
Adelina yang sedang membaca buku untuk menenangkan pikirannya awalnya tenang saja kemudian tiba-tiba melempar bukunya ke tembok
"akh.... aku ini kenapa sih kok ke ingat ciuman itu terus sih, padahal aku membaca buku untuk menenangkan pikiran tapi ngak berguna tetap saja aku terus mengingatnya" ucap Adelina yang mulai kesal dengan dirinya sendiri
"nona apa yang anda lalukan? kenapa nona melempar buku milik nona?" tanya Mina yang baru masuk
"kau melihatnya ya, sepertinya pikirkan ku sedang tidak jernih" jawab Adelina
"menanya apa yang terjadi pada nona?" tanya lagi Mina
"sudahlah, aku juga ngak mau mengingat hal itu lagi" ucap Adelina
Saat Mina sedang membersihkan kamar Adelina, Adelina kemudian menanyakan pertanyaan yang ngak pernah diduga oleh Mina
"Mina.. apa kau pernah mencium seorang?" tanya Adelina
"ke.. kenapa nona menanyakan hal itu?" tanya balik Mina
"ya cuman pengen tau aja" jawab Adelina
__ADS_1
"begitu ya.. sebenarnya saya pernah mencium seorang yang sangat saya sayangi tapi itu dulu, sekarang saya sudah membencinya" ucap Mina
"wah... tragis sekali ya" ucap Adelina yang terbaring di kasur dengan kepala terbalik
Sebenarnya Adelina juga bingung mengapa menanyakan hal seperti itu pada Mina, Adelina berfikir apakah Mina mengalami hal yang sama seperti Adelina saat berciuman
Sebenarnya Adelina ngak peduli dengan cerita cinta yang terucap dari Mina, Adelina hanya ingin mengetahui bagaimana perasaan Mina setelah berciuman untuk pertama kalinya
"itu kan ciuman pertama mu kan, lalu hal apa yang kau rasakan saat selesai berciuman?" tanya Adelina
"ya seperti itu.., saya sangat bahagia juga agak sedikit malu" jawab Mina
"Sebenarnya nona ini kenapa sih menanyakan hal seperti ini, ngak seperti biasanya saja" pikir Mina
Kemudian Adelina meminta Mina untuk memilih gaun yang bagus karena ingin mengunjungi amber, pasti sudah tahu kan atau sudah menebak apa yang akan dilakukan Adelina disana saat bertemu amber
Saat dalam perjalanan menuju rumah amber Adelina mampir kesebuah toko roti untuk dibawakan pada amber, setelah selesai membeli roti Adelina pun keluar dari toko tersebut
Dan pada saat keluar dari toko tersebut, beberapa meter dari arah barat Adelina melihat Deon yang sedang membeli sesuatu. Adelina yang melihat Deon langsung bersembunyi dibelakang kereta kudanya
__ADS_1
"eh, kenapa aku malah sembunyi! aku ini kenapa sih belakang ini bersikap aneh Mulu sih. sudahlah sebaiknya segera naik dan pergi ke rumah amber, dan semoga Deon tidak melihatku" pikir Adelina
Adelina kemudian langsung naik kedalam kereta kudanya, sesampainya di rumah amber tampak wajah gembira pada muka amber saat adelina datang sedangkan Adelina hanya tersenyum ala kadarnya
"Adelina, apa yang terjadi padamu, apakah ada masalah?" tanya amber
"iya, kurasa begitu.." jawab Adelina
"astaga.. ayo kita masuk dan bicarakan didalam saja" ucap amber
Amber kemudian mengajak Adelina untuk duduk di taman yang ada dirumahnya, amber bertanya pada Adelina sebenarnya masalah apa yang sedang ia alami
Adelina agak tidak enak untuk mengatakan masalahnya pada amber, jadi Adelina menceritakan masalahnya seolah olah itu masalah milik orang lain
"Adelina sebenarnya kau ada masalah apa?" tanya amber
"sebenarnya aku pusing karena memikirkan masalah temanku, dia berkata padaku bahwa sikapnya mulai aneh setelah berciuman dengan seorang pria bahkan saat melihat pria itu dia langsung sembunyi" jawab Adelina
"mau dilihat darimana pun ini bukan masalah temannya melainkan masalah Adelina sendiri, tapi harus kuakui aktingnya memang hebat. dia terlihat seolah olah sedang memikirkan masalah temannya" pikir amber
__ADS_1
...jangan lupa untuk kasih like dan komentar setelah membaca ya...