Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 70


__ADS_3

"banyak sekali prajurit disini, bagaimana bisa aku menemukan kakak Adelina disini ya?" pikir amber


Amber berjalan ke sana kemari mencari kakak Adelina tapi tidak menemukannya, amber pun mulai kesal karena ngak dapat menemukannya dan karena hal ini dia jadi tidak bisa pergi bersama Adelina


"ah... walaupun Adelina sudah memberi tahu bagaimana ciri-ciri kakaknya, tetap saja aku tidak bisa menemukannya" pikir amber yang sedang duduk karena kelelahan


Ketika amber duduk terdiam, seorang pria datang dan menanyakan apa yang sedang dia lakukan disitu dan itu adalah Andrea


"hei nona, apa yang sedang anda lalukan disini? inikan tempat berlatih para prajurit" tanya Andrea


"maaf, sebenarnya saya sedang mencari seseorang tapi tidak dapat menemukannya" jawab amber sambil menoleh kebelakang


"begitu ya, apa anda mau saya bantu untuk mencarinya?" ucap Andrea


"eh! tunggu, rambut yang berwarna tidak terlalu ungu dan mata biru yang indah seperti mata milik Adelina. Anda pasti Andrea kan?" tanya amber


"hm? bagaimana bisa anda tahu" ucap Andrea


"ah.... akhirnya aku menemukannya, dari sekian lama mencari akhirnya ketemu" ucap amber

__ADS_1


"a... Anda ini sedang bicara apa sih?" tanya Andrea yang kebingungan dengan sikap amber yang tiba-tiba senang


"ini, Adelina meminta saya untuk mengantarkan pakai dan juga beberapa makanan karena sepertinya dia agak sibuk" jawab amber sambil memberikan barangnya


"te.. terima kasih ya" ucap Andrea


"iya sama sama, kalau begitu saya pergi ya" balas amber


Andrea berfikir bahwa Adelina menyuruh nona tersebut untuk mengantarkan baju dan makanan karena Adelina masih kesal padanya gara gara masalah tentang Andrea yang bilang kalau Adelina dan Deon memiliki hubungan rahasia


Saat amber berjalan pergi, ada sebuah anak panah yang mengarah padanya. Andrea yang melihat anak panah itu mengarah pada amber lalu langsung berlari kearah amber lalu menariknya


"a..apa yang a..anda lalukan?" teriak amber yang penuh terkejut


"ah, mohon maaf saya tidak bermaksud seperti itu karena ada anak panah yang meluncur kearah anda" ucap Andrea


"jadi bisakah anda segera berdiri sekarang!" kata amber


"i..iya" ucap Andrea

__ADS_1


Andrea lalu segera Menghindar untuk menghindari kecanggungan, Jantung Andrea sangat berdebar mengingat wajahnya yang sangat dekat dengan amber


Lalu seorang pria dengan membawa busur datang dan berkata dia minta maaf karena bidikannya .meleset dan hampir mencelakai mereka


"ah, maaf. tembakan saya meleset tadi" ucap seorang pria yang membawa busur


Andrea lalu mengambil anak panah yang mengarah pada amber tadi yang telah jatuh dan mematahkannya sambil mengatakan hal yang seram


"meleset ya, bagaimana jika gara gara kau ada nona yang akan terbunuh gara gara kau" ucap Andrea Yang mengucapkan hal itu dengan penuh kesal


"se..sekali lagi mohon maafkan saya" ucap pria


"seharusnya kau tidak minta maaf padaku, melainkan padanya. orang yang hampir terbunuh Gara gara perbuatan mu" kata andrea


""ah i .iya, nona saya minta maaf atas kesalahannya saya" ucap pria tersebut sambil membungkuk pada Amber


"i..iya tidak apa, lagi pula sekarang saya tidak terluka" ucap amber


"sekarang Putar lapangan latihan hingga 59 kali" kata Andrea

__ADS_1


__ADS_2