
Saat sampai diruang tamu dilantai bawah tempat yang mulia pangeran Tristan berada, Adelina memberikan salam pada pangeran Tristan dan kemudian berpamitan dengan Deon
"salam hormat saya kepada yang mulia pangeran" ucap Adelina sambil membungkuk
"ah, iya..." ucap pangeran Tristan
"huh... kenapa harus bertemu dengannya sih, rasanya menjengkelkan sekali harus memberi salam dan membungkuk padanya" pikir Adelina
"maaf tapi saya hanya bisa mengantarkan sampai di sini" ucap Deon
"tidak apa kok, terima kasih atas bantuan anda dan saya mohon izin untuk pamit tuan panglima" ucap Adelina
"baiklah" kata Deon
Adelina pun berjalan keluar dan kembali kerumahnya, lalu Deon duduk disebuah sofa sambil berbicara dengan pangeran Tristan
"apa kau sudah mulai tertarik dengan wanita?" tanya pangeran Tristan
__ADS_1
"apa maksudnya anda berkata seperti itu" ucap Deon
"yah itu karena kau tidak pernah mendekati wanita manapun atau membawa seorang wanita ke kediaman mu. Tapi aku tak menyangka kau akan menyukai wanita seperti itu" ucap pangeran Tristan
"sepertinya anda begitu tidak menyukai wanita tersebut, lantas memangnya apa yang membuatmu membencinya?" tanya Deon
"kau tahu bukan kalau wanita itu dulu sering mengejar ngejar diriku atau bahkan mengikuti ku kemana mana, pasti dia bersikap cuek didepan ku agar mendapatkan perhatian dari ku dengan mengubah sikapnya" jawab pangeran Tristan
"kurasa tidak begitu, pemikiran mu terlalu berlebihan dan perlu saya jelaskan pada anda bahwa aku dan wanita itu tidak ada hubungan apapun" ucap Deon
"lalu jika kau tidak menyukainya lantas mengapa kau membelanya?" tanya pangeran Tristan
Pangeran Tristan tersentak mendengar perkataan Deon dan juga perasaan seperti kesal terasa dari dirinya
Panglima adalah orang yang paling berpengaruh setelah yang mulia kaisar dan pangeran, sebenarnya di kerajaan lain tidak ada posisi panglima yang setinggi ini
Dan hanya kerajaan inilah yang panglimanya memiliki pengaruh serta kekuasaan yang cukup kuat, bahkan posisi putra mahkota atau penerus raja selanjutnya bisa dimiliki olehnya jika ia ingin bersaing dengan pangeran Tristan
__ADS_1
"baiklah lupakan percakapan yang tadi, aku dengar kalau bola kristal matahari juga dicuri dari kediaman mu. Apa itu benar?" tanya pangeran Tristan
"iya itu benar" jawab Deon
"kenapa kau bisa tenang tenang saja begini jika tahu bahwa bola itu dicuri, seharusnya kau segera mencari pencurinya" ucap pangeran Tristan
"untuk apa mencarinya, lagi pula tidak ada yang dapat menggunakan kekuatan dari bola kristal matahari itu bahkan Azeffar sang pemilik menara sihir juga tidak dapat menggunakannya" kata Deon
"tapi tetap saja, bagaimana bila pencuri itu dapat menggunakan kekuatan dari bola kristal matahari. itu akan jadi masalah nantinya" ucap pangeran Tristan keras
"tidak perlu khawatir, aku yakin bila memang pencuri itu dapat menggunakannya dia tidak akan melakukan kekacauan atau hal buruk lainnya" ucap Deon
"bagaimana kau bisa begitu yakin hadeh..., terserah lah. Aku akan percayakan saja padamu dan aku juga minta maaf, pasti kau sangat kerepotan mengurus masalah di dream forest juga" ucap pangeran Tristan
"tidak apa, lagi pula aku mendapat bantuan dari seseorang" kata Deon
...Hallo.......
__ADS_1
...bagi kalian yang punya saran silahkan tulis di komentar ya, jangan lupa like juga. salam dari author 😘...