Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 106


__ADS_3

"sebenarnya kenapa sih dengan Elis, sikapnya aneh sekali hari ini dan juga dia kenapa begitu ingin sekali aku untuk tidak ikut?" pikir Adelina


Setelah melewati beberapa hari pasukan siluman itu sudah berjumlah sekitar 5.000 pasukan di tiga tempat jadi jumlah keseluruhannya adalah 15.000 siluman, hal ini semakin membuat panik dan juga bingung


Jadi Adelina, Deon dan juga Andrea pergi melihat ke sana untuk mengamatinya dari jarak jauh dengan bantuan teleportasi Adelina agar lebih cepat


"sebenarnya rencana apa yang sedang mereka siapkan, padahal pasukan sudah sebanyak ini tapi belum ada perlawanan?" tanya Andrea


"ini memang membuat semakin bingung tapi apa boleh buat, kita tidak bisa bergerak sembarangan melawan mereka" ucap Deon


Tak lama kemudian suara aneh mulai terbunyi dan awan mulai gelap lalu ada sebuah gambar berbentuk segitiga yang ukurannya sangat besar di setiap kelompok pasukan siluman


Adelina pun kemudian mulai menyadari sesuatu bahwa ini bukanlah persiapan mengumpulkan pasukan untuk bertarung melainkan mengumpulkan seluruh siluman sebanyak 15 ribu untuk dijadikan tumbal, Adelina pun segera memperingatkan Deon dan Andrea untuk segera menjauh

__ADS_1


"kakak, tuan panglima mohon segera menjauh, akan ada hal yang buruk akan segera terjadi" ucap Adelina


Andrea dan Deon kemudian langsung mundur seperti yang dikatakan oleh Adelina, lalu semacam akar berduri mulia keluar dari tanah dan menusuk segala para siluman tersebut dan setelah para siluman itu mati kemudian asap hitam keluar dari setiap tubuh para siluman dan terkumpul menjadi satu seperti bola


Setelah terkumpul semua para roh jahat yang ada didalam tanah muncul keluar dan masuk kedalam bola hitam tersebut, bola hitam itu mengandung banyak energi jahat yang memikat para roh roh jahat yang rakus


Suara tawa pun terdengar dan kemudian dia muncul, yaitu sang pemimpin para siluman dia mendekati bola hitam itu dengan wajah yang begitu senang


"su...suara itu, sama seperti orang yang bicara denganku yang wujudnya tidak terlihat. jadi dia adalah pemimpin bangsa siluman!" pikir Adelina yang terkejut


"ini tidak bisa dibiarkan, akan aku hancurkan bola itu" ucap Deon yang langsung maju dengan pedang spirit naga hitam


"tidak! jangan lakukan itu" teriak Adelina yang kemudian segera menyusul Deon

__ADS_1


"owh... apa kau berusaha menyerang ku? hahaha tapi kau salah memilih situasi" ucap pemimpin bangsa siluman


Kemudian muncul api hitam di sekeliling pemimpin bangsa siluman itu dan segera membakar Deon, panas api itu bukanlah main tapi Deon tetap berusaha untuk menghancurkan bola tersebut tapi Adelina segera datang dan memasang penghalang yang menutupi mereka berdua dari api hitam


"hm.... kau beruntung sekali bisa selamat karena dia datang pada waktunya" gumam pemimpin bangsa siluman


Adelina kemudian membawa kembali Deon dan menjauhi tempat tersebut karena sangat berbahaya


"kenapa kau menghentikan ku, padahal tadi aku bisa menghancurkan bola itu dan memenggal kepalanya" ucap Deon


"anda gila ya!! walaupun jika anda berhasil membunuhnya dan menghancurkan bola itu, itu tidak akan membuat kekuatan jahat itu hilang dan jika sampai dia mati andalah yang akan menjadi wadah kekuatan jahat itu!!!" teriak Adelina


"hm... sayang sekali, ini jadi semakin tidak menarik saja" ucap pemimpin bangsa siluman

__ADS_1


__ADS_2