Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 178


__ADS_3

"harusnya kau perhatikan lukamu ini" ucap Deon


"aku ngk menyadari tanganku terluka tadi, mungkin luka itu karena efek dari sihir penghancur yang ku gunakan tadi" ucap Adelina


"untung saja lukanya ngak begitu parah" ucap Deon


"ini kenapa semuanya jadi makin aneh sih, tadi pangeran Tristan yang sikapnya berubah padaku sekarang malah Deon bersikap lebih lembut padaku daripada biasanya" pikir Adelina


Deon mengoleskan obat pada tangan Adelina dengan sangat berhati-hati agar Adelina tidak kesakitan, walaupun Terry sudah berhasil kabur tapi wabah penyakit ini masih tetap ada dan belum hilang lalu Adelina terpikirkan cara untuk meneliti beberapa kupu-kupu karena menurut adelina ada yang aneh dengan beberapa kupu-kupunya


"anu tuan panglima, bisakah saya minta tolong pada anda" ucap Adelina


"kau ingin minta tolong apa?" ucap Deon


"bisakah anda mengungkapkan beberapa kupu-kupu yang terbang itu? karena menurut saya mungkin penyebab penyakit ini berasal dari mereka dan saya ingin meneliti kupu-kupu tersebut" tanya Adelina

__ADS_1


"baiklah, aku akan menyuruh orang untuk menangkapnya nanti yang terpenting sekarang kau harus istirahat lebih dulu" jawab Deon


"tidak perlu, saya baik-baik saja kok dan hanya terluka sedikit jadi untuk apa saya istirahat" kata adelina


Deon kemudian menggendong Adelina lalu membawanya pergi dan membiarkannya istirahat, awalnya Adelina tidak ingin istirahat tapi kemudian Adelina hanya bisa pasrah karena seberapa keras Adelina meminta Deon untuk membiarkannya keluar atau apapun, Deon selalu menolaknya dengan alasan ia harus istirahat. dan sekarang Adelina hanya bisa duduk di kasur dan dijaga oleh Deon


"anu... tuan panglima sepertinya saya sudah baik-baik saja jadi bisakah saya pergi keluar?" tanya Adelina


"tidak boleh, kau harus istirahat lagi" jawab Deon


"apa-apaan sih ini, padahal aku kan ngak terluka parah tapi karena rasanya aku sedang dikurung dikamar ini sih ditambah kenapa dia masih disini, kan aku jadi ngk bisa kabur" pikir Adelina


"ukh... dia tau dari mana sih aku mau kabur" pikir Adelina


Heiji kemudian datang dan mengetuk pintu sambil membawa beberapa kupu-kupu seperti yang diperintahkan Deon sebelumnya, Deon lalu mengambil kupu-kupu yang dibawa oleh heiji dan menaruhnya di atas meja yang agak jauh dengan Adelina

__ADS_1


"apa itu kupu-kupu yang saya minta? kalau begitu saya akan menelitinya sekarang" ucap Adelina


"tidak, kau istirahat saja dulu" ucap Deon


"lama-lama kok rasanya kesal banget ya, akh.... ingin ku pukul itu kepalanya" pikir Adelina


Tak lama kemudian pelayan datang membawakan makanan untuk Adelina, Deon kemudian mengambil makanan itu dan menyuapkannya pada Ade tapi Adelina tidak ingin memakannya


"kau pikir tanganku patah apa sampai harus disuapin begini ha!" pikir Adelina


"ayo cepat makanlah ini" ucap Deon


Adelina terus menghindari suapan dari Deon dan adelina juga tidak ingin makan apapun itu sesuap pun, melihat sikap Deon yang seperti itu membuat adelina tidak terbiasa dan apalagi sikapnya itu berlebihan


"baiklah katakan padaku apa yang kau inginkan asal kau mau makan" ucap Deon

__ADS_1


"kalau begitu izinkan saya untuk meneliti kupu-kupu tersebut baru saya akan makan" ucap Adelina


"biarlah aku bersikap seperti ini yang penting aku bisa segera meneliti kupu-kupu itu daripada duduk diam dan melihatnya bersikap aneh begini" pikir Adelina


__ADS_2