Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 179


__ADS_3

"baiklah kau boleh menelitinya" ucap Deon


"kalau begitu bisakah anda untuk keluar, soalnya saya butuh ketenangan saat melakukan penelitian" kata adelina


"baiklah tapi jika ada apa-apa segera panggil aku" ucap Deon


"baiklah" ucap Adelina


Deon kemudian pergi keluar seperti yang diminta Adelina dan akhirnya Adelina merasa lega Deon keluar karena sikap Deon yang tiba-tiba berubah itu membuat adelina ngak nyaman


"fyuh... akhirnya dia pergi juga, sebenarnya apa sih yang membuat sikapnya berubah? yasudah lah, yang terpenting sekarang adalah meneliti kupu-kupu ini" pikir Adelina


Setelah melakukan penelitian cukup lama terhadap kupu-kupu itu, sesuai perkiraan Adelina bahwa yang menyebabkan penyakit di kerajaan adalah beberapa kupu-kupu yang memiliki racun di sayapnya dan saat kupu-kupu itu terbang dan mengepakkan sayapnya maka racun itu akan jatuh dan menyebar


"sebenarnya siapa yang mengirimkan kupu-kupu ini? dan sekarang bagaimana cara untuk menyingkirkan kupu-kupu beracun ini, tapi tidak mungkin kan jika harus menghancurkan semua kupu-kupu itu karena beberapa dari mereka tidaklah beracun" ucap Adelina


Setelah melakukan penelitian, Adelina merasa haus dan lalu ia mengambil gelas yang berisi air dan hendak meminumnya tapi karena gelasnya licin jadi airnya tumpah hingga mengenai kupu-kupu

__ADS_1


Tapi siapa sangka kecelakaan yang tidak sengaja terjadi ini memecahkan masalah yang sedang Adelina pikiran karena saat air gelas itu mengenai kupu-kupu, kupu-kupu yang beracun itu sayapnya langsung hancur saat terkena air sedangkan kupu-kupu biasa sayapnya tidak rusak sedikitpun


"ini dia caranya, siapa sangka solusi dari masalah ini adalah air" ucap Adelina


"jadi bukankah kita harus memiliki air dengan jumlah yang banyak ibunda" ucap Shiro


"iya tapi tenang saja karena aku bisa melakukan sihir cuaca yang dapat mengubah cuaca disekitar tapi kita juga harus memasang penghalang pada kerajaan ini agar tidak ada satupun kupu-kupu yang dapat kabur" kata adelina


"ibunda memanglah hebat" puji Shiro


Saat adelina hendak segera keluar dan ingin segera menyelesaikan masalah penyakit yang disebabkan oleh kupu-kupu beracun itu, Deon muncul saat adelina baru saja membuka pintu


"tu... tuan panglima, se..sejak kapan anda berada disitu?" tanya Adelina


"gawat ini, pasti dia tidak akan membiarkan ku untuk pergi keluar" pikir Adelina


"sebenarnya aku baru saja datang dan hendak menemui mu dan memeriksa kondisimu sekalian mengantarnya kemari" jawab Deon sambil menunjuk orang yang berada dibelakangnya

__ADS_1


"hai Adelina" ucap amber


"amber! kenapa kau bisa ada disini?" tanya Adelina


"aku dengar kau sedang sakit dari tuan panglima jadi aku kemari untuk menjenguk mu" jawab amber


"begitu rupanya ya" ucap Adelina


"mungkin membawa wanita ini memang keputusan yang bagus agar mood Adelina menjadi lebih baik karena kurasa tadi dia merasa seperti terbebani saat denganku tadi" pikir Deon


Adelina kemudian berbincang dengan amber dan mengacuhkan Deon yang berada disana, sebenarnya Adelina sengaja melakukan itu karena dirinya masih kerasa ngak nyaman


"Adelina bagaimana dengan kondisimu?" tanya Amber


"sebenarnya ini bukan luka yang serius tapi orang itu malah membawaku kemari dan tidak membiarkan ku untuk keluar seolah olah aku ini seperti pasien dengan sakit yg serius" bisik Adelina


"be...begitu ya" ucap amber

__ADS_1


"mau dilihat darimana pun perkataan Adelina memang benar karena aku tidak melihat adanya luka yang serius malahan dia terlihat baik-baik saja" pikir amber


__ADS_2