Mencari Cinta Sejati

Mencari Cinta Sejati
Pertengkaran Dua Sahabat


__ADS_3

Dalam perjalan menuju Villa...


" Maaf Tuan sebelumnya jika saya lancang, Tuan menangis? " tanya Dev penasaran.


sejak pulang dari rumah Pak Hendi, Ray menjadi begitu pemurung dan diam seribu bahasa sambil mengusap-usap wajah dengan tisu yang membuat Dev begitu amat penasaran.


" Ternyata shiera anak kandung Pak Hendi yang hilang 20 tahun yang lalu yang kini sudah berkumpul kembali bersama-sama. "


Dev hanya diam saja mendengarnya.


" Pak Hendi sudah tau semua bahwa ternyata Miko anak nya Shiera adalah anak kandungku saat dulu masih menikah dengan Indah. "


Dev masih tidak merespons.


" Dan kamu, kamu pasti sudah tau ini sebelumnya namun tidak memberitahukan nya padaku! " pekik Ray.


Dev tertegun dan melihat Ray dari kaca spion yang berada di depan nya.


Ray menceracau tentang shiera yang begini, shiera yang begitu, sampai pada titik dimana nama Indah disebut dengan segala perangainya di bahas nya satu persatu Dev pun langsung menepikan mobilnya.


Ia turun dari mobil dan berkata pada Ray yang sedang terheran-heran.


" Tuan bawa saja lah mobil tuan sendiri. Saya akan naik taksi. " tutur Dev.


Dev berjalan kaki di trotoar meninggalkan Ray didalam mobil.


Ray yang terbengong-bengong melihat perangai Dev yang tiba-tiba berubah drastis segera keluar dari mobil dan meneriaki nya.


" Hey Dev, ada apa denganmu? " Ray berjalan sambil berlari kecil mengejar Dev.


Dev tidak mengacuhkan nya.

__ADS_1


Ray menarik bahu Dev. dan menghardiknya,


" Hey, kalau tingkahmu seperti ini karena keberatan dengan semua ceritaku tentang Indah, maka kau tinggal bilang saja. toh pada kenyataanya Aku memang berkata apa adanya. tabiat Indah memang tidak baik,makanya ..... "


Kalimat Ray terputus karena tiba-tiba Dev memberikan bogem mentah ke wajah Ray sehingga Ia terjebam ke trotoar.


Ray tak mau kalah, Ia pun membalas pukulan Dev. mereka saling memukuli satu sama lain.sampai pada akhirnya wajah masing-masing dari mereka babak belur hingga polisi patroli datang menghampiri mereka dan melerai perkelahian.


#Kantor polisi


"Aku tidak ingin damai " celetuk Dev.


" Kamu kira Aku ingin damai denganmu? Hei... sadarlah !! "


sesaat suasana hening sampai pada akhirnya,


" Kalau kau tidak lagi mencintai Indah, kenapa kau tidak menceraikannya! "


Ray tertegun mendengar pertanyaan Dev.


" Aku... Aku mencintai Indah..." Ucap Dev lirih.


" Kalau kamu jujur samaku dari awal, mungkin ini tidak akan terjadi! dan Aku, Aku sudah tau hubungan kalian. " jelas Ray.


" Sejak kapan? " tanya Dev.


" Tidak peduli dari kapan atau sejak kapan Aku tau. tapi Aku rasa saat kamu mengunjungiku di penjara,mingkin hubungan kalian sudah terjalin."


"Aku tulus mencintai Indah dengan segala prilaku baik dan buruknya. "


" Ya kalau kamu memang tulus dengannya, Aku juga tidak keberatan. cuma kenapa kamu tidak jujur dan menutupi semuanya dariku. padahal selama ini ku anggap kamu itu bukan hanya sekedar supir,namun sudah ku anggap, tapi ah... sudahlah, tidak ada gunanya Aku berbicara denganmu lagi. Aku duluan!"

__ADS_1


Ray pergi meninggalkan Dev.


Dev terlamun sesaat setelah Ray pergi baru ia tersadar dan pergi mengejar Ray.


Tampak Ray sedang mengemudikan mobilnya hendak keluar dari parkiran dan Dev bergegas mencegat Ray dan Ia hampir tertabrak jika Ray tidak cekatan.


Ray mengeluarkan kepalanya dan menghardik Dev.


" Heyy... apa kau sudah gila? kau ingin mati, jangan tepat di depan mobilku!! "


Dev tiba-tiba membungkuk lalu perlahan berlutut tepat di depan mobil Ray.


Melihat tingkah Dev, Ray pun beranjak keluar dari mobil sambil mulutnya tak berhenti bergumam.


" Nih anak kurang waras atau gimana sih, ada-ada aja tingkah nya semenjak kecintaan sama Indah."


Ray berkacak pinggang di samping mobilnya melihat Dev berlutut di depan mobilnya. banyak orang yang berlalu lalang dan melakukan aktivitas di sekitaran kantor polisi menujukan pandangan kearah mereka. ada yang sambil berbisik-bisik, senyum-senyum membuat Ray menjadi risih lalu Ray memasukan kedua tangannya ke saku kantung celana.


" Tuan, Aku meminta restumu untuk menjalin hubungan dengan Indah. " ucap Dev.


" Astaga... Aku sudah bilang padamu, si-lah-kan!! " Ray berkata sambil mengatupkan gigi-giginya karena menahan malu dilihat orang serta geram melihat Dev.


" Maka Tuan harus menceraikannya dengan mengurus perceraian kalian di pengadilan. "


" Shiitt... iya, iya nanti akan Aku urus. sekarang cepat pergi dari hadapanku sebelum Aku murka. "


wajah Ray sudah memerah seperti kepiting rebus.


" Terimakasih. ku harap tuan menepatinya!! "


Dev bangkit dan pergi begitu saja. Ia memanggil taksi dan pergi.

__ADS_1


" Dasar sinting!! " umpat Ray.


...***...


__ADS_2