
"pertandingan babak keduanya akan diadakan besok, kemungkinan si pengguna kristal iblis juga akan ada disana nantinya. Tapi akan sulit bagiku mencarinya jika aku mengikuti lomba itu, apa aku batalkan saja ya" pikir Adelina yang sedang berbaring di kasur
"hei apa yang kau pikirkan? serius sekali..." tanya Andrea
"ASTAGA..., kenapa kakak bisa ada disini sih" ucap Adelina yang terkejut
"soalnya pintunya tidak dikunci makanya aku masuk dan juga kau bahkan tidak menyadari kalau aku masuk tadi" ucap Andrea
"setidaknya ketuk pintu dulu kalo masuk, bikin orang kaget aja. Lalu ngapain kakak ada disini?" tanya Adelina
Andrea hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan Adelina seakan dia sedang berfikir
"iya juga ya, aku kemari mau ngapain ya?" kata Andrea
"dasar gak jelas..." ejek Adelina
"sudahlah, lupakan saja apa tujuan ku kemari. Sekarang jawab pertanyaan ku apa yang sedang kau pikirkan Sampai bahkan kau tak tahu aku sedang masuk ke kamar mu?" tanya Andrea
__ADS_1
"aku sedang memikirkan untuk membatalkan mengikuti lomba babak kedua apa tidak besok" jawab Adelina tanpa basa basi
"eh? kenapa kau membatalkan mengikuti lomba babak kedua ha? padahal kan kau mungkin bisa memenangkan pertandingan ini, pikirkan lah baik-baik" ucap Andrea
Setelah sekian lama berfikir Adelina akhirnya telah membuat keputusan dan Andrea langsung menanyakan apa keputusan Adelina
"jadi apa keputusan mu?" tanya Andrea
"baiklah kalau begitu.......... aku akan membatalkan untuk mengetahui lomba babak kedua" jawab Adelina dengan muka datar
"Kenapa kau membatalkannya.... kau kan bisa menjadi pemenangnya mungkin.." ucap Andrea sambil menggoyangkan tubuh Adelina
"memang benar sih..." ucap Andrea
Adelina kemudian menyuruh kakaknya untuk mengurus pembatalan lombanya agar Adelina dapat lebih fokus untuk mencari pengguna kristal iblis saat di pertandingan besok
Untuk persiapan besok, Adelina mempelajari sihir sihir dan juga mencari tahu informasi mengenai kristal iblis lewat buku buku yang ia baca
__ADS_1
keesokan harinya, pertandingan babak kedua dimulai. Adelina datang kesana sebagai penonton bukan sebagai peserta, tapi yang datang bukanlah Adelina yang asli
Itu merupakan wujud tiruannya yang dibuat Adelina dengan sihirnya, sementara itu Adelina yang asli menggunakan sihir penyamaran dan mengubah bentuk wajahnya dan agar mudah untuk mencari si pengguna kristal iblis
"kelihatannya hari ini banyak peserta yang mengundurkan diri" ucap yang mulia kaisar
"kelihatannya begitu, sangat disayangkan putri dari forzan itu juga mengundurkan diri dari pertandingan" kata Azeffar
"benarkah? sayang sekali ya,emang benar sih pertandingan babak kedua ini sangatlah sulit tapi aku tak menyangka dia akan mengundurkan diri" ucap yang mulia kaisar
Disisi lain Adelina yang sedang menyamar dan membaur dengan orang disekitarnya, terus mengawasi untuk menemukan si pengguna kristal iblis itu
"aku sama sekali belum merasakan keberadaan dari kristal iblis itu, apa dia belum datang atau mengundurkan diri ya. Tapi pertandingan babak kedua ini akan sangat menguntungkannya mencari tumbal dan akan rugi jika ia mengundurkan diri" pikir Adelina
"permisi... bolehkan anda agak minggir, karena saya mau lewat" ucap seorang wanita
"ah! maaf maaf, iya silahkan lewat" jawab Adelina yang sedang menyamar
__ADS_1
saat wanita itu lewat tepat di samping Adelina, Adelina merasakan energi yang begitu kuat dan campur aduk dari wanita tadi