
"jadi apa yang ingin kau tanyakan" ucap Andrea
"ini soal spirit merak putih, apa menurut anda saya adalah orang yang pantas mendapatkan karunia seperti ini apalagi aku merasa bahwa seharusnya anugrah semacam ini diberikan pada orang lain yang lebih baik dari diriku" kata amber
"biar kutanya padamu, apa kau membenci kekuatan ini amber?" tanya Andrea
"tidak, aku tidak membencinya hanya saja cuma merasa ngak pantas mendapatkan kekuatan suci ini" jawab amber
"Dewi memberikan kekuatan itu padamu karena dia tahu bahwa kau adalah orang yang tepat dan kau juga tidak membenci ini, bukannya dulu kau pernah berkata pada saat itu bahwa jika kau memiliki kemampuan dan keberanian kau akan menggunakan kekuatan tersebut untuk melindungi banyak orang bukan" ucap Andrea
"iya itu benar tapi.." ucap amber
"***... aku tahu kau pasti bisa melakukannya, aku yakin itu dan aku akan membantumu selalu" kata Andrea
Rasa gelisah yang ada pada amber kemudian menghilang berkat perkataan Andrea, dukungan dari Andrea membuat amber yakin bahwa dia juga bisa melindungi banyak orang dengan kemampuannya tapi permasalahannya adalah amber tidak dapat berkomunikasi dengan spirit miliknya sendiri
__ADS_1
"anu... tapi bagaimana caranya agar aku bisa berkomunikasi dengan spirit milikku?" tanya amber
"benarkah, biasanya spirit terlebih dahulu yang berbicara pada tuannya. Apa dia belum bicara padamu" tanya balik Andrea
"tidak tuh, aku belum berbicara pada spirit milikku" jawab amber
"gimana ya...., coba kau fokuskan dirimu dan cobalah bicara pada spirit mu melalui pikiran" ucap Andrea
"memangnya itu bisa?" tanya amber
"tidak ada salahnya kan untuk mencoba" jawab Andrea
"amber aku membawakan mu obat, cepatlah minum ini agar kau segera pulih" ucap Adelina yang datang membawa obat
Saat masuk Adelina melihat kakaknya dan juga amber yang berpelukan walaupun sebenarnya itu bukan pelukan melainkan Andrea yang menangkap amber supaya tidak jatuh tapi karena posisi mereka saat ini seperti sedang berpelukan jadi Adelina mengira kakaknya mulai melakukan hal yang tidak harus dilakukan
__ADS_1
"padahal baru aku tinggal pergi sebentar tapi kalian malah berpelukan lagi" ucap Adelina
"a... Adelina ini bukan begitu kok, Andrea tadi hanya menangkap ku yang hampir jatuh tadi" ucap amber
"iya, lagipun kenapa kau sampai mengira kami berpelukan sih" ucap Andrea
"alasan klasik, aku sudah pernah mendengar hal semacam itu" ucap Adelina
Adelina langsung mendorong kakaknya menjauh dari amber lalu menggantikan kakaknya yang duduk di samping amber tadi
"aduh... kenapa kau mendorong ku sih" ucap Andrea yang terjatuh
"aku mencoba menolong amber dari makhluk mesum sepertimu, sebelum ia terjerumus semakin dalam lebih baik aku segera menjatuhkan mu darinya" ucap Adelina
"kau apa-apanya sih berlebihan sekali, memangnya aku terlihat akan melakukan hal yang buruk apa" teriak Andrea
__ADS_1
"ya mungkin sekarang tidak tapi siapa yang tahu untuk kedepannya, bagaimana jika dia suatu hari nanti kau bakal melakukan hal buruk pada amber nantinya" ucap amber yang bodoh amat sama ocehan kakaknya
"kau..... segera menyingkir dari situ, itu adalah tempatku tadi" ucap Andrea