
Semenjak kejadian itu zion takut untuk memberitahu pada mamanya,bahwa papanya
Berselingkuh dengan perempuan tersebut.
Belum bisa memaafkan papanya atas kelakuan yang kurang hajar tersebut dan zion
Hanya bisa terdiam walaupun sakit yang ada
Dalam dirinya.
Sore hari mamanya pulang kerja,zion hanya terdiam tidak menyambut kedatangan mamanya dengan bahagia,lalu nada mempertanyakan anaknya tersebut mengapa
Mengurung dan sedih.
"Mama pulang."Nada menghampiri anak-anaknya yang sudah menunggu di pintu
Rumah tersebut.
Nara dan nadira tampak bahagia menyambut kedatangan mamanya tersebut,namun tidak dengan zion,wajahnya nampak murung dan tidak ada kebahagiaan yang terpancar dari wajahnya.
"Nak,mengala murung tidak seperti hari biasanya nampak kebahagian dari anak mama...you are okay???."Ucap nada mempertanyakan apakah anaknya tersebut baik-baik saja.
Lalu zion menangis di pelukan mamanya,
Nampak tian yang langsung melarang anaknya tersebut menangis.
"Nak mengapa menangis???,anak laki-laki itu harus kuat."Tian memberikan kode agar anaknya tersebut tidak memberitahu kejadian yang terjadi tadi.
"Zion baik-baik saja mama."Jawab zion namun masih sesenggukan karena sudah menyakitkan baginya.
Nampak pula nadira dan nara baru bangun tidur dan wajah sayup karena tidur,mereka
Berdua keenakan tidur karena cuaca dingin.
"Adek baru bangun tidur tadi berdua???."Lalu
Nada beralih mempertanyakan nara dan naira yang habis bangun tidur tersebut.
Lalu mereka masik dan duduk di sofa saling berbicara,namun tian dan zion nampak canggung karena kejadian tadi,zion tidak
Mau dekati papanya tersebut lebih memilih duduk dekat mamanya.
"Mama bagaimana tadi apakah di tempat kerja baik-baik saja."Zion mempertanyakan tentang pekerjaan mamanya tersebut.
"Baik naik,Terimakasih sudah mempertanyakan mama nak,"Nada lalu memeluk anak pertamanya tersebut karena perhatian zion begitu besar padanya.
Tian yang takut di laporkan oleh anak laki-lakinya tersebut,mencari cara untuk memperhatikan nada,tidak seperti biasanya
Tian selalu cuek pada istrinya tersebut,
Namun kali ini beribu perhatian di keluarkan tian.
"Sayang kamu pasti capek,sini biar aku urut."
Tiba-tiba Tian memanggil dengan panggilan sayang,biasanya memanggil dengan sebutan Kamu.
Nada menjadi tanda tanya baginya,mengapa
Tiba-tiba Tian mau mengurutnya dan memperhatikannya biasanya tian cuek bebek,
Yang hanya sibuk dengan game dan lain-lain.
"Kamu lagi mengigau...Tumben perhatian sama istrimu ini,biasa tidak ada bentuk perhatian kamu sama istri kamu ini."Nada
__ADS_1
Langsung mempertanyakan ada gerangan apa,mengapa tiba-tiba mendadak menjadi sosok yang perhatian.
"Tidak aku melihat istriku ini seperti capek,
Habis pulang bekerja."Tian langsung mengurut dan memijat istrinya tersebut.
Nada pun terpaksa nurut saja ketika Tian memijat kepala istrinya dan tangannya,karena
Tangan nada juga pegal berapa hari ini,
Karena waktu itu yang membawa zion ke puskemas malam-malam karena sakit,nada
Menyetirnya sendiri.
Angin pada waktu malam tersebut sangat kencang dan hujan deras juga.
Melihat papanya tiba-tiba perhatian sama mamanya,zion langsung tidak suka dengan hal seperti itu,ada maksud tertentu oleh tian
Dan zion tahu persis biar segala yang
Di lakukan Di rumah mereka tidak ketahuan,
Saat membawa sosok perempuan kerumah tersebut.
"Hmm ada yang mencari perhatian ini,ada maksud tertentu."Zion langsung mengetahui papanya tersebut.
Mamanya pun menjadi heran mengapa dengan zion yang tidak seperti biasanya meledek papanya tersebut.
"Kamu mengapa mencari seperti itu ngomong sama papa."Tanya nada pada anaknya tersebut.
"Papa saja tidak bisa menghargai kita,
Mengapa kita harus menghargai dia sebagai
Matanya,sosok papanya selingkuh dan sangat membenci dengan apa yang dilakukan
Papanya tersebut.
"Nak kamu jangan sepertu."Nada mempertanyakan dalam hati anaknya mengapa bisa membenci papanya seperti itu.
Hubungan anak dan ayah semakin tidak Baik-baik saja semenjak kejadian tersebut,
Mereka tidak saling cakapan atau memulai komunikasi.
Zion masih kecewa dan belum bisa mengungkapkan dengan kata-kata,Apa yang ada dalam hatinya sekarang,pikirannya masih
Berkecamuk melihat perselingkuhan papanya Tersebut dengan sosok perempuan cantik tersebut.
Hatinya masih hancur berkeping-keping,
Belum siap menerima keadaan dan luka yang belum sembuh tersebut,Luka tersebut masih
Terlalu dalam bagi anak seusia zion.
Saat umur masih 8 tahun,Zion harus merasakan penderitaan yang orang dewasa rasakan.
"Nak,ini makanan buat kamu."Tian Menyapa Zion dengan memberikan bakso tersebut.
Zion tetap tidak menerima makanan yang
Di berikan papanya tersebut,menoleh ke arah
Papanya tersebut tidak ada karena masih sakit hati.
__ADS_1
"Nak,Papa letak sini saja makanannya iya."
Tian pun meletakan bakso tersebut di dekat
Zion,namun anaknya tersebut pun tidak ada
Menoleh atau mengambil bakso tersebut.
Melihat respon anaknya tidak ada,nada mencoba mempertanyakan ada masalah apa,
Mengapa cuek dengan papanya tersebut.
"Nak,Papa kamu memberikan bakso pada
Kamu,mengapa tidak di makan baksonya??."
Nada bertanya pada anaknya tersebut,Namun
Anaknya hanya diam saja dan tidak menjawab.
"Nak...."Panggil mamanya sekali lagi.
"Ma...Aku lagi tidak berselera makan,mama Ambil saja,tapi jika mama tidak mau kasih sama nara saja."Zion jawab dengan sikap dan wajah tidak seperti biasanya.
"Mengapa kamu tidak berselera makan Nak??."Tanya nada lagi pada anaknya tersebut.
"Aku tadi sudah makan ma...Tidak berselera Lagi untuk makan."Ucap zion pada nada tersebut.
"Kamu ada rasa sakit hati pada papa kamu."
Tanya nada lagi pada anaknya tersebut.
"Tidak maa...Aku tidak berselera lagi untuk makan."Jawab zion.
Nada pun tidak bisa memaksakan kehendaknya sendiri dan mencoba memahami situasi anaknya yang sedang tidak mood tersebut.
Dalam hati Zion ingin menangis,namun Dirinya tetap tenang,Agar tidak ketahuan oleh
Mamanya,Walaupun keadaan tidak baik-baik saja yang terjadi dalam hidupnya sekarang.
"Abang,baksonya di kasih mama untuk adek,
Enak loh abang."Nara mencoba bakso tersebut.
"Hmm nikmati saja dek baksonya,kamu keenakan makan baksonya dek???."Tanya zion pada nara.
"Ini lagi dinikmatin baksonya bang,sudah habis 2 mangkok sama aku bang."Nara kekenyangan karena sudah makan bakso 2 mangkok.
Bakso tersebut sangat lezat,hingga nara tambah kuat untuk makan.
Namun zion tetap fokus membaca buku,
Zion adalah anak yang kutu buku dan merupakan anak rangking satu di sekolah.
Zion juga merupakan juara umum
di sekolahnya,Kepintarannya sudah dikenal
Oleh anak-anak yang ada di sekolah mereka tersebut.
Zion selalu berlatih dan tekun dalam belajar,
Agar kelak menjadi orang sukses dan kaya,
__ADS_1
Zion terus belajar agar kelak bisa meraih impiannya.