
"huh... huh... kekuatan ini masih belum cukup, jika hanya ini saja tidak mungkin aku mengalahkan mereka maka dari itu aku harus mencari sumber kekuatan yang lebih kuat lagi" ucap laviatan
"tuan, sebenarnya kapan kita harus melakukan penyerangan?" tanya siluman banteng
"tentu saja akan segera dilakukan tapi aku harus menemukan 3 simbol iblis terlebih dahulu untuk membuatku jauh lebih kuat" jawab laviatan
"tapi tuan, bukankah itu akan sangat berbahaya bagi diri anda, lagi pula jika tuan menggabungkan 3 simbol iblis itu kemungkinan tubuh tuan akan hancur" ucap siluman banteng
Kemudian laviatan melirik kearah siluman banteng dengan luapan emosi yang besar, dia merasa seakan sedang diremehkan oleh bawahannya sendiri lalu dia mencekam kepala siluman banteng dan meremas kepalanya namun tidak sampai hancur
"apa kau sedang meremehkan ku, berani beraninya dirimu yang seorang bawahan bisa berkata seperti itu padaku" ucap laviatan dengan tatapan marah
"ukh... ma...ma.. maafkan saya tuan, saya tidak bermaksud seperti itu tapi saya hanya mengkhawatirkan anda" ucap siluman banteng yang menahan rasa sakit
__ADS_1
Laviatan lalu melempar siluman banteng itu hingga terpental jauh, simbol iblis merupakan simbol yang menyimpan kekuatan iblis terdahulu yang sangat kuat. orang biasa yang hanya menyentuhnya bisa saja mati dan terdapat tiga simbol iblis yang ada yaitu simbol berbentuk mata, simbol berbentuk bunga kematian dan yang terakhir simbol berbentuk lingkaran iblis
Masing-masing diantara ketiga simbol iblis itu memiliki kekuatan jahat yang sangat besar dan sangat dinginkan oleh laviatan, namun menggabungkan ketiga simbol iblis tersebut sangatlah tidak mungkin. apabila tubuh orang yang menggabungkan ketiga simbol iblis tidak dapat menahan besar kekuatan dari simbol iblis itu maka tubuhnya akan hancur lebur
Adelina yang sedang berada didalam mimpi tiba-tiba mendengar ada suara yang memanggilnya dan suara tersebut terasa lembut dan hangat
"Adelina.... Adelina... hanya kau Adelina... adelina..." ucap suara yang memanggil Adelina
"Adelina.... Adelina..." ucap suara yang memanggil Adelina
Adelina berusaha mencari tahu siapa yang memanggilnya tapi dia tidak melihat siapapun, hanya suara yang terus saja berbunyi memanggil Adelina
"Adelina.... Adelina..... kumohon Adelina...
__ADS_1
selamatkan dunia ini...." ucap suara yang tadi memanggil Adelina
"siapa kau, apa maksudmu aku harus menyelamatkan dunia?" tanya Adelina
"Adelina... Adelina... hanya kau.... yang dapat menyelamatkan dunia ini... jadi kumohon..... Adelina....." ucap suara yang memanggil Adelina
Suara itu kemudian menghilang dan lalu Adelina terbangun dari tidurnya, Adelina bangun dengan tubuh yang berkeringat dan terus memikirkan sebenarnya apa maksud dari perkataan tang ada didalam mimpinya tadi
"apa mungkin itu tadi sebuah pertanda atau pesan, atau jangan-jangan akan ada masalah besar yang terjadi" pikir Adelina
Di suatu buku yang pernah Adelina baca saat di perpustakaan kuno yang ada di menara sihir terdapat kata kata seperti sebuah pertanda atau pesan disebuah mimpi dari Dewi yang tertulis "hanya orang orang terpilihlah yang dapat mendapatkan pesan dari Dewi dan juga petunjuk serta karunia kekuatannya" mimpi yang adelina alami saat ini mengingatkan Adelina pada perkataan ini yang ada dalam buku
"apa memang benar kalau ini adalah sebuah pesan, sebaiknya aku mencari tahu lebih lanjut. jika memang ini sebuah pesan maka memang ada hal buruk akan terjadi tapi waktunya masih belum diketahui" pikir Adelina
__ADS_1