
"sebenarnya Deon kenapa ya, bisa bisanya dia meminta agar aku menjadi partner untuk pesta dansa besok. apa aku terima saja ya sambil memastikan kondisinya juga" pikir Adelina
"Adelina apa yang sedang kau lakukan?" tanya Elisabeth
"ternyata ibu rupanya, aku sedang memikirkan sesuatu" jawab Adelina
"apa kau memikirkan tentang tuan panglima yang memintamu menjadi patnernya" ucap Elisabeth
"ba.. bagaimana ibu bisa tahu" kata adelina
"tentu saja ibu tahu karena ibu juga pernah mengalami dan sudah berpengalaman" ucap Elisabeth
Elisabeth kemudian menceritakan masa mudanya pada Adelina dari awal bertemu dengan forzan sampai mereka menikah
Elisabeth mengatakan bahwa kalau forzan dulu membenci dirinya dan begitu juga sebaliknya, setiap mereka bertemu pasti akan ada masalah yang terjadi
Hingga pada suatu saat Elisabeth membantu forzan yang sedang dalam keadaan yang sangat buruk dan setelah kejadian itu sikap forzan pada Elisabeth mulai melunak
__ADS_1
"aku masih ngak percaya bahwa ayah dan ibu dulunya itu musuh" ucap Adelina
"terserah padamu mau percaya atau tidak tapi memang itu yang terjadi benarkan sayang" ucap Elisabeth sambil melihat kebelakang
Forzan langsung muncul dari balik pintu dan ternya forzan telah mendengarkan percakapan mereka dari tadi
"ayah tadi menguping ya!" ucap Adelina
"ekhm.. siapa juga yang menguping, ayah tadi hanya kebetulan lewat dan tidak sengaja mendengarkan" ucap forzan
"huh... masih sangat sulit dipercaya kalau ayah dan ibu dulunya adalah musuh jika melihat kalian yang sekarang" kata adelina
"bicara ngak jelas apanya sih, kan itu memang kenyataannya. apa kau menyebutku pembohong!" ucap Elisabeth
"ti..tidak bukan begitu, lebih baik untuk tidak mengingat masa lalu yang menyebalkan itu" kata forzan
Elisabeth dan forzan kemudian sibuk bicara masing masing, sedangkan adelina menatap keluar jendela sambil memikirkan apakah Deon itu menyukainya
__ADS_1
"sebenarnya kenapa dia melakukan hal ini, apa mungkin memang benar kalau dia menyukaiku? tapi itu adalah hal yang mustahil dan aku juga bukanlah orang yang pantas dicintai olehnya" pikir adelina sambil melihat keluar jendela
Dikediaman panglima heiji melihat tuannya yang begitu resah gara gara menunggu sesuatu tapi belum kunjung datang
"sebenarnya apa yang tuan tunggu sih sampai resah begitu?" pikir Deon
"heiji, apa sudah ada surat yang datang dari keluarga great holy spirit?" tanya Deon
"eh! be..belum ada tuan" jawab heiji
"apa dia tidak mau ya, seharusnya aku bilang saja kepada orangnya langsung" gumam Deon
"tumben sekali tuan menunggu surat dari keluarga great holy spirit, sebenarnya surat dari siapa sih sampai bisa membuat tuan seperti ini" pikir heiji
kilas balik saat Adelina menyembuhkan Deon dengan berciuman
Deon yang sudah lebih baik berkat adelina, melihat Adelina yang pingsan diatasnya. lalu kemudian membaringkan Adelina disebelah dan segera pergi dari kamar dan membiarkan Adelina beristirahat
__ADS_1
Saat ingin keluar kamar, spirit naga hitam milik Deon bicara padanya melalui telepati bahwa Deon sangatlah beruntung dapat bertemu dengan wanita tersebut karena Adelina lah satu-satunya orang yang dapat membantu Deon, dan spirit naga hitam mengatakan bahwa Adelina hampir kehilangan energi kehidupan saat membantu deon
Mendengar perkataan itu Deon bingung kenapa Adelina bertindak sejauh itu demi dirinya, jadi Deon bersikap baik pada Adelina untuk menebus rasa terima kasihnya