Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 123


__ADS_3

Deon yang tadi pergi meninggalkan Adelina dan berada diruang ya tersenyum sambil mengerjakan dokumen dokumen, alasan Deon tersenyum adalah mengingat wajah kesal Adelina dan sikapnya yang mencoba merayunya itu sangatlah lucu bagi Deon


"hhhh... sikapnya tadi imut sekali, apa aku harus bersikap seperti lagi padanya" pikir Deon


"kau ternyata sudah membuka hatimu untuk seseorang rupanya ya" ucap spirit naga hitam milik Deon melalui telepati


"apa maksudmu aku membuka hati, jangan mengucapkan hal aneh yang tidak masuk akal" balas Deon


"kau bahkan bisa tersenyum seperti itu karena wanita tersebut lalu bukankah berarti kau sudah mulai membuka hatimu padanya, dan juga aku tidak ingat terakhir kali tertawa dahulu sebelum bertemu dengannya" ucap naga hitam


"berhentilah mengatakan hal yang tidak tidak, mana mungkin aku memiliki perasaan padanya" kata Deon


"huh... cepat atau lambat pasti kau akan menyadarinya" ucap naga hitam


"aku tidak akan menyadari apapun karena itu memang tidak ada" ucap Deon

__ADS_1


Selesai mengerjakan tugasnya, Deon pergi keluar melihat hasil pelatihan para prajurit tapi betapa terkejutnya Deon melihat para prajuritnya pada kelelahan dan kehabisan tenaga dan itu semua adalah ulah dari adelina


"astaga... kemampuan kalian payah sekali, masa kalian tidak bisa mengalahkan seorang wanita saja" ucap Adelina yang berdiri diantara para prajurit


"huh... sepertinya kau terlalu berlebihan pada mereka Adelina, mereka itu tidak sekuat dirimu jadi jangan memaksakan mereka bertarung dengan mu lagi apa kau tidak lihat diri mereka yang kelelahan" ucap Andrea


"aku melakukan ini karena untuk meningkatkan kemampuan mereka agar menjadi lebih baik lagi" kata adelina


"setidaknya menahan dirilah saat melwan mereka apa tidak bisa?" tanya Andrea


"jadi dia sudah menahan diri tapi tetap saja masih terlalu kuat, sebaiknya aku mengajaknya pergi sebelum dia menyuruh para prajurit yang kelelahan untuk berlatih dengannya lagi" pikir Andrea


Andrea lalu mengajak Adelina untuk beristirahat terlebih dahulu dan memberikan para prajurit waktu istirahat juga tapi Deon datang dan mengajukan dirinya untuk melawan Adelina


"bagaimana jika kau melawan diriku, lagipula tidak ada lagi yang bisa kau ajak kan" ucap Deon

__ADS_1


"tu...tuan panglima tidak usah, dia sudah kelelahan sebaiknya dia istirahat" ucap Andrea


"ya ampun.... mungkin Adelina hebat melawan siapapun tapi jika melawan tuan panglima itu pasti tidak akan bagus untuknya, siapa dikerahkan ini yang tidak seberapa kuat tuan panglima" pikir andrea


"cukup menarik, lagipula juga aku sudah bosan menahan diri. sebuah kehormatan bisa melawan anda tuan panglima" ucap Adelina


"hei apa kau yakin kau ingin melawan tuan panglima? apa kau tidak tahu seberapa kuat dan hebatnya dia" bisik Andrea pada Adelina


"tentu saja aku tahu, kehebatannya juga bahkan terkenal sampai ke kerajaan lain" balas Adelina


"jika kau tahu itu lalu kenapa kau malah mau melawannya, apa kau gila ha!" ucap Andrea


"sudah kakak tidak perlu khawatir" kata adelina


Adelina lalu berjalan dan menghampiri Deon yang menandakan dia siap untuk melawannya, Andrea tidak bisa berbuat apa-apa karena keputusan adiknya yang sangat keras kepala dan tidak mau mendengarkannya

__ADS_1


"terserah saja kau Adelina, jika kau sampai kenapa napa jangan salahkan aku karena tidak memberitahu mu" pikir andrea


__ADS_2