
Pria itu termenung memikirkan pernyataan Seli, yang ingin di nikahi oleh Tian, ada dua kebimbangan di hati pria ini menerima ajakan untuk menikah namun yang menjadi korban adalah Nada.
Namun jika tidak menikahi Seli dengan segera, perempuan itu akan pergi dari hidup Tian, selama ini juga Seli baik walau menghasut Tian untuk menceraikan istrinya.
Dua pilihan yang sangat sulit dalam hidup sekaligus pusing memikirkan punya istri dua dalam hidup, namun karena selingkuh Tian harus bisa menikah dengan Seli.
"Berat, berat, berat banget tujuan hidup gue sekarang!" Gumam Tian dalam hati.
Saat sebuah pertemuan ketika Tian datang kerumah Seli, untuk meminta maaf atas kejadian berapa hari lalu di mana Tian menurunkan Seli dari mobil saat sedang di perjalanan.
"Sayang maafkan diriku yang sudah egois menurunkan kamu di pinggir jalan." Ucap Tian sambil meminta Maaf.
Pria itu pun berlutut di kaki Seli untuk meminta maaf, kini Tian sudah berada di bawah kekuasaan Seli bahkan terus menghasut Tian dan menjelekkan tentang istri Tian menurut Seli tidak baik.
Bahkan berulang kali Seli mengatakan bahwa Istri Tian badan nya sudah berisi, tidak terawat pada hal kulit Nada cerah terawat bahkan Nada di bilang seperti orang penyakitan saking iri nya hati Seli.
Namun saat istri nya Nada di jelekkan oleh Seli, pria itu diam saja tanpa berkutik saat Istrinya di jelekkan di depan Tian sendiri.
Tian tidak bisa marah apa daya untuk memarahi Seli terpaksa Tian diam saja karena menghargai Seli, pria itu tahu bahwa Seli tidak menyukai Nada karena cemburu.
"Kamu bisa meminta maaf padaku, tetapi tidak menikahi aku!!" Seli masih merajuk.
"Sayang sekarang aku berpikir akan menikah dengan kamu, namun aku memohon pada kamu, bisa kah kamu menerima kalau kita menikah diam-diam, aku tidak akan menceraikan istri ku karena aku sayang dan aku tidak mau kehilangan anak-anak ku namun jika kamu mau menjadi istri kedua dal pernikahan ini! Apakah kamu mau menjadi Istri kedua?" Ucap Tian kini berpikir untuk menjadikan Seli istri kedua.
__ADS_1
Yes, akhirnya semua rencana berhasil kini apa yang di inginkan oleh Seli tercapai keinginan nya, namun betapa bodoh nya Seli walau pun sudah tahu di jadikan istri kedua dan tidak akan menceraikan Nada, namun Seli masih mau saja menerima semua.
Kini yang terpikir adalah bisa mencapai kesenangan dan semua yang ada dalam hati bisa tercapai, akhirnya akan terwujud menikah dengan Tian, walau di hati Tian bukan cuman perempuan ini saja.
"Serius kamu mau menikah denganku?? Aku senang banget akhirnya kamu mengajak aku untuk menikah." Jawab Seli sambil kegirangan dan loncat-loncat saking bahagianya.
Tian kehilangan kendali dan kembali ke lingkaran masa lalu, kini Tian tidak peduli lagi yang penting Seli juga bisa menjadi pelampiasan saat merasa jenuh di rumah.
Namun Nada belum sadar juga melalui berapa keanehan yang wanita ini lihat dari perubahan suami, yang semakin lama makin berubah sekali, namun Nada mencoba untuk selalu berpikir lurus saja.
"Terus kalau kamu menikahi ku, aku mau tinggal di mana?" Tanya Seli dengan senang namun bodoh untuk masalah cinta.
"Kamu tinggal di rumah sayang saja, tidak perlu mengambil rumah baru soalnya uang aku sudah banyak untuk modal usaha dan uang bulanan istri, kamu kan sudah kaya raya sayang!! mengapa meminta Rumah baru lagi sedangkan rumah kamu lebih mewah." Ucap Tian tidak mau banyak pengeluaran.
Namun walau pun Tian tidak menginginkan adanya pernikahan, namun dirinya menyanyangi Seli dengan sepenuh hati bahkan sayang Tian sudah hampir sama dengan rasa sayang ke istrinya Nada.
Namun walau pun sama-sama menyayanginya keduanya, namun untuk posisi istri tidak akan pernah ada yang mengantikan posisi nya, walau pun sudah ada mengisi hati Tian namun masih ada posisi di hati pertama jatuh ke tangan istrinya tersebut.
"Terus tangga berapa kita menikah??" Tanya Seli kepada Tian.
"Dalam bulan ini kita menikah, maukah kamu menikah dengan ku dalam bulan ini?" Ucap Tian pada Seli.
"Hmm kapan saja aku mau menikah dengan kamu dan hidup bersama," ujar Seli kepada Tian.
__ADS_1
Mereka pun merencanakan pernikahan dalam bulan ini, tampak binar-binar kebahagian di hati Seli bahwa setelah proses panjang yang telah Seli lewati selama ini.
Akhirnya semua membuahkan hasil dan pengorbanan selama ini tidak sia-sia, hidup dan menikah dengan Tian, setelah menginginkan berapa tahun meminta menikah.
"Tiannnn, aku menangis setelah perjalanan panjang selama ini, akhirnya aku bisa menikah dengan sayang!" Ucap Seli memeluk erat Tian pria yang dia cintai.
Genggaman erat Seli semakin melekat ke tubuh Tian serta kehangatan kini Seli rasakan dalam hal percintaan, akhirnya setelah sekian lama membuah hasil yang di inginkan oleh dirinya tersebut.
"Aku juga mencintai Sayang, aku juga tidak bisa menjauh dari dirimu." Kata Tian lalu mencium kening Seli.
"Terima masih atas waktu yang sayang berikan untuk aku, kini sayang membuktikan cinta sayang." Jawab Seli ikut menangis.
Nada tidak mengetahui rencana pernikahan mereka, jika Nada tahu mungkin akan sakit baginya sudah dua tahun belakangan ini mencoba suami untuk berubah akhirnya membuahkan hasil.
Namun perubahan tersebut akhirnya mengecewakan, suami nya kembali ke lingkaran masa lalu bahkan kimi anak nya sudah mulai mempertanyakan mengapa Papa nya tidak ada waktu kosong lagi bersama anak untuk sekarang ini.
Tiap saat Nada selalu menginginkan agar rumah tangga yang dia bina bersama suami harmonis sampai tua nanti, bahkan Nada selalu menginginkan suami nya jangan berubah ke arah tidak lebih baik lagi.
Berat bagi Nada jika mengubah kembali suaminya tersebut menjadi baik, jika sudah kembali jatuh ke lingkaran tersebut yang ada di perlukan adalah kesadaran diri dari Tian.
Bahkan semenjak Mama nya meninggal semenjak itu Nada tidak punya teman curhat orang terkasih sudah pergi, namun semenjak perselingkuhan tersebut terbongkar suami menjadi lebih baik.
Namun pertemuaan nya dengan Seli membuat kembali Tian sesat, bahkan awalnya Tian tidak tergoda untuk balikan masih sadar bahwa anak dan istri lebih penting.
__ADS_1
Namun Seli kembali hadir mengubah hidup Tian menjadi lebih sesat dan tidak tentu arah bahkan Tian tega mau menikahi Seli,namun tersirat kesedihan juga di hati nya bahwa sudah mendua dengan Seli.