
"kenapa malah merasa ngak nyaman, bukannya seharusnya kau merasa senang karena sering dikirim hadiah begitu dan ditambah sepertinya kau terus menghindari pangeran Tristan belakangan ini" ucap amber
"ya mau gimana lagi, aku juga merasa ngak nyaman jika dia terus mengirimkan ku Hadian dan terus datang begitu" ucap Adelina
"aish... sepertinya kau memang ngak menyukai pangeran Tristan rupanya" ucap amber
"memangnya sejak kapan aku suka dengannya" kata adelina
"kan kalian waktu kecil dulu sering dekat dan siapa tahu ada rasa pada pangeran Tristan sekarang" ucap amber
"kau mendengar hal itu dari siapa?" tanya Adelina
"tentu saja dari ibumu memang darimana lagi, oh iya dan Andrea juga pernah menceritakan kau yang sering bermain dengan pangeran saat masih kecil" jawab amber
Walaupun hari ini Adelina merasa senang karena kakaknya akan segera bertunangan tapi dia merasa sangat khawatir tentang bencana yang akan muncul itu dan adelina berharap bencana tersebut tidak akan muncul pada saat hari pertunangan kakaknya besok
Adelina terus menemani amber agar tidak merasa kesepian karena tidak bisa bertemu dengan Andrea sebab sebuah tradisi jadi Adelina mengajak amber berkeliling agar dia tidak merasa bosan
__ADS_1
"oh iya Adelina, bukannya sekarang kau harus pergi berlatih dengan tuan panglima" ucap amber
"hari ini aku tidak latihan" ucap Adelina
"eh, kenapa?" tanya amber
"untuk hari ini aku ingin menemanimu agar tidak merasa bosan atau stres karena tidak dapat menemui Andrea dan juga aku sudah bilang pada tuan panglima kalau hari ini aku tidak akan datang" jawab Adelina
"jika dilihat lihat kau lebih dekat dengan tuan panglima daripada dengan pangeran Tristan" ucap amber
"memangnya kenapa, lagi pula akan seru bukan akan bagus jika kau bisa menikah dengan salah satu diantara mereka berdua" ucap amber
"sudahlah jang bicarakan tuan panglima dan juga pangeran Tristan lagi, aku bosan mendengarnya" ucap Adelina
"baiklah aku ngak akan membicarakan hal itu lagi" kata amber
Hari pun mulai sore dan adelina mengantarkan amber pulang kerumahnya dan saat adelina sampai di rumah, ia langsung dihampiri oleh kakaknya dan menanyakan bagaimana kabarnya amber saat bertemu dengannya tadi
__ADS_1
"kenapa kau pulangnya lama sekali sih, cepat beritahu padaku bagaimana kondisi amber tadi?" tanya Andrea
"astaga kak, tenanglah lagipula amber tidak kenapa-napa kok" jawab Adelina
"bukan itu maksudku, apakah dia bilang padamu dia merindukanku" ucap Andrea
"ya mana saya tahu, memangnya saya amber apa ahahahah...." ucap Adelina sambil tertawa
"jangan malah bercanda begitu, ayo cepat beritahu aku" ucap Andrea
"kalau mau tahu tanya saja sendiri ble.." ucap Adelina
Adelina merasa hubungan antara Andrea dan amber menjadi semakin baik, dan sepertinya Andrea juga terlihat sangat mencintai dan menyayangi amber
"kakak, amber berkata kalau dia merindukan kakak" ucap Adelina sambil menaiki tangga menuju kamarnya
Mendengar ucapan dari Adelina, Andrea merasa sangat bahagia menyadari bahwa amber juga merindukannya, dan setelah Andrea bertunangan nanti maka seluruh urusan di keluarga ini akan diserahkan pada Andrea karena Ialah penerus dari keluarga great holy spirit dan yang akan menggantikan posisi forzan nantinya
__ADS_1