Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 163


__ADS_3

Selama beberapa hari ini Adelina kurang istirahat karena spirit barunya yang begitu menjengkelkan, sekarang kamar Adelina harus dirapikan 3 kali setiap jam karena kekacauan yang dibuat spiritnya dan adelina tidak tahu bagaimana cara agar spiritnya dapat patuh padanya dan tidak membuat kekacauan terus menerus


Bahkan spiritnya tidak mau berdiam diri dalam tubuh Adelina, biasanya para spirit yang lain akan lebih sering berada dalam tubuh tuan mereka dan akan keluar jika tuannya memanggilnya, tapi spirit burung kecil milik Adelina ini sangatlah berbeda dari kebanyakan spirit. Dia selalu terbang ke sana kemari tanpa henti dan tidak mau diam tinggal dalam tubuh Adelina


"huh.... sekarang bagaimana caraku mengurus makhluk satu ini ya ampun...." ucap Adelina yang mulai kewalahan dengan spiritnya


"aku juga baru pertama kali melihat spirit yang aktif sekali seperti ini dan sangat tidak penurut" ucap Shiro


"jika aku tahu bakal begini lebih baik aku tidak melakukan pemanggilan spirit dari awal" kata adelina


Lalu tak lama kemudian Mina datang menemui Adelina dan berkata bahwa ada hadiah yang dikirimkan dari istana untuk adelina


"nona ada hadiah dari istana yang datang untuk anda" ucap Mina

__ADS_1


"istana, dari siapa?" tanya Adelina


"kata pengirimnya tadi itu hadiah yang dikirimkan oleh pangeran Tristan" jawab Mina


"p... pangeran Tristan!, untuk apa dia memberikan ku hadiah" ucap Adelina


"katanya itu sebagai ucapan terimakasihnya untuk nona" ucap Mina


"bukannya pangeran Tristan bukan tipe orang yang seperti itu ya? kali ini dia ke sambar petir apa sih sampai mengirimi ku hadiah" pikir Adelina


Di istana, pangeran Tristan terus mondar mandir dari kanan ke kiri terus-menerus. Dia berfikir apakah Adelina menyukai hadiah yang ia kirimkan atau tidak karena ini pertama kalinya pangeran Tristan mengirim hadiah untuk Adelina dan pangeran Tristan tidak begitu yakin untuk memberikan hadiah tersebut karena khawatir Adelina tidak menyukainya


"kira-kira Adelina sudah membuka hadiahnya atau belum ya, bagaimana jika dia tidak suka dengan hadiahnya? kata ibu aku hanya perlu mengirim buku-buku yang sangat menarik untuknya tapi aku ngak yakin dia akan menyukainya" pikir pangeran Tristan yang terus mondar mandir

__ADS_1


Karena pangeran Tristan terus memikirkan Adelina menyukai hadiah kirimannya, ia sampai ngak sadar bahwa Deon ada disampingnya dan sudah menunggunya untuk membahas masalah kerajaan


"sepertinya sekarang anda sedang banyak pikiran, lebih baik kita jadwalkan saja lagi pertemuan kita" ucap Deon


"eh! sejak kapan kau ada disitu?" tanya pangeran Tristan


"sekitar 20 menit yang lalu, jika memang ada hal yang lebih penting yang pangeran pikiran saat ini lebih baik kita jadwalkan ulang pertemuan kita" jawab Deon


"maaf, aku tidak tahu kalau kau sudah ada disitu" ucap pangeran Tristan


"memangnya apa yang sedang anda pikirkan sampai tidak menyadari saya ada disini?" tanya Deon


"Bu... bukan apa-apa, ayo segera kita bahas pertemuan kita hari ini" jawab pangeran Tristan

__ADS_1


"jika dilihat dari gerak geriknya sepertinya dia sedang memikirkan wanita, ada kemungkinan dia sedang jatuh cinta dan kuharap wanita yang dia suka bukan siluman atau iblis" pikir Deon


__ADS_2