Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Curhatan


__ADS_3

Seli menangis menceritakan semua keluhannya kepada Dokter Reno mengenai penderitaan yang tiada henti datang menghampiri hidupnya tersebut.


"Dokter, saya tidak tahu mau cerita kepada siapa? Saya hanya bisa menceritakan semua keluhan kepada Dokter."Seli menangis terisak-isak.


"Mbak sabar, pasti kuat kok mungkin sekarang lagi di uji dari masalah rumah tangga dan anak."Jawab Dokter Reno lebih iba.


...Seli tiada henti menangis saat menceritakan tentang hubungannya dengan suami yang tidak harmonis lagi, bahkan menjalin hubungan diam-diam di belakang Seli....


"Sudahlah Mbak aku mohon bersabar, jangan menangis anggap semua sedang masalah yang menghampiri Mbak sebagai ujian terberat dalam hidup Mbak."Ucap Dokter Reno menggenggam tangan Seli.


Nada pada waktu itu sedang masak banyak banget, terpikir dalam benaknya untuk membuatkan bekal makanan untuk mantan kekasihnya tersebut lalu mengantarkannya ke rumah sakit.


"Aku membawa makanan kesukaan kamu Reno."Ucap Nada tiba-tiba masuk keruangan Reno tanpa permisi dan izin.


Seketika mereka berdua langsung terkejut terlebih Seli, kali ini Seli merasa malu kepada mantan kekasihnya tersebut karena sudah merebut suami Nada namun tetap saja hubungan rumah tangga nya tidak berjalan harmonis.


"Ren, kamu jadian sama Seli sekarang?"Tanya Nada merasa cemburu.


"Nad, Kami ini berteman dan dia sedang konsultasi kepada aku tentang anaknya sekarang."Jawab Reno menenangkan suasana supaya tidak terjadi keributan.


"Oh begitu Ia Reno, baiklah aku membawa bekal makan siang kamu, jadi tolong di makan."Ucap Nada pedih mengapa harus bersaing lagi sama Seli.


Seli salah tingkah sudah waktunya untuk meminta maaf akan kejadian masa lalu, tentang merebut suami orang kini Seli hendak menebus kesalahannya dengan cara meminta maaf.


Saat Nada hendak keluar dari ruangan, perempuan itu langsung beranjak untuk meminta maaf kepada Nada akan kesalahan sudah menghancurkan rumah tangga orang lain hingga anak menjadi korban perceraian orangtua.


"Mbak."Panggil Seli.


Nada mendengar nama nya di panggil Mbak berhenti sejenak, lalu menatap Seli yang sudah berdiri di belakangnya, saat Seli berdiri Reno ikut beranjak berdiri untuk siap-siap memisahkan mereka bila terjadi kegaduhan di antara keduanya.


"Hmm."Jawab Nada.

__ADS_1


Seli langsung mendekat kepada Nada memegang kedua tangan Nada, kali ini Seli kalah dan sadar lalu meminta maaf kepada Nada.


"Mbak maafkan saya! Sudah menghancurkan rumah tangga Mbak, saya juga telah sadar Mbak setelah saya hancur karena ulah pelakor datang dalam hidup rumah tangga kami sekarang."Ucap Seli menangis di hadapan Nada.


"What maksudnya?"Tanya Nada bingung.


"Rumah tangga saya sedang di ambang kehancuran Mbak akibat ulah pelakor ternyata suami saya tidak cukup dengan satu wanita Mbak."Seli menyesali semua perbuatannya.


"Setelah kamu hancur lalu dekati Dokter Reno begitu? Seli tolonglah jangan dekati dan hancurkan pria baik-baik seperti Dokter Reno ini."Ucap Nada.


"Saya tidak ada membawa pengaruh buruk Mbak pada mantan kekasih Mbak."Jawab Seli sedih.


"Kamu tahu dari mana kalau Reno adalah mantan pacar saya?"Tanya Nada.


"Dokter Reno yang cerita bawa Mbak adalah mantan pacar Dokter, saya hanya berkonsultasi mengenai anak saya Mbak."Kata Seli menjelaskan secara terus terang tentang keadaaan.


"Berkonsultasi atau mau mengambil hati Dokter Reno."Nada merasa cemburu.


..."Mbak saya tidak ada niat mengambil hati mantan kekasih mbak."Ucap Seli....


Seli terdiam tidak bisa menjawab pertanyaan dari Nada, kali ini Seli merasa malu untuk mengakui dirinya yang benar-benar sedang terpuruk dan terjatuh bahkan hampir mengenai depresi.


"Saya sedang terpuruk dan terjatuh Mbak."Jawab Seli.


"Nad begini biar aku jelaskan sama kamu, ini Seli datang konsultasi mengenai anaknya yang sedang terkena kanker leukemia bahkan anaknya sedang di rawat di rumah sakit ini sekarang! Pada saat tadi pagi saat menjaga anaknya tiba-tiba Tian datang membawa perempuan lain menjenguk anaknya Seli di situlah Seli menjadi down."Kata Dokter Reno menjelaskan.


Nada terkejut mengentahui bahwa anak Seli dalam perawatan sekarang, bahkan sampai sekarang Seli belum makan karena kepikiran anak dan suaminya tersebut, pria itu membuka rantang berisi bekal makan siang untuk di berikan kepada Seli.


"Mbak sudah makan? Kalau belum makan ini saya sisihkan sebagian untuk Mbak."Reno menawarkan makanan Nada untuk di makan oleh Seli.


Seli sebenarnya lapar namun enggan untuk mengambil makanan tersebut, melihat wajah Nada saja Seli sudah ketakutan, apalagi menikmati makanan dari wanita yang pernah menjadi musuhnya tersebut.

__ADS_1


"Makan saja Seli."Sebenarnya Nada tidak ikhlas bahwa makanan tersebut di bagi kepada pelakor yang sudah merebut rumah tangganya.


"Mbak apakah mengizinkan saya makan?"Tanya Seli.


"Ambil saja, sebenarnya saya tidak suka kamu menyentuh masakan saya, namun saya juga manusia yang masih punya hati dan kasihan kepada kamu."Nada sebenarnya tidak sudi.


"Mbak saya sudah minta maaf, namun belum ada jawaban dari mbak memaafkan saya."Ucap Seli kepada Nada.


..."Bagaimana pun kesalahan kamu di masa lalu saya sudah memaafkan, yang salah bukan selebihnya pelakor namun suami saya yang suka gatal kepada wanita."Ucap Nada....


"Saya tahu sebenarnya Mbak agak berat untuk memaafkan saya namun Mbak tetap punya hati."Kata Seli kagum dengan musuhnya tersebut.


"Sudahlah jangan menangis seperti ini, kamu harus kuat karena anak kamu butuh kamu sedangkan anak kamu masih dalam perawatan rumah sakit semoga cepat sembuh dan juga jangan kepikiran karena anak yang ada dalam kandungan kamu juga harus sehat."Nada memberi saran.


"Baik Mbak saya akan kuat dengan cobaan ini sekarang."


"Kalau boleh tahu suami kamu selingkuh sama siapa?"Tanya Nada ingin tahu namun ada rasa cemburu terhadap mantan suaminya tersebut.


"Dia selingkuh dengan sahabat saya Mbak, bahkan sahabat karib saya selama ini Mbak mereka juga sudah merencanakan pernikahan sudah sampai sejauh ini."Kata Seli terus terang.


"Yang sabar ia Seli, kamu harus kuat dan tabah dengan semua ini."Kata Nada.


"Mbak juga termasuk kuat."Kata Seli.


"Maksud kamu Seli?"Tanya Nada tidak mengerti.


"Begini Mbak, sudah cerai pun Mbak masih kuat menjalani semua dan bangkit demi keempat anak Mbak."Seli merasa kagum dengan Nada.


"Iya Seli."


"Terimakasih Mbak sudah memaafkan saya,boleh saya tahu Mbak bagaimana kabar anak-anak?"Tanya Seli sudah mulai peduli.

__ADS_1


"Kabar anak-anak sehat namun mereka masih down akan perceraian orangtuanya."Ucap Nada.


Seli menjadi menunduk tidak tahu mau ngomong apalagi, sudah menghancurkan psikis anak-anak Nada bahkan sudah kekurangan kasih sayang orangtua hingga menjadi korban perceraian orangtua.


__ADS_2