Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Terpikat Dengan Bela Teman Seli


__ADS_3

Acara ulang tahun Seli di laksanakan di rumah perempuan itu, nampak Seli begitu akrab dengan temannya bernama Bela, selama acara ulang tahun tersebut Bela lah yang banyak membantu Seli untuk menata dekorasi ulang tahun Seli.


Tian pada waktu itu belum datang ke rumah Seli, belum pernah sama sekali kenal dengan Bela merupakan sahabat Seli tersebut bahkan sahabat kecil Bela.


Tian pun datang dengan menggunakan mobil pajero hitam dengan memakai baju jas hitam di dalam nya kemeja biru, tampak Seli langsung menghampiri suaminya tersebut.


"Hy sayang sudah lama nunggu??" Tanya Tian kepada istri simpanan tersebut.


"Sudah dong sayang! Dari tadi aku menunggu sayang." Jawab Seli kesal suaminya datang lama banget.


"Ih sayang jangan kesal begitu dong." Kata Tian memeluk istrinya tersebut.


"Gimana aku tidak kesal banget lihat kamu! Sudah tahu acara istimewa aku tetapi datang lama lagi." Ucap Seli merasa kesal banget.


Tiba-tiba Bela muncul mau memberitahu sebentar lagi kue tart besar akan datang ke rumah Seli, namun pertemuan tersebut membuat Tian jatuh cinta pada pandangan pertama ketika melihat Bela.


"Beb itu kue tart nya bentar lagi mau datang kesini, pasti kamu bahagia melihat kue tart yang indah itu Beb." Sambung Bela yang tiba-tiba datang.


Bela langsung melirik ke arah Tian, begitu pula sebaliknya Tian langsung melirik ke arah Bela, membuat Seli sangat cemburu dengan tatapan kedua nya yang baru bertemu tersebut.


"Hmmmmm tatapannya sampai segitunya, sudah dong jangan tatapan lagi." Melerai mereka berdua untuk saling tatapan.


Bela dan Tian pun langsung salah tingkah, mereka langsung ke tatapan yang lain sedangkan Seli tahu bahwa suaminya tersebut memang tidak bisa melihat perempuan mulus kalau tidak mata suami langsung jelalatan.

__ADS_1


"Nih kamu sayang! Lihat perempuan mulus sama body bagus saja sudah langsung begitu kamu nya!" Bisik Seli kepada suaminya tersebut.


"Sayang aku tidak ada seperti itu, kamu nya saja langsung cemburu." Jawab Tian sambil berbisik.


"Gimana aku langsung begitu! Aku tahu banget karakter suami aku bagaimana." Kata Seli sambil melihat mata suami merah serta wajahnya merah.


"Hmm lihat tuh wajah kamu saja sudah memerah begitu." Ujar Seli sambil menatapi suaminya tersebut.


Bela yang baru pertama kali melihat suami Seli, langsung mengagumi sosok Tian karena ganteng serta wibawa dari penampilannya nampak Bela langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.


Begitu pula dengan Tian langsung jatuh cinta pada pandangan pertama, karena Bela sangat cantik melebihi kecantikan Seli dan Nada istrinya.


Serta body goal Bela dan mulusnya kulit Bela membuat pria empat anak tersebut jatuh cinta pada pandangan pertama, si Bela terus menatap suami orang tersebut dari kejauhan karena kagum.


Seli merayakan acara syukuran atas usianya yang bertambah tersebut, sangat bahagia karena Seli juga lagi hamil anak Tian tersebut makanya kebahagiaan bercampur aduk oleh Seli.


Tampak menyalami tamu yang di undang oleh Seli, sedangkan suami minta izin ke toilet sebentar pada hal ingin bertemu dengan Bela tersebut.


"Sayang bentar gue tinggal ke toilet dulu, nanti Papi balik lagi." Ujar Tian memegang tangan Seli.


"Oke sayang."


Tian pergi namun tidak ke toilet, namun untuk menemui Bela yang mengurus masalah tentang makanan di dapur, pria itu nekat menghampiri Bela tersebut.

__ADS_1


"Hy, kamu teman Bela ia?" Sapa Tian langsung menemui Bela.


Bela langsung menoleh pada yang memanggilnya tersebut, namun Bela syok melihat Tian sudah berdiri di belakang untuk nyamperin Bela.


"Kamu! kalau kamu itu suami Seli kan?" Tanya Bela kepada Tian.


"Iya gue suami Seli." Jawab Tian.


"Boleh tidak aku meminta nomor kamu Bela tetapi jangan kasih tahu Seli kalau aku minta nomor kamu." Ucap Tian meminta nomor Bela.


Bela pun langsung memberi nomor hp nya kepada Tian tersebut, langsung memberi begitu saja tanpa bertanya kepada pria itu buat apa nomor hp tersebut di minta.


Bela adalah gadis berumur 36 tahun sebaya dengan Seli, namun kecantikan gadis ini tetap tidak memudar seiring berjalannya waktu.


"Nanti aku telpon kamu." Kata Tian lalu pergi.


Seli curiga mengapa suaminya lama banget di toilet, hampir 20 menit suaminya tidak muncul lalu perempuan itu menghampiri Tian ke toilet.


Namun pria itu tidak ada di toilet, perempuan itu semakin bertanya dalam hati kemana suaminya pergi, pergilah Seli ke ruangan dapur ketika hendak keluar dari pintu dapur, Tian terkejut Seli sudah berdiri di depan tersebut.


"Sayanggggg." Sapa Tian.


"Tadi Papi mau ke toilet! Apa toilet sudah pindah ke dapur sekarang!" Ucap Seli sambil menatap tajam.

__ADS_1


"Sayang tadi Papi kehausan, jadi karena makanan serta minuman belum tersedia


__ADS_2