Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 5


__ADS_3

Pada saat minum teh dirumah elis, pangeran tristan datang kerumah elis dan menghampiri kami yang sedang meminum teh berdua


"elis ternyata kau ada disini rupanya" ucap pangeran tristan


"anda datang ya yang mulia pangeran, ada apa anda mencari saya" tanya elis


"aku hanya ingin menemui mu saja, maaf aku mengganggu minum teh mu bersama nona adelina. Aku tak tahu jika dia ada disini" jawab pangeran tristan


"tidak kok, tidak mengganggu sana sekali" ucap elis


Adelina pun berdiri dan menunduk pada pangeran juga memberi salam sebagai rasa hormat nya pada keluarga kerajaan


"saya memberi hormat pada pangeran tristan" ucap adelina sambil membungkuk


"ya ampun... pangeran maafkan saya, seharusnya saya menunduk dan memberikan salam pada anda" ucap elis gelisah


"tidak apa kok, tapi aku tak menyangka kau berteman dengan orang yang memiliki rumor sangat menyukai ku" kata pangeran tristan


"pangeran, jangan katakan itu pada adelina" bela elis

__ADS_1


"tidak apa elis, lagi pula itu hanya rumor dan belum tentu benar" ucap adelina


Suasana rumus terasa diantara mereka gara gara pangeran tristan mengungkit soal rumor yang mengatakan bahwa adelina menyukai pangeran tristan


Tapi aku tidak bisa menyangkal itu, memang benar bahwa adelina menyukai pangeran tristan tapi yang sekarang ada di tubuh ini adalah aku


Dan aku yang akan menggantikan hidup adelina dan mengubah nasibnya yang buruk ini


"oh.. jadi maksudmu rumor itu bohong? jadi apakah kau memiliki alibi atau bukti bahwa rumor itu bohong?" tanya pangeran tristan


"yang mulia pangeran mohon jangan berkata begitu, adelina adalah temanku mohon pangeran jangan menyudutkan nya" ucap elis


"jadi apa buktinya jika rumor itu palsu?" tanya pangeran tristan


"saya tak peduli rumor itu benar atau tidak, yang terpenting sekarang seperti yang anda lihat, saya tidak menyukai anda. Dan jikalau rumor itu benar lantas kenapa? saya sekarang tidak menyukai yang mulia pangeran lagi" ucap adelina


"adelina..." gumam elis


"elis nanti kita bertemu lagi jika ada waktu ya, sekarang saya harus pergi" ucap elis

__ADS_1


"y..ya baiklah" kata elis


Adelina pun langsung meninggalkan rumah elis dan pulang kerumah


Di perjalanan pulang hal tak terduga lagi terjadi pada adelina, ia merasakan ada energi yang begitu besar didalam hutan


Adelina kemudian menyuruh kusir untuk menghentikan kereta kuda nya, dan adelina kemudian turun dan memasuki hutan mencari sumber energi yang begitu besar yang tadi ia rasakan


Pada saat mencari sumber energi tersebut, adelina menemukan telur putih yang cukup besar dan energi yang tadi ia rasakan berasal dari telur tersebut


Saat adelina menyentuh sedikit telur itu, kemudian telur itu pun retak dan membuat adelina khawatir


"astaga telurnya retak, masa cuma gara gara disentuh sedikit retak sih" ucap adelina cemas


Telur itu kemudian bergerak dan menetas dan keluar sebuah bayi naga berwarna putih


"naga? bagaimana telur naga bisa ada disini, apalagi telurnya ini sudah menetas" gumam adelina


Bayi naga itu membuka matanya dan memeluk adelina dan memanggilnya ibunda..

__ADS_1


Adelina terkejut karna naga itu memanggil nya ibunda, adelina pun mencoba menjauhkan naga itu darinya dan mengatakan padanya bahwa dia itu bukan ibunya


__ADS_2