Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 145


__ADS_3

"hah.... malah yang indah, dan ini saat yang tepat untuk melakukan rencana ku" ucap Elis


Elis yang sedang berada di atas atap kamar permaisuri kemudian masuk melalui jendela kedalam kamar permaisuri, disitu Elis melihat permaisuri yang sedang tertidur jadi dia menggunakan kesempatan itu untuk menjadikan permaisuri sebagai boneka-bonekanya


"kau pasti akan menjadi boneka milikku yang paling indah yang mulia permaisuri" ucap Elis


Elis kemudian mengarahkan tangannya pada permaisuri dan lalu benang-benang keluar dari tangannya dan ini merupakan cara Elis untuk membuat manusia menjadi bonekanya, dia akan memasukkan benang sihir pada tubuh korbannya lalu mengikat inti jiwanya agar dapat dikendalikan sepenuhnya


Esok harinya Adelina pergi menuju kediaman panglima sesuai dengan yang diucapkan Deon semalam, Adelina penasaran dengan apa yang sebenarnya ingin Deon berikan sampai-sampai dia harus pergi kerumahnya


Saat sampai disana Adelina hanya bertemu dengan heiji dan tidak melihat Deon yang datang menyambutnya lalu heiji membawa Adelina pergi menuju Padang rumput yang lokasinya tidak jauh dari kediaman panglima dan menyuruh Adelina untuk menunggu Deon


"sebenarnya apa yang ingin dia berikan sih sampai-sampai aku harus menunggu disini" pikir Adelina


"kira-kira berapa lama dia akan datang?" pikir Adelina

__ADS_1


Adelina menunggu Deon sambil melihat pemandangan yang indah dari Padang rumput yang indah dengan angin-anginnya yang menyejukkan


"kau sudah menunggu lama?" ucap Deon dari belakang


"sudah lama atau sebentar ya aku menunggumu....? kayaknya sudah cukup lama deh" ucap Adelina


"maaf membuatmu menunggu lama Adelina" kata Deon


"aku hanya bercanda kok, aku baru saja sampai dan kau datang mungkin sekitar 10 menit setelah aku berada disini" ucap Adelina


Di Padang rumput Adelina berdiri sambil bertatapan dengan Deon yang sedang berdiri didepannya saat ini, suasana di Padang rumput ini membuat mereka terlihat romantis


"itu karena aku ingin memberikannya secara langsung padamu dan ditempat yang indah" jawab Deon


"tempat ini sangatlah segar dan indah, anda punya selera yang bagus untuk memilih tempat" ucap Adelina

__ADS_1


"akan ku anggap itu sebagai pujian" kata Deon


Deon kemudian mengeluarkan semacam kotak dari jadi bajunya dan kemudian membuka kotak tersebut dan isinya adalah sebuah cincin ruang angkasa, yaitu cincin yang dapat membuat kita bisa melihat luar angkasa dengan cincin itu walau itu hanya ilusi tapi ilusi pada cincin ini sangatlah berbeda dia terlihat sangat nyata juga itu merupakan cincin milik permaisuri terdahulu


"apa kau ingin menerima hadiah dariku Adelina?" tanya Deon


"ke... kenapa dia malah memberikanku cincin, di....dia tidak mencoba melamar ku bukan. tapi jika benar dia melamar ku aku harus gimana" pikir Adelina


"ma... maaf tuan panglima tapi saya tidak bisa menerimanya karena sepertinya saya tidak bisa melakukan hubungan itu dengan anda?" jawab Adelina


"hubungan? apa yang kau maksudkan" ucap Deon


Deon awalnya agak bingung dengan jawaban Adelina tapi kemudian ia mengerti dan kemudian tertawa karena sepertinya Adelina salah paham dengan apa yang ia maksudkan


"hahaha....." tawa Deon

__ADS_1


"kenapa dia malah ketawa, apa mungkin karena aku menolaknya dia menjadi gila!" pikir Adelina


"bisa-bisanya kau membuatku tertawa disaat begini Adelina, tapi sepertinya kau salah paham dengan maksudku" ucap Deon


__ADS_2