Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 80


__ADS_3

"kenapa aku harus ada disini sih, lebih baik aku pergi saja daripada melakukan hal yang ngak jelas" pikir Adelina


Adelina pun lalu pergi berkeliling sambil menyejukkan pikiran, Adelina berkeliling di sekitar taman kerajaan yang sedang dibuka dan bisa dimasuki siapapun


"huh... rasanya tenang sekali, bisa menjauh dari kerumunan para nona bangsawan yang gila itu" ucap Adelina sambil menghirup udara segar


"kau benar, disini memang sangatlah nyaman" ucap seorang pria dari belakang


Ketika mendengar suara tersebut Adelina segera menengok kebelakang dan betapa terkejutnya Adelina saat menengok kebelakang, orang yang ia lihat adalah pangeran William


Adelina lalu segera memberi salam pada pangeran William sebagai rasa hormatnya dan sopan santun dari bangsawan


"ah.., senang bertemu dengan anda pangeran William dari kerajaan bonghae" ucap Adelina


"tidak perlu memberi salam seperti itu" ucap pangeran William


"sudah kewajiban saya sebagai bangsawan untuk memberi salam pada orang lain apalagi dia kedudukannya lebih tinggi" kata adelina


"iya ya, kau juga suka ya berkeliling di sekitar taman ini?" tanya pangeran William

__ADS_1


"sebenarnya saya kemari karena ingin menyegarkan diri dari kumpulan para nona bangsawan yang terkagum akan yang mulia pangeran William" jawab Adelina


Pangeran William tertawa mendengar perkataan Adelina, Adelina sendiri bingung kenapa pangeran William tertawa. Karena sepertinya Adelina tidak mengatakan hal yang membuat pangeran William tertawa


"pangeran apa saya mengatakan hal yang lucu?" tanya Adelina


"hahaha... tidak kok, aku hanya berfikir kita ini sangatlah mirip" jawab pangeran William


"mirip?!!" ucap Adelina kebingungan


"Iyah, ku kira hanya aku saja yang ngak menyukai para nona bangsawan yang selalu terus menatapku dan memuji diriku" ucap pangeran William


"kalau begitu sampai jumpa" balas pangeran William


Adelina pun bergegas pergi menjauh dan perkataannya yang sebelumnya tadi yang berkata bahwa Adelina ada urusan itu adalah kebohongan, Adelina mengatakan itu karena ingin segera pergi dari situ


Menurut Adelina pangeran William orangnya itu cukup aneh apalagi saat mendengar jawaban ia saat tertawa tadi, menurut Adelina itu aneh


"hah... ngak penggemarnya, ngak orangnya sama sama aneh saja (para nona bangsawan yang mengagumi pangeran William dan pangeran William sendiri)" ucap Adelina yang sudah berada jauh

__ADS_1


Saat Adelina ingin kembali berjalan, tiba-tiba sebuah tangan menepuk pundaknya. Adelina berfikir ada orang aneh lainnya yang menemuinya dan saat berbalik itu adalah Deon


"huh... syukurlah....." ucap Adelina


"kau ini kenapa sih!" kata Deon


"tidak kok hehehe" ucap Adelina sambil tertawa


"ya tentu saja aku bersyukur karena yang datang bukan orang aneh seperti pangeran William" pikir Adelina


"apa kau kemari juga karena ingin melihat pangeran William dari kerajaan bonghae?" tanya Deon


"sebenarnya sih saya ngak mau, tapi ibu saya memaksa saya. mau bagaimana lagi, saya jadi terpaksa kemari" jawab Adelina


Adelina melihat Deon seperti sedang memikirkan sesuatu yang berat, dan itu terlihat dari wajahnya. Tapi entah kenapa tatapannya membuat Adelina ingin menyentuh kepalanya dan mengelus rambutnya


"anu... tuan panglima, apa anda baik baik saja?" tanya Adelina sambil menahan dirinya yang ingin mengelus kepala Deon


"ikut aku sebentar" ucap Deon yang langsung menggenggam tangan Adelina

__ADS_1


Deon pun lalu menarik Adelina dan membawanya ke suatu tempat, Adelina kebingungan kenapa Deon tiba-tiba bertindak seperti itu


__ADS_2