Mencari Cinta Sejati

Mencari Cinta Sejati
Bab 20. Apakah Amanda cinta sejati Tegar?


__ADS_3

Soraya benar-benar terkejut saat Tegar menarik tangan nya agar berjalan cepat mengikutinya untuk segera keluar dari hotel.


Tegar tak memberi Soraya kesempatan untuk bertanya


"Kita harus ketemu dengan Amanda, karena dia calon istriku jadi cuma dia yang bisa menolongku" cerocos Tegar.


"Kata siapa?" tanya Soraya akhirnya setelah mereka ada di dalam mobil.


Tegar pun menceritakan pertemuannya dengan gadis hantu yang ada di hotel.


"Jadi dia mengatakan kalau cinta sejati kamu yang akan menyatukan jiwa dan raga kamu?" tanya Soraya.


"Iya"


"Dan itu adalah amanda?"


"Iya"


Soraya mengangguk kecil tanda mengerti Soraya tersenyum lebar, jika itu benar Tegar akan kembali ke raganya, kasihan dia selama ini selalu sendirian.


***


Soraya menelepon Amanda dan meminta Amanda untuk datang ke rumah Tegar.


Dengan sedikit penjelasan dari Soraya, Amanda akhirnya bersedia datang ke rumah Tegar.


Tegar dan Soraya tiba di rumah, mereka segera mempersiapkan semua yang di perlukan untuk menyambut kedatangan Amanda.


"Ada tamu yang akan datang?" tanya Fernando saat Soraya sedang mempersiapkan kamar untuk Amanda tidur.


"Sepertinya tamu istimewa" lanjut Fernando.


"Calon istrinya Tegar" jawab Soraya.


Fernando segera membantu Soraya dan hal.itu membuat Tegar merasa kesal, apalagi mereka sambil bersenda gurau, mengerjakan semua itu, karena tak ingin lebih lama lagi melihat adegan yang menyebalkan yang terjadi antara Fernando dan Soraya, Tegar keluar dari kamar tersebut.


Sore hari pada hari itu juga Amanda datang, Tegar yang telah menantinya sejak tadi terlihat bahagia.


Dengan tidak sabar Tegar berlari ke arah Amanda dan memeluknya, tapi tentu saja itu semua tak bisa di lakukan oleh Tegar, Tegar hanya bisa memeluk angin, Soraya yang melihat itu merasa iba pada Tegar, Soraya berjalan mendekati Amanda untuk menyambutnya, Soraya memeluk Amanda.


"Aku mewakili Tegar memeluk kamu" bisik Soraya.

__ADS_1


Soraya memperkenalkan Amanda pada kedua orang tua Tegar dan semua yang ada di sana, setelah itu membawa Amanda ke kamar Tegar.


Soraya mengantar Amanda sampai ke tempat tidur milik Tegar.


Soraya melihat wajah sedih Amanda saat melihat ke arah Tegar.


"Kamu tahu yang harus kamu lakukan, ku mohon bantulah Tegar" ucap Soraya.


Amanda menoleh ke arah Soraya, lalu mengangguk pelan.


"Aku akan meninggalkan kamu berdua di sini" lanjut Soraya lalu pergi keluar dari kamar Tegar.


Tegar melihat Amanda yang sedang mengusap lembut tangannya yang lemah tak bergerak.


Lalu Amanda mendekat ke arah wajah Tegar, menyentuh bibir Tegar lalu menempelkan bibirnya dengan bibir Tegar untuk beberapa saat lamanya.


Setelah di rasa cukup Amanda melepaskan ciumannya, Amanda menatap ke arah Tegar dengan seksama menantikan apa yang akan terjadi begitu juga Tegar, tapi setelah cukup lama mereka menunggu tak ada satu pun yang terjadi, membuat kedua menghela nafas kecewa.


Soraya yang berdiri menunggu kabar dari dalam kamar pun, sudah tidak sabar, Soraya membuka pintu kamar Tegar, dan melihat apa yang terjadi.


Soraya melihat Tegar dan Amanda masih di tempat semula saat mereka dia tinggalkan, melihat hal itu Soraya melangkah masuk ke dalam dan menghampiri Amanda.


Soraya melihat Tegar yang terbaring dan Tegar yang sedang berdiri di sampingnya, dengan wajah sedihnya, sedangkan Amanda terdiam seribu bahasa.


"Sudah, tapi tidak terjadi apapun juga" jawab Amanda pelan.


"Bagaimana mungkin, kamu kan calon istrinya! berarti cinta sejati Tegar, bagaimana ini?" seru Soraya kebingungan.


Tegar terduduk lesu di lantai, dia pun merasa kecewa dengan apa yang terjadi, tak mungkin hantu kemarin bohong padanya.


Soraya merasa iba yang teramat sangat pada Tegar, dia menghampiri Tegar lalu memeluknya erat.


"Sabar, besok kita lihat perkembangan nya, mungkin tidak langsung kejadian nya" ucap Soraya sedikit memberi harapan pada Tegar.


Amanda melihat apa yang di lakukan Soraya merasa sedikit kesal, Amanda tahu jika Soraya sekarang sedang memeluk Tegar.


"Ehmm"


Soraya terkejut, dia melepaskan pelukannya dari Tegar segera mungkin, lalu berdiri menjauh dari Tegar.


Tegar yang melihat situasi ini pun menjadi canggung, beruntung Amanda tak melihat dirinya.

__ADS_1


"Tegar mendekat lah padaku" pinta Amanda.


Tegar yang mendengar itu, berjalan mendekati Amanda, lalu terdiam karena tak tahu harus berbuat apa.


"Tegar sudah berdiri di depan kamu!" Soraya membuka suaranya.


Amanda melirik kesal pada Soraya, kenapa kejadiannya harus seperti ini, dia yang kekasihnya, tapi wanita lain yang hanya bisa melihat kekasihnya.


Amanda sangat membenci situasi seperti ini, bahkan dia tak bisa sedikitpun menyentuh Tegar yang merupakan kekasihnya, tanpa bantuan wanita lain.


Soraya berjalan mendekati Tegar dan memegang tangan Tegar, agar Tegar bisa menyentuh Amanda dan juga sebaliknya.


Tegar dengan sedikit ragu menarik Amanda masuk ke dalam pelukannya, Tegar memeluk Amanda erat.


"Maafkan aku, aku tak bisa membantu kamu!" bisik Amanda sedih.


"Sudahlah lupakan, mungkin hantu itu berbohong padaku" jawab Tegar.


"Lalu sampai kapan kamu seperti ini?" tanya Amanda bingung.


Tegar terdiam,karena dia sendiri tak tahu sampai kapan semua ini terjadi.


Tegar menggeleng lemah, tanpa terasa air matanya turun membasahi pipinya dan itu terlihat oleh Soraya, Soraya merasa sangat bersedih melihat kondisi Tegar saat ini, harapan yang semula menggebu-gebu kini hancur.


Rasanya Soraya ingin menghapus air mata Tegar, tapi tidak di lakukannya, karena takut mengganggu moment yang terjadi antara Tegar dan Amanda, sepasang kekasih yang sedang mendapat ujian tentang cinta di antara mereka.


"Apa aku bukan cinta sejati kamu?" tanya Amanda.


Tegar melepaskan pelukannya dari Amanda, Tegar menatap Amanda, benarkah bukan Amanda cinta sejatinya? itu tidak mungkin?! hanya Amanda calon istrinya, karena mereka telah melakukan hubungan itu selama ini, bathin Tegar.


"Tidak mungkin, hanya kamu calon istriku" jawab Tegar.


"Tapi kenapa ciuman aku tak bisa mengembalikan kamu masuk ke dalam raga kamu!" ucap Amanda sedih.


"Mungkin ada kesalahan, nanti kita coba lagi, kamu pasti cape baru saja tiba dari jauh" ucap Tegar, berusaha menghibur Amanda, walaupun hatinya juga sedih.


"Mungkin kamu benar, aku akan mencoba nya nanti dengan sepenuh hatiku"


Tegar tersenyum kecut mendengar ucapan Amanda, Tegar menyentuh pipi Amanda lembut, lalu mendekatkan wajah mereka, dengan cepat Tegar meraup bibir tipis Amanda yang sangat dia rindukan selama ini, Amanda yang terkejut Tegar menciumnya, melirik ke arah Soraya sebentar, tapi kemudian membalas ciuman Tegar, tak kalah kuatnya dengan ciuman Tegar.


Soray terdiam terpaku melihat adegan yang terjadi tepat di depan matanya, hal yang sungguh-sungguh tak pernah di bayangkan olehnya selama ini.

__ADS_1


Soraya menutup kedua matanya kuat-kuat, bahkan menutup satu kuping miliknya agar tidak mendengar suara yang timbul akibat dari apa yang sedang terjadi di antara Tegar dan Amanda.


Suara ******* kian kuat terdengar di telinga Soraya,membuat Soraya, dengan kesal mengibaskan tangan Tegar Hinga terlepas dari tangannya, lalu segera pergi keluar dari kamar itu dengan perasaan tak karuan.


__ADS_2