Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 103


__ADS_3

"dimana sebenarnya pangeran Tristan, kenapa dia belum datang juga? bukannya dia harus datang mewakili kaisar dalam rapat ini" ucap Andrea


"sudahlah kak jangan kesal begitu, mungkin saja dia sedang ada pekerjaan lain yang lebih penting yang harus diurus lebih dulu" ucap Adelina yang berusaha menenangkan kakaknya


"huh... walaupun begitu setidaknya dia harus memberikan kabar jika memang tidak bisa datang" kata Andrea yang tetap kesal


"sebaiknya kakak tidak mengatakan hal tidak sopan begitu, apalagi dia adalah putra mahkota" ucap Adelina


"iya iya" ucap Andrea


Setelah lewat 5 hari, tetap saja belum ada tanda-tanda pasukan siluman akan menyerang dan hal ini membuat bingung dari pemantauan Adelina para pasukan siluman itu masih ada dan belum bubar


Karena masalah ini rapat diadakan kembali untuk menangani masalah ini, hal ini menjadi sangat sulit diprediksi sebenarnya apa yang dilakukan oleh pasukan siluman tersebut


"kita harus bagaimana sekarang, masih belum ada tanda-tanda para siluman itu menyerang?" tanya Andrea

__ADS_1


"apa jangan jangan para pasukan siluman itu sudah bubar dan tidak jadi melakukan penyerangan?" tanya heiji


"menurut pengamatan saya, mereka masih belum bubar melainkan jumlah mereka terlihat semakin banyak saja" jawab Adelina


"apa mungkin mereka sedang mengumpulkan para siluman dengan jumlah yang banyak untuk melakukan penyerangan" ucap Deon


"iya, mungkin saja begitu tapi sebenarnya seberapa banyak mereka ingin mengumpulkan pasukan" ucap Adelina


"menurut saya sebaiknya kita segera basmi mereka supaya rencana mereka untuk melakukan penyerangan jadi batal" ucap Andrea


"iya saya setuju, dan selama saya mengamati mereka tidak ada satupun makhluk hidup seperti hewan ditempat mereka berkumpul" kata adelina


"heiji apakah 2 kerajaan besar lain telah memberikan jawab mereka?" tanya Deon


"sudah tuan, mereka juga mengatakan bahwa para pasukan siluman itu belum menyerang kerajaan mereka" jawab heiji

__ADS_1


Masalah ini semakin menjadi teka-teki karena apa yang ingin mereka lakukan sangatlah sulit untuk diprediksi dan dalang dari semua ulah ini juga masih belum diketahui tapi ada yang mengira bahwa ulah ini dilakukan oleh pemimpin para siluman


Para prajurit terus berlatih agar kemampuan mereka semakin hebat dan bisa melakukan pertahanan jika para pasukan siluman menyerang secara tiba-tiba


Setelah rapat selesai, Deon mengajak Adelina kesebuah tempat dan berdua saja dan ketika sampai ketempat tersebut Adelina melihat kuil kuno lalu menanyakan pada Deon kenapa dia membawanya ketempat tersebut


"kenapa anda membawa saya kemari tuan panglima?" tanya Adelina


"ayo kita masuk kedalam kuil tersebut dan kau akan tahu sendiri mengapa aku membawamu kemari" jawab Deon


Saat masuk kedalam kuil tersebut Adelina melihat patung Dewi yang sangat besar dan tertutupi oleh lumut, patung itu adalah patung dewi penjaga kerajaan yang dipercayai oleh para masyarakat dahulu


Dulu pernah ada sebuah ramalan bahwa gadis berambut putih dan memiliki kekuatan suci akan menghilangkan kejahatan yang ada pada kerajaan, tapi karena ramalan itu tidak pernah terwujud maka para masyarakat kehilangan kepercayaan dan tidak lagi memuji Dewi tersebut dan pada akhirnya kuil ini dibiarkan begitu saja


Karena Adelina sudah banyak membaca buku, dia tahu banyak tentang kuil ini walaupun hanya dari buku saja

__ADS_1


__ADS_2