
setelah memakan Serangan dari Becaterus, spirit itu kemudian mengubah serangan yang ia makan tadi menjadi energi dan memberikannya pada Adelina dan membuat Adelina semakin kuat
Sihir penghancur milik Adelina kemudian meluncur dan mengarah pada Terry, melihat hal itu Terry memanggil Chimera dan manticore untuk melindungi dirinya sehingga Terry tidak terkena serangan dari sihir Adelina
Semetara itu Chimera dan manticore yang digunakan oleh Terry sebagai perisai untuk melindunginya tadi hancur, melihat makhluk ciptaannya itu hancur membuat Terry semakin kesal
"ck, sial. berani-beraninya dia menghancurkan makhluk ciptaan ku yang ku buat dengan sempurna" pikir Terry
Terry kemudian terpikirkan sesuatu kalau dia masih punya satu makhluk lagi dan Terry ingin menggunakan makhluk tersebut untuk menyerang Adelina dan makhluk itu adalah ifrit yang merupakan iblis ciptaan Terry yang mampu mengendalikan api
Terry mencoba memanggil ifrit secara diam-diam agar tidak diketahui oleh Adelina dan mencoba mengalihkan perhatian Adelina
"ternya kau cukup kuat rupanya tapi memangnya kau sudah yakin kalau dirimu akan menang dariku" ucap Terry
__ADS_1
"kau sudah menggunakan 2 makhluk buatan mu tadi untuk melindungi mu dari sihir penghancur ku, kau tidak memiliki kemampuan bertarung secara langsung menggunakan sihir ataupun fisik jadi apa kau akan menggunakan makhluk milikmu yang tersisa (Becaterus) atau kau ingin menggunakan Elis dan Frey itu" ucap Adelina
"memang benar aku tidak dapat menggunakan sihir sepertimu ataupun menggunakan kekuatan fisik tetapi aku bukanlah orang bodoh yang akan kalah begitu saja" ucap Terry
"entah kenapa sepertinya dia merencanakan sesuatu" pikir Adelina
Lalu Terry kemudian berteriak memberikan perintah pada ifrit untuk menyerang yang sekarang sudah berada tepat di atas Adelina, pukulan yang penuh dengan api dari ifrit itu mengarah pada Adelina, Adelina berencana untuk menghancurkan ifrit dengan satu serangan tapi tiba-tiba Deon datang lalu menebas tubuh ifrit yang melancarkan serangan pada Adelina.
"kau baik-baik saja" tanya Deon
Adelina kemudian berbalik namun Terry dan yang lainnnya telah menghilang dan Terry tahu bahwa ada kemungkinan serangan kejutannya akan gagal jadi dia menggunakan ifrit untuk mengalihkan perhatian agar dia dapat kabur dan Terry juga sudah berhasil mengumpulkan energi ketakutan yang telah ia kumpulkan
"mereka sudah kabur ya" ucap Adelina
__ADS_1
Sementara itu Terry sedang menghadap pada laviatan dan memberikan energi ketakutan yang telah ia kumpulkan tadi, laviatan kemudian menyuruh Terry untuk membuat makhluk yang sangat kuat dari semua rasa ketakutan itu dan juga memperingatkan Terry untuk tidak bertindak sembarang saat melawan Adelina karena bisa saja ia akan mati
"sebaiknya kau jangan bersikap ceroboh saat melawannya jika tidak nyawamu yang akan menjadi taruhannya" ucap laviatan
"maafkan saya tuan, saya tidak menyangkan kalau dia akan sekuat itu dan spirit miliknya juga sangatlah kuat bahkan spirit miliknya itu memakan Serangan dari Becaterus milik saya" ucap Terry
Lalu Adelina yang sedang memberikan kekacauan akibat serangan dari Terry, saat sedang membereskan kekacauan Deon melihat ada luka ditangan sebelah kanan Adelina. melihat itu Deon langsung menghampiri Adelina menyuruhnya untuk berhenti membantu membersihkan kekacauan
"kau ikut denganku" ucap Deon sambil menarik tangan Adelina
"apa yang anda lakukan, saya harus membantu membereskan kekacauan nya" ucap Adelina
"tidak usah pedulikan itu, karena sudah ada prajurit yang mengurusnya dan lebih baik kau pedulikan luka ditangan mu itu" kata Deon
__ADS_1
Deon kemudian membawa Adelina duduk di suatu tempat lalu mengoleskan obat pada luka yang ada ditangan Adelina