Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 140


__ADS_3

Keesokan harinya saat adelina selesai memasang penghalang sihir untuk melindungi kerajaan dari serangan luar, Adelina lalu kemudian pergi ke istana untuk menemui permaisuri


"sebenarnya yang mulia permaisuri ingin bicara apa padaku ya" pikir Adelina


Karena disurat tertulis bahwa letak bertemunya Adelina dan permaisuri adalah di taman belakang istana jadi Adelina harus melewati samping bangunan kamar pangeran Tristan dan adelina berharap ia tidak bertemu dengan pangeran Tristan namun takdir berkata lain


"salam saya kepada yang mulia pangeran Tristan" ucap Adelina


"ada apa kau datang ke istana?" tanya pangeran Tristan


"saya kemari karena undangan dari yang mulia permaisuri" jawab Adelina


"untuk apa ibu ingin bertemu dengan wanita ini sih, lebih baik aku mengantarnya agar tahu apa yang sebenarnya yang ingin ibu katakan padanya" pikir pangeran Tristan


"kalau saya duluan yang mulia pangeran" ucap Adelina yang lalu berjalan


"tunggu sebentar, karena istana ini besar maka biar aku mengantarmu daripada kau tersesat nantinya" kata pangeran Tristan

__ADS_1


"dengan senang hati, sebuah kehormatan bisa diantar oleh anda" ucap Adelina


"ikh... tinggal pergi saja apa susahnya sih, kenapa kau malah harus mengantarku. memangnya aku anak kecil apa jika tidak diantar bakal tersesat!!!" pikir Adelina


Karena tidak bisa menolak ucapan pangeran Tristan jadi Adelina terpaksa diantar olehnya dan selama perjalanan Adelina berusaha bersikap senormal mungkin untuk menutupi rasa kesalnya


bahkan setelah sampai di taman belakang istana, pangeran Tristan tetap berdiri disitu layaknya dia ada hubungannya dengan pembicaraan ini


"pangeran sebaiknya kau pergi karena aku ingin bicara berdua dengan nona Adelina" ucap permaisuri


"apa anda yakin tidak perlu saya temani disini?" tanya pangeran Tristan


"cepat pergi sana, dan jangan malah berlama-lamaan disini!" pikir Adelina


Setelah pangeran Tristan mendengar perkataan permaisuri dia lalu pergi meninggalkan Adelina dan permaisuri berdua lalu pembicaraan mereka kemudian dimulai


"terima kasih karena kau mau datang memenuhi undangan dariku nona Adelina" ucap permaisuri

__ADS_1


"sebuah kehormatan bisa bertemu dan bicara dengan anda yang mulia permaisuri" balas Adelina


"saya dengar anda kemari setelah selesai memasang penghalang sihir pada kerajaan" kata permaisuri


"iya, saya segera kemari setelah menyelesaikan tugas saya" ucap Adelina


"pasti kau lelah bukan, ini minumlah terlebih dahulu. Maafkan saya karena sepertinya saya mengundang anda diwaktu yang tidak tepat" ucap permaisuri


"tidak masalah kok yang mulia permaisuri, justru saya senang bisa pergi ke istana hari ini" ucap Adelina


Dibagian lain dari istana, Elis sedang bertemu dengan pangeran Tristan dan pangeran Tristan mengatakan pada Elis bahwa ibunya mengundang adelina untuk bertemu dengan ibunya


Mengetahui hal itu Elis meminta pada pangeran Tristan untuk membawanya pada permaisuri dengan alasan dia ingin mengucapkan salam pada permaisuri


namun pangeran Tristan bilang pada Elis bahwa tidak boleh ada yang mengganggu permaisuri bicara karena dia sedang membicarakan hal yang cukup pribadi dengan Adelina, karena tidak ingi. ibunya kesal nanti maka pangeran Tristan mencoba untuk tidak menemui permaisuri hari ini


"jika kau ingin menemui permaisuri sebaiknya besok saja atau setelah ia bicara dengan Adelina" ucap pangeran Tristan

__ADS_1


"tapi kan aku ingin bertemu sekarang, Adelina saja bisa bertemu permaisuri masa aku tidak sih" kata Elis


"itu karena dia diundang sendiri oleh permaisuri dan aku bisa menjadwalkan jika kau memang ingin bertemu dengan permaisuri" ucap pangeran Tristan


__ADS_2