
Adelina yang masih tertidur pada pagi hari, tiba-tiba dibangunkan oleh Mina sang pelayan pribadinya
Mina mencoba membangunkan terus menerus karena Adelina ngak mau bangun
"nona, ayo bangun...." ucap Mina yang sambil membangunkan Adelina
"hm.... Mina aku sangat kelelahan jadi biarkan aku tidur lebih lama" ucap Adelina yang menutupi tubuhnya dengan selimut
"tidak boleh, nona ngak boleh tidur lagi. apa nona lupa kalau hari ini nona harus segera bersiap karena akan ada tamu dari kerajaan lain yang akan datang" ucap Mina
"untuk apa aku peduli, lagian kan tamu itu kan akan pergi ke istana bukan kesini" kata adelina
"tapi kan akan banyak nona bangsawan yang akan pergi melihat tamu tersebut...." ucap Mina
"ngak peduli...." gerutu Adelina
Tamu yang akan datang merupakan pangeran dari kerajaan bonghae dan nama pangeran itu adalah William
Pangeran William merupakan putra mahkota yang akan melanjutkan gelar raja ayahnya dari 3 bersaudara
__ADS_1
Ada rumor yang menyebar bahwa pangeran William sangat tampan, memiliki rambut pirang yang indah dan mata hijau yang sangat tenang
Pada saat Mina sedang mencoba membangunkan Adelina, ibu Adelina yaitu Elisabeth. tak sengaja lewat didepan kamar dan melihat gak tersebut
Kemudian Elisabeth menghampiri Mina dan bertanya apa yang dia lakukan
"mana, apa yang kau lakukan?" tanya Elisabeth
"ah, nyonya. ini saya sedang mencoba membangunkan nona Adelina" jawab Mina
"mungkin dia kelahan jadi biarkan saja tidur lebih lama" ucap Elisabet
"begitu ya, jadi itu hari ini..... ...... ..... ...... APA.........., kenapa baru bilang sekarang sih" ucap Elisabeth yang sangat terkejut
Elisabeth langsung segera membangunkan Adelina dan menyuruhnya untuk segera bangun dan bersiap pergi karena ingin pangeran William jatuh cinta pada putrinya
"Adelina ayo cepat bangun.... aduh.. kok aku bisa lupa sih ini hari pangeran William datang sih" ucap Elisabeth
"kelupaan nyonya dan nyonya mirip sekali" pikir Mina
__ADS_1
Dan pada akhirnya Adelina terpaksa datang ke sana dengan berat hati, menurut Adelina ini adalah hal yang menjengkelkan karena harus datang ketempat seperti ini untuk melihat pangeran William apalagi Adelina ngak memiliki keinginan untuk melihat seberapa tampan pangeran William Karena ngak peduli
Adelina saat ini berada di dekat benteng gerbang istana dengan banyak nona bangsawan yang sedang menunggu pangeran William lewat
"huh... aku ngak mengerti kenapa wanita wanita ini rela menunggu begini demi dapat melihat pangeran William" pikir Adelina
Tak lama kemudian, kereta kuda yang dinaiki pangeran William pun lewat, memang benar kalau rumor itu bukan sekedar rumor. wajahnya memang sangat tampan dan rupawan bahkan banyak wanita yang sangat mengagumi ketampanannya itu
Akan tetapi ekspresi Adelina biasa biasa saja, dan menganggap kalau pangeran William tidak begitu tampan
"lihat kan, pangeran William tadi sangat tampan"
"iya itu benar"
"astaga... rambut dan matanya juga sangatlah indah, kurasa itu berkah dari dewi"
"apaan sih lebay banget, cuma pria seperti itu saja dibilang indah bahkan Deon lebih tampan darinya" pikir Adelina
"tu... tunggu dulu, kenapa aku malah membandingkan pangeran William dengan Deon sih, akh......" gerutu Adelina
__ADS_1
Entah kenapa akhir-akhir ini Adelina banyak kepikiran tentang Deon, awalnya sih Adelina mengira itu karena khawatir dengan apa yang menimpa Deon tapi Adelina terlalu sering kepikiran Deon dan menurut Adelina merasa dirinya semakin aneh