Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Orang Ketiga


__ADS_3

Sebagai orang ketiga yang hadir dalam hidup Tian,seli tidak peduli kelak dirinya di sebut sebagai pelakor yang penting bisa mendapatkan hati suami orang tersebut.


Menjadi orang ketiga dalam hidup tian,tentu


tidak menjadi prioritas utama tian karena masih ada anak dan istri yang menjadi prioritas utama tian.


Malam minggu mereka duduk bareng di sofa


berwarna maroon tersebut,nampak seli sedang menggoda tian dengan long dress yang di pakainya.


"Sayang aku ini cantik kan."Ucap seli pada tian karena ingin di puji oleh suami orang tersebut.


"Iya kamu cantik."Jawab tian sambil tersenyum pada seli.


"Lebih cantik mana aku atau istri kamu."Seli


tiba-tiba melontarkan kata-kata tersebut karena ingin di puji oleh tian.


Kali ini tian tidak bisa menjawab pertanyaan dari selingkuhan tersebut ketika seli meminta pengakuan tentang masalah cantik pada tian,seli ingin mengetes suami orang tersebut lebih memilih cinta pada siapa.


"Sayang kamu mengapa diam sih,mengapa


kamu tidak menjawab pertanyaan dari aku??"


Tanya seli lagi pada tian namun belum ada jawaban.


"Bagiku kalian sama-sama cantik menurut penilaian aku."tian menjawab pertanyaan seli karena tidak ingin membandingkan kecantikan selingkuhan dengan istrinya tersebut.


"Nampak sekali kamu mencintai istri kamu,


Sayang saja tidak bisa memilih cantikan aku Atau istri sayang."Seli merajuk ingin di akui cantik oleh tian.


"Iya aku mengaku deh lebih cantik kamu."Tian


memuji seli supaya tidak berkepanjangan membahas hal seperti itu karena tian malas berdebat sama seli.


"Begitu dong,kamu itu harus mengakui lebih cantikan aku dari pada selingkuhan kamu."


Seli berpuas hati karena kali ini menang karena tian mengakuinya lebih cantik dari istrinya.


Seli suka mempertanyakan hal seperti itu pada tian karena merasa cemburu terhadap nada selama ini,posisi nada sebagai istri pertama lah yang membuat seli ingin di akui


keberadaannya oleh tian.


"Sayang kamu jangan bertanya tentang hal itu lagi padaku,kamu bertanya seperti itu tentu aku akan jawab lebih cantikan kamu."membelai rambut seli yang harum tersebut sudah diberikan vitamin rambut yang mahal oleh seli.


"Aku itu hanya ingin di akui saja sayang,


aku terkadang merasa cemburu dengan posisi istri kamu yang betapa beruntung menjadi istri pertama kamu,sedangkan aku tidak bisa menjadi prioritas utama dalam Hidup kamu."Seli menangis di hadapan tian karena merasa capek menjadi selingkuhan,


seli ingin menjadi istri untuk selamanya walau kelak harus menjadi istri kedua dalam hidup tian.

__ADS_1


"Sayang sabar,aku pasti akan menikahi kamu


menjadikan kamu menjadi istri kedua aku."


Ucap tian pada seli menyakinkan sehabis lahiran nanti istrinya akan menepati janjinya untuk menikahi seli.


"Kamu sudah yakin akan menepati janji kamu,


Menikahi aku selesai istri kamu lahiran."


Seli mempertanyakan tentang janji tian.


"Sayang kamu jangan ragu begitu,aku pasti akan menikahi kamu."tian menyakinkan seli lagi dengan sebuah janji yang akan di tepati


olehnya kelak.


Saat mereka duduk berduaan di ruang tamu rumah seli,hp tian berbunyi ternyata panggilan telpon tersebut berasal dari istrinya nada,namun karena seli ada di dekat situ


tian tidak mengangkat telpon dari istrinya tersebut.


Seli mendengar dan melihat ada panggilan telpon dari nada istri tian,kali ini merasa cemburu terlebih lagi tian tidak berani mengangkat telpon tersebut di depan dirinya.


"Angkat dong telpon dari istri kamu sayang,


mengapa tidak di angkat telpon dari istri kamu."seli mengetes tian apakah berani mengangkat telpon di depan dirinya.


Seli sebenarnya tidak suka jika nada menelponnya di saat mereka sedang berdua karena bagi seli sangat menganggu hidupnya,


Anak dari tian bagi seli adalah pengganggu


Hubungannya dengan tian,seli merasa anaknya hanya bikin sebal saja karena anaknya juga seli tidak bisa jumpa dengan tian.


"Sayang angkat dong telpon dari istri kamu,


mengapa cuman di diamkan saja,kasihan istri kamu."pura-pura kasihan pada istri tian tetapi hati seli sebenarnya busuk.


"Hmm bentar sayang biar aku angkat."Tian pergi untuk mengangkat telpon tersebut dan langsung menghindar dari seli dan menganggap bahwa percakapannya dengan istri ada privasi baginya.


"Sayang kamu angkat telpon di depan aku dong,aku ingin tahu bagaimana percakapan kamu dengan istri kamu."meminta tian untuk


Mengangkat telpon di depan seli namun tian tidak mau karena pembicaraan mereka sangat privasi.


"Tidak bisa sayang karena pembicaraan ini bagiku sangat privasi."Tian pergi menghindar namun seli menghadangnya.


"Sayang jangan begitu dong,kamu tahu sendiri bahwa yang menelpon adalah istriku."


Ucap tian sambil memelas meminta izin sebentar untuk mengangkat telpon tersebut.


"Kamu angkat telpon di sini saja,ngapain


Main sembunyikan nelpon sama istri kamu."

__ADS_1


Wajah seli sudah cemberut.


"Hmm baiklah aku akan mengangkat telpon


di depan kamu."tian mengangkat telpon dari nada di depan seli.


"Speaker kan sayang,aku mau dengar apa yang kamu bicarakan sama istri kamu."Seli menguasai tian berharap ingin mendengar percakapan antara tian dan istrinya tersebut.


"Sayang,sayang kamu..."Tian memasang wajah memelas lagi.


"Tolong speaker kan."Seli meminta lagi kepada tian untuk speaker kan percakapan tersebut.


Tian pun speaker kan percakapan tersebut


di depan seli,lalu mengangkat telpon dari istrinya tersebut.


"Ada apa istriku??Mengapa menelpon ku??"


Tanya tian pada istrinya nada tersebut.


"Sayang kamu nanti pulang jam berapa."Nada


mempertanyakan tian pulang jam berapa.


Saat tian menyebut dengan sebutan istriku,


wajah seli nampak memerah karena tian memanggil nada dengan sebutan istriku.


"Sebentar lagi sayang aku pulang,sekitar


jam 11 malam,ini masih nongkrong bareng teman."ucap tian menyakinkan istrinya.


..."Video call sayang,aku mau lihat apa kamu benar-benar bareng teman kamu."nada tidak...


percaya bahwa suaminya tersebut nongkrong


Bareng sahabatnya.


"Sayang ini lagi nongkrong,paket aku itu mau habis kami pun tidak bisa main hp,malu dong


nanti aku video call sama kamu."ucap tian


wajahnya sudah memerah takut ketahuan oleh istrinya.


Tian mencari alasan agar istrinya percaya dengan dirinya yang tidak bareng dengan sahabatnya tersebut melainkan bersama seli.


"Kamu tidak sama perempuan kan sayang??"


Tanya nada pada tian ingin memastikan suaminya tidak selingkuh di luar sana.


"Tidak dong sayang,bagaimana pula aku selingkuh,aku ini lagi bareng sama kawan Aku,Tolong percaya dikit dong sayang sama aku."tian meminta istrinya untuk mempercayai dirinya tersebut.

__ADS_1


"Aku percaya tetapi aku ingin memastikan saja sayang."ucap nada pada tian.


__ADS_2