Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 186


__ADS_3

Adelina terus mengomel pada Deon dan pangeran Tristan sambil meluapkan emosinya, Deon dan pangeran Tristan hanya bisa diam dan mendengarkan Omelan dari Adelina dan mereka juga merasa bersalah seperti mereka telah melakukan kesalahan yang besar


"entah kenapa mendengar omelan nya ini membuatku merasa bersalah ya" pikir Deon sambil mendengarkan Omelan dari Adelina


"entah kenapa sepertinya Adelina meluapkan seluruh emosinya" pikir pangeran Tristan


Setelah cukup lama akhirnya omelan dari adelina berhenti para pelayan dan heiji merasa terkejut melihat orang yang memiliki kedudukan tinggi diomeli oleh seorang wanita dan apalagi yang diomeli adalah tuan panglima dan juga pangeran


"jadi bisa ngak kalian ngak usah mempermasalahkan masalah kecil begini" ucap Adelina


"sebenarnya umur mereka berapa sih masa cuma gara-gara aku tersedak saja mereka sampai ingin berselisih" pikir Adelina

__ADS_1


Adelina kemudian menyuruh Deon dan pangeran Tristan untuk berbaikan, setelah itu pangeran Tristan kembali ke istananya dan saat di istana, permaisuri mendatangi pangeran Tristan yang sedang mengerjakan beberapa pekerjaan


"ibu dengar dari para pengawal tadi kau sempat diomeli oleh nona Adelina dikediaman panglima tadi, apa itu benar?" tanya permaisuri


"i...iya itu benar" jawab pangeran Tristan


"ahahahah... astaga tak disangka pangeran kita ini dapat diomeli oleh seorang wanita" ucap permaisuri sambil tertawa


"bukannya itu hal yang wajar dirasakan saat kau diomeli oleh orang yang kau suka" kata permaisuri


"o...orang yang kusuka? i..ibu yang bicara sembarang" ucap pangeran Tristan

__ADS_1


"sudahlah jangan menyembunyikan rasa sukamu itu, dan apakah kau masih ingat saat kau berumur 9 tahun saat kau masih sering mengunjungi rumah Adelina, kau pernah berkata pada ayah dan ibu kalau kau ingin menikahi Adelina saat sudah dewasa nanti" ucap permaisuri


"a...aku tidak ingat pernah bilang seperti itu" ucap pangeran Tristan yang mukanya memerah


"wajar saja kau tidak ingat karena itu kau ucapkan saat kau masi kecil dan sudah jelas kau sudah lupa" ucap permaisuri


Ada kemungkinan bahwa di cerita yang asli sebenarnya pangeran Tristan sangat mencintai Adelina yang asli tapi karena kemunculan Elis membuat hubungan mereka terputus tapi Adelina mencoba untuk merebut kembali pangeran Tristan dari Elis karena Adelina yang asli tahu kalau pangeran Tristan terkena sihir pemikat tapi sayangnya dia tidak berhasil dan malah terbunuh


Dan juga sebenarnya pangeran Tristan tidak pernah melupakan ucapannya yang berkata ingin menikahi Adelina saat ia berumur 9 tahun, saat masuk umur 10 tahun pangeran Tristan mulai fokus untuk belajar menjadi pangeran yang bijak dan bertanggung jawab dan karena kesibukannya itu pangeran Tristan mulai tidak pernah lagi mengunjungi Adelina tapi rasa sukanya masih ada dan dia ingin bertekad menjadi kaisar yang hebat dan kemudian menikah dengan Adelina


Setelah mengingat dan melihat sifatnya pada Adelina pada saat ia sedang dalam sihir pemikat Elis, membuat pangeran Tristan merasa bersalah dan Semenjak dalam kendali sihir pemikat Elis, pangeran Tristan selalu berprilaku buruk pada Adelina jadi pangeran Tristan ingin bersikap baik pada Adelina untuk memperbaiki hubungannya mereka.

__ADS_1


"kuharap Adelina dapat bersama dengan ku kembali, aku ingin membuatnya bahagia dan memperbaiki semua kesalahanku padanya" pikir pangeran Tristan


__ADS_2