
"uhmh... sekarang aku dimana? kenapa sepertinya ini bukan dikamar ku!" ucap Adelina yang terbangun dari pingsannya
"kau sudah bangun, apa tubuhmu baik baik saja?" tanya Deon
"ini aku halusinasi atau apa sih, kenapa aku sedang melihat Deon lagi bicara padaku" ucap Adelina
"ini bukan halusinasi mu kok, ini benar-benar nyata" ucap Deon
Adelina yang masih belum sadar sepenuhnya karena baru saja bangun mengira dia sedang berada di kamarnya dan berhalusinasi Deon sedang ada didepannya Adelina terlihat seperti orang yang tidak ingat hal yang sebelumnya dia lakukan
"jika kau masih lelah kau tidurlah lagi, jangan terlalu memaksakan dirimu" ucap Deon
Adelina lalu mengusap matanya dan berkedip pelan, dan melihat Deon yang sedang duduk disampingnya dia langsung teriak
"AKH.... kenapa anda bisa ada disini?" teriak Adelina
"memangnya kenapa jika aku ada disini, ini kan kamar ku" ucap Deon
__ADS_1
"ka...kamar mu?" ucap Adelina kebingungan
"memangnya kau lupa apa yang tadi kau lakukan padaku?" tanya Deon
"me..memangnya apa yang kulakukan, terus kenapa aku ada disini" kata adelina dengan penuh kebingungan
Adelina mencoba mengingat ingat hal apa yang sebelumnya ia lakukan dan saat Adelina mengingatnya ia langsung menarik selimut dan menutupi tubuhnya karena malu
Adelina mengingat adegan ciumannya dengan Deon, walaupun itu bertujuan untuk membantu Deon tapi Adelina tetap saja malu apalagi saat dia bangun orang itu sudah ada didepannya
"hahaha, apa kau sudah mengingatnya?" tanya Deon
"tentu saja aku tahu kau itu melakukan itu untuk menolongku jadi aku ingin mengucapkan terima kasih, memangnya apa yang kau pikirkan" kata Deon
"n...ngak kok, saya ngak mikir apa apa" ucap Adelina yang masih menutupi tubuhnya dengan selimut
"jika memang kau masih tidak nyaman lebih baik istirahat saja dulu" ucap Deon
__ADS_1
"ah, tidak perlu. saya baik baik saja kok, lalu bagaimana dengan anda tuan panglima apa sudah jauh lebih baik" ucap adelina yang melepas selimut yang menutupi tubuhnya
"saya sudah lebih baik itu juga karena berkat anda" ucap Deon
"syukurlah kalau begitu, karena saya juga sudah baik baik saja sebaiknya saya pergi sekarang" kata adelina
"sebaiknya istirahat lah sebentar apalagi kau baru saja sadar" ucap Deon
"tidak perlu, saya akan datang lagi untuk memeriksa anda" ucap Adelina yang menghilang dengan sihir teleportasi
Sebenarnya tadi Adelina ingin segera pergi bukan karena sudah lebih baik, memang benar kalau tubuh Adelina baik baik saja akan tetapi Adelina segera meninggalkan Deon karena merasa malu apalagi mengingat adegan ciumannya
Adelina yang sudah mengeluarkan dirinya dari selimut tadi berpura-pura seolah dia tidak malu sama sekali seakan akan dia sudah melupakan kejadian tersebut
Tetapi yang sebenarnya tidak seperti itu, hal tersebut terus teringat pada kepala Adelina
"akh... aku ini kenapa sih, bisa bisanya aku malu padahal kan ciuman itu hanya untuk penyembuhan dan lalu kenapa aku bilang akan kembali untuk memeriksanya sih. Lebih baik aku ngak bertemu dia sementara waktu" ucap adelina yang sedang memukuli kasurnya
__ADS_1
Sebenarnya ciuman mulut Adelina ini adalah yang pertama kalinya dari yang sebelum bereinkarnasi ataupun sesudah bereinkarnasi jadi wajar saja kalau Adelina bisa bersikap seperti itu