada mengira suaminya tersebut selingkuh dan berpikir Apakah perempuan tersebut merupakan selingkuhan yang tian bilang sebagai teman pada saat mengantar tian pulang kerumah.
"Apakah perempuan yang mengantar tian itu,
Pada waktu zion sakit malam-malam."Mulai
Berfirasat memikirkan yang tidak-tidak dalam hatinya tersebut.
"Pasti itu selingkuhan...kalau tidak selingkuhan suamiku mengapa dirinya menelpon suamiku berulang-ulang."Pikiran
Nada mulai kemana-kemana menaruh rasa curiga yang besar pada suaminya tersebut.
Tian sudah larut malam masih asik joget serta minum atas ajakan teman-temannya,
Di temani dengan perempuan yang ada
Di tempat dugem tersebut.
"Ayo joget lagi."Mereka pun joget-joget bareng untuk menghilangkan suntuk selama di luar.
Tian memeriksa saku celananya tersadar untuk menghubungi kekasihnya seli namun tidak menghubungi istrinya.
"Aduh hp aku ketinggalan lagi,bisa marah seli ini sama aku."Memeriksa saku celananya namun tidak mendapatkan hpnya,tian pun ingat bahwa hpnya ketinggalan di rumah,saat
Berantam sama istrinya tersebut.
Tian takut istrinya tersebut memeriksa chat
Yang ada di hpnya,walaupun begitu tidak mau bekerja serta tidak mau mengalah,tian sangat
Menyayangi istrinya tersebut walau jalan yang di tempuh olehnya salah.
"Aduh bagaimana ini,jika seli menghubungiku
Bisa ketahuan sama istriku".Wajah tian mengerut.
Teman tian yang melihat sedang kebingungan tersebut mencoba bertanya pada tian apa yang terjadi.
"Hy bro ada apa???."Menepuk pundak tian karena melihat tian seperti orang kebingungan.
"Hp aku ketinggalan bro,bisa aku meminjam Hp kamu bro,mau nelpon seli."Tian meminjam
Hp sahabatnya tersebut,sahabatnya memberikan hp tersebut padanya.
Lalu menyimpan nomor seli,mencoba menghubungi seli,perempuan tersebut sedang asik menonton di ruang tamu,
Lalu melihat ponselnya karena ada panggilan masuk dari nomor baru.
"Nomor siapa ini??."Seli tidak biasa menerima Nomor baru karena selama ini nomor baru langsung berurusan sama art nya sendiri,
__ADS_1
Untuk urusan pribadi baru masuk ke nomor seli.
Seli pun berpikir positif saja mengangkat telpon tersebut.