Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 125


__ADS_3

"ba.... bagaimana bisa dia ada disini dan sejak kapan, aku bahkan tidak mengetahui sejak kapan dia ada disini"


"bagaimana caranya dia bisa ada disini dan bukannya dia tadi sedang melawan tuan panglima?"


"kehebatan wanita ini diluar perkiraan ku"


Para prajurit yang melihat pertandingan itu tadi hanya bisa terkejut serta takjub dengan Adelina, bahkan Andrea kakaknya sendiri tidak menyangka bahwa Adelina sehebat itu


"tuan bukankah ini sudah kelewatan, anda bahkan membuat Arena pertandingan tempat prajurit berlatih sampai retak begini" ucap Adelina


"kurasa begitu, sepertinya aku agak sedikit lepas kendali" ucap Deon


"kurasa jika aku terkena serangannya itu mungkin saja aku sudah terluka parah" pikir Adelina


"sekarang apa yang sedang kalian lakukan, bukankah sudah cukup istirahatnya dan menontonnya" ucap Deon pada para prajurit


Para prajurit langsung berdiri dan segera kembali berlatih mereka tahu bahwa perkataan Deon itu bermaksud untuk menyuruh mereka berlatih kembali

__ADS_1


"sejak kapan kau bisa sehebat ini, ini pasti berkat didikan dariku kan hingga kau bisa sehebat ini" ucap Andrea


"didikan kakak darimana nya, yah... tapi bertarung dengan fisik itu juga berkat kakak yang mengajariku" ucap Adelina


"benar kan... hahaha...." kata Andrea


"sebenarnya sih di kehidupan sebelumnya aku sudah menguasai gaya bertarung dengan fisik tapi agar tidak ketahuan lebih baik berbohong saja kan" pikir Adelina


Kemudian malam harinya Adelina bermimpi kembali tapi mimpi tersebut sedikit berbeda dia bertemu dengan Adelina yang asli dan berbicara padanya untuk menggantikan hidupnya dan juga mengatakan satu perkataan tapi Adelina tidak dapat mendengarnya dengan jelas


"kenapa akhir akhir ini aku sering bermimpi sih, lalu sebenarnya apa perkataan yang dia ucapkan?" ucap Adelina yang barusan terbangun


"aku baik baik saja kok, cuma belakang ini aku sering bermimpi" jawab Adelina


"sepertinya ibunda terlalu lelah atau banyak pikiran" ucap Shiro


"iya kurasa begitu" kata adelina

__ADS_1


Sampai siang hari Adelina terus memikirkan apa perkataan terakhir yang diucapkan oleh Adelina asli yang datang ke mimpinya semalam


Sementara itu laviatan telah menemukan salah satu diantara tiga simbol iblis yaitu simbol iblis yang berbentuk mata, simbol itu dikelilingi oleh lahar panas dan lahar itu itu bukanlah lahar sembarang


Jika ada seseorang yang mencoba mendekat maka lahar tersebut akan mengarah padanya dan menghancurkannya hingga menjadi abu


"jadi disini ya simbol iblis itu" ucap laviatan


"tuan sepertinya akan sulit untuk mengambil simbol iblis tersebut" ucap siluman banteng


"benarkah, kalau begitu mari kita coba" kata laviatan


Laviatan kemudian berjalan mendekat lalu lahar itu segera mengarah padanya dan laviatan langsung menghindar tapi lahar tersebut mengenai sedikit bagian tubuhnya dan menghambat regenerasi tubuhnya


"lahar ini cukup kuat juga ya, regenerasi ku bahkan melemah akibat lahar ini" ucap laviatan dengan raut wajah yang biasa saja


"bagaimana bisa tuan bersikap biasa-biasa saja padahal lahar itu sangatlah panas hingga dapat melukainya jika lahar biasa mungkin tidak akan bisa melukai tuan laviatan namun lahar ini berbeda, dia tercipta dari kekuatan iblis terdahulu" pikir siluman banteng

__ADS_1


Laviatan sekarang kebingungan bagaimana cara dia bisa mendapatkan simbol iblis tersebut, karena ada lahar tersebut membuatnya tidak dapat mengambilnya dan mendekat


...jangan lupa untuk kasih like dan komentar ya ...


__ADS_2