
Walaupun Hayakawa yang tidak bisa menggunakan sihirnya karena asap hitam pelumpuh, ia tetap mencoba berdiri dan menyerang Adelina dengan serangan fisik
Walaupun serangan itu dapat dihindari dengan mudah oleh Adelina, Hayakawa tetap saja terus menyerang bahkan saat tubuhnya sedang terluka
Adelina kemudian menggunakan sihir untuk mengakhiri pertandingan ini, sihir yang digunakan oleh Adelina adalah sihir pemanggilan dan kemudian Hayakawa dikelilingi oleh prajurit zirah besi yang menyodongkan pedang mereka ke leher Hayakawa
Dan kemudian Hayakawa dinyatakan kalah karena tak dapat menggerakkan badannya lagi dan jika ia bergerak maka lehernya akan mengenai pedang yang mengelilinginya
"HM... aku belum pernah melihat seseorang melakukan sihir pemanggilan sebanyak itu, sepertinya dia gadis yang berbakat. Dari gerakannya sepertinya dia adalah bangsawan, dari keluarga mana dia berasal?" tanya yang mulia kaisar
"eh? apa yang mulia kaisar tidak tahu kalau dia adalah putri dari tuan forzan" ucap pangeran Tristan
"benarkah? huh.. sepertinya aku terlalu lama berada di kerajaan sehingga aku tidak tahu putri dari forzan sudah sebesar itu, terakhir kali aku melihatnya dia masih sangat kecil" ucap yang mulia kaisar
"sayang sekali, padahal aku ingin memasukkannya sebagai murid ku di menara sihir" ucap Azeffar
__ADS_1
"memangnya kenapa bisa begitu?" tanya yang mulia kaisar
"tentu saja karena forzan tidak memperbolehkan ku untuk memasukkan putrinya karena putrinya tidak menginginkannya" ucap Azeffar
Hayakawa yang duduk diarea pertandingan yang sedang menerima kekalahannya, tiba tiba Adelina datang padanya dan bicara dengan lembut
"hei apa yang kau lakukan, jangan duduk diam disitu saja. pertandingan selanjutnya akan segera dimulai sebaiknya kau pergi beristirahat" ucap Adelina
"ke..kenapa kau bicara padaku?" tanya Hayakawa
"Bu..bukan begitu, tapi kan aku ini lawan mu" ucap Hayakawa
"itu kan tadi, pertandingan sudah berakhir. Ayo aku bantu kau berdiri, kau pasti sangat lelah bukan" ucap Adelina sambil mengulurkan tangan
Hayakawa pun tersenyum dan memegang tangan Adelina, dan mereka kemudian pergi keluar arena pertandingan bersama
__ADS_1
"aku tak menyangka dia bisa bersikap baik pada lawannya, kemampuannya juga sudah seperti yang diharapkan dari keluarganya great holy spirit. dia benar benar gadis yang baik" ucap yang mulia kaisar
"memang benar jika keluarga itu dikenal hebat karena memiliki spirit yang luar biasa hingga dinamakan keluarga great holy spirit, tapi anehnya gadis itu belum melakukan upacara pemanggilan spirit" ucap Azeffar
"kurasa dia itu mungkin tidak dapat melakukan upacara pemanggilan spirit atau memang ia tidak ingin melakukan kontak apapun dengan spirit, bagaimana menurutmu panglima?" tanya yang mulia kaisar
"dilihat dari perkataan Baginda barusan memang ada dua kemungkinan seperti itu tapi pemikiran orang orang sangatlah unik sehingga sulit untuk ditebak" ucap Deon
Diluar area pertandingan, Adelina sedang mengobati Hayakawa dengan sihir penyembuhan miliknya
"anu.. kenapa kau mau membantu ku?" tanya Hayakawa
"tentu saja karena aku ingin melakukannya, kalau tidak mau kenapa aku melakukan ini" jawab Adelina
"be..begitu ya.." ucap Hayakawa
__ADS_1
"sejujurnya aku kagum padamu, saat pertandingan tadi kau yang sudah tahu tidak dapat menggunakan sihir lagi tapi kau tetap berusaha untuk tidak menyerah. Dan juga walaupun tubuhmu sudah sangat kelelahan kau bahkan masih tidak ingin menyerah walau kau tahu itu tidak berguna sama sekali, kau tetap bertekad untuk tidak menyerah" ucap Adelina