Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 100


__ADS_3

Dirumah Adelina terus kepikiran dengan sosok bayangan hitam yang berbicara dengannya tadi, dan terus apa tujuan dia melakukan hal seperti itu


"Shiro apa kau tidak bisa mengetahui siapa sebenarnya orangnya tadi?" tanya Adelina


"karena dia menutupi dirinya dan juga menyembunyikan energi yang ada pada dirinya membuatku tidak bisa mengetahui siapa sebenarnya dia" jawab Shiro


"kau ini memang gak bisa diandalkan ya" ucap Adelina


"eh! kenapa ibunda bilang begitu, aku kan sangat berguna bagi ibunda" ucap shiro


"kau bahkan tidak dapat mengetahui siapa orang itu, bukannya kau adalah salah satu naga terkuat masa ngak bisa mengetahui siapa sebenarnya orang tadi" kata adelina


"ibunda sudah ngak menyayangiku lagi ya....." ucap Shiro dengan mata yang berbinar


"maaf.... aku bercanda kok, masa gitu aja sedih sih. mana mungkin aku membencimu" ucap Adelina yang memeluk Shiro


Hingga tiga hari berikutnya para bangsa siluman terus menyerang 3 kerajaan besar setiap harinya diwaktu dan hari yang sama, masalah ini semakin menyulitkan bagi kaisar yang memimpin kerajaan bahkan Deon juga ikut tersulit kan dengan masalah ini karena dia adalah panglima dan tugasnya adalah melindungi kerajaan

__ADS_1


"sebenarnya apa sih yang mereka inginkan, tiga hari terakhir mereka terus menyerang dengan jumlah dan waktu yang sama. apa hari ini juga mereka akan melakukan penyerangan lagi" ucap Deon yang kepalanya mulai pusing


"tapi untungnya penyerangan mereka bisa kita atasi dengan mudah" ucap heiji


"tetap saja, mereka itu merepotkan sekali. datang setiap hari melakukan penyerangan, membuatku sakit kepala saja mengurus masalah ini" ucap Deon


Pada saat Deon dan heiji sedang berbicara, Adelina tiba-tiba muncul dengan sihir teleportasinya, entah ini kebiasaan Adelina atau apa dia selalu pergi ke suatu tempat dengan sihir teleportasi miliknya


"akh.... bukankah sudah kubilang jangan datang kemari dengan sihir teleportasi mu begitu" ucap Deon


"memangnya kenapa, lagi pula aku juga malas mengabari dulu jika ingin kemari jadi aku lakukan hal ini saja" kata adelina


"sepertinya anda kelelahan ya, apa sebaiknya saya katakan saja nanti" ucap Adelina


"ya sudah jika ingin mengatakan nanti maka katakanlah nanti saja" kata Deon


"eh! tidak bisa, ini adalah hal penting jadi harus kukatakan sekarang" ucap Adelina

__ADS_1


"kalau begitu cepat katakanlah, kau membuat kepalaku semakin pusing saja" ucap Deon sambil mengusap kepalanya


Diantara percakapan adelina dan Deon, heiji bingung sejak kapan hubungan mereka jadi dekat ditambah heiji tahu bahwa tuannya bukanlah pria yang tidak suka terlalu dekat dengan wanita


"sebenarnya jauh dari lokasi kerajaan ada sekumpulan pasukan siluman dan kemungkinan mereka bersiap untuk menyerang 3 kerajaan besar karena memiliki 3 kelompok ditempat yang berbeda dengan jumlah sekitar 2.000 siluman di setiap kelompoknya" ucap Adelina


"apa katamu barusan!, mereka membuat pasukan?" ucap Deon yang terkejut


"sepertinya begitu, tapi anehnya semua siluman sebanyak itu bukanlah siluman yang kuat" kata adelina


"a..anu, kalau boleh tahu anda mengetahuinya dari mana?" tanya heiji


"aku membuat burung elang dari energi sihir ku untuk mengawasi tapi aku ngak menyangka akan mendapatkan hal seperti ini jadi saya memberitahukan ini dengan segera" jawab Adelina


"jadi tuan apa kita juga harus mempersiapkan pasukan?" ucap heiji


"iya, siapkan juga beberapa penyihir dan aku akan pergi ke istana memberitahukan kaisar soal ini dan kau ikut denganku" ucap Deon sambil menunjuk Adelina

__ADS_1


"ehh! aku?" ucap Adelina kebingungan


__ADS_2