Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 52


__ADS_3

"aku tidak menyangka bahwa Deon memiliki sesuatu yang seperti itu, aku ingin membatunya tapi bagaimana saat aku berhadapan dengannya lagi nanti?" pikir Adelina


"ibunda, semua keputusan ada ditangan ibunda dan jika memang ibunda tidak ingin melakukan hal semacam itu maka ibunda tidak perlu melakukannya" ucap Shiro


"sepertinya membantunya bukanlah hal buruk, anggap saja ini sebagai bayaran atas buku sihir kuno dan bola kristal matahari yang telah ku curi darinya" pikir Adelina


"jadi bagaimana ibunda, apa keputusan ibunda?" tanya Shiro


"soal itu biar aku pikir-pikir dulu sekarang aku ingin mandi dan segera makan, perutku rasanya lapar sekali karena belum makan" jawab Adelina


Di rumah, forzan yang baru pulang dari pekerjaan nya bersama Elisabeth berpapasan dengan Andrea dan lalu forzan menanyakan dimana Adelina pada andrea


"Andrea, dimana adik mu sekarang?" tanya Elisabeth


"hm.... mungkin dia masih tidur, entah kenapa dia belum bangun dari jam segini" jawab Andrea


"memangnya Mina (pelayan pribadi Adelina) tidak membangunkan Adelina?" ucap Elisabeth


"tadinya sih mina mau membangunkannya tapi aku menghentikannya karena kupikir dia butuh tidur yang lebih lama" ucap Andrea


"kau ini gimana sih jadi kakak, masa adiknya dibiarin tidur hingga jam segini. Cepat bangunkan dia, bagaimana jika dia kenapa napa" kata Elisabeth sambil memarahi Andrea

__ADS_1


Andrea pun segera berlari ke kamar Adelina setelah dimarahi oleh ibunya, yah.. wajar sih dimarahi. jangan dicontoh ya sikap seorang kakak yang seperti ini


"tenang sayang, jangan terlalu khawatir" ucap forzan


"bagaimana bisa, Adelina kan biasanya tidak pernah tidur hingga siang begini. Bagaimana jika dia sakit nanti, ah sudahlah aku akan pergi melihatnya" ucap Elisabeth sambil pergi menuju kamar Adelina


"hah... kurasa dia terlalu khawatir" ucap forzan dengan nada rendah


Andrea terus mengetuk pintu tapi tidak ada suara balasan dari dalam, Andrea semakin khawatir dan juga cemas


"Adelina ini ada didalam ngak sih, gimana nih kalau sampai ibu marah" pikir Andrea


"Andrea, bagaimana? apa adikmu sudah bangun?" tanya Elisabeth


"kalau begitu cepat buka pintunya saja" ucap Elisabeth


"tapi pintunya dikunci dari dalam" kata Andrea


"buka saja secara paksa bagaimana jika dia kenapa napa" ucap Elisabeth


"baik bu" ucap Andrea

__ADS_1


Andrea kemudian mendobrak pintu hingga terbuka lalu Andrea serta ibunya masuk ke kamar Adelina tapi tidak ada siapapun


Mereka berdua semakin gelisah karena Adelina tidak ada dikamar, hingga Adelina keluar dari kamar mandi yang ada di kamarnya


Adelina bingung kenapa ibu dan kakaknya ada dikamarnya, lalu Adelina menanyakan apa yang sebenarnya terjadi


"kakak, ibu, ada apa ini? kenapa kalian ada disini lalu kenapa mukanya kelihatan gelisah begitu" tanya Adelina


Elisabeth langsung menghampiri Adelina dan memeriksa apakah Adelina baik baik saja atau tidak


"kau baik baik saja kan nak" ucap Elisabeth


"iya ngak apa-apa kok, memangnya ada apa?" tanya Adelina


"syukurlah kau baik baik saja ibu khawatir kau kenapa-kenapa lagi" kata Elisabeth


"eh?" Adelina yang kebingungan


"Sudah jangan pedulikan ibumu itu, dia terlalu khawatir karena kau bangun kesiangan saja" ucap forzan yang baru datang


"memangnya begitu, apa benar kak?" tanya Adelina

__ADS_1


"seperti yang kau lihat" jawab Andrea


...jangan lupa beri like dan semangati aku untuk terus update ya..☺️🌹...


__ADS_2