
"hah...... padahal aku sudah membaca banyak buku tapi kenapa tidak ada yang menjelaskan lebih detail tentang mimpi ramalan sih..." teriak Adelina
"ibunda, tidak semuanya itu ada dibuku. jadi kalau memang tidak ada dibuku maka ibunda harus mencari tahunya dengan cara lain" ucap Shiro
"lalu memangnya cara apa yang harus kulakukan?" tanya Adelina
"entahlah, aku juga tidak tahu...." jawab Shiro
Tak lama kemudian, Elis datang menemui Adelina dengan membawa beberapa camilan untuk Adelina.
"lalu Elis apa yang membuatmu datang kemari?" tanya Adelina
"a...aku ingin minta maaf padamu" jawab Elis
"minta maaf soal apa, memangnya kau punya salah padaku?" kata adelina
"aku ingin minta maaf soal aku yang melarang mu ikut dalam peperangan, seharusnya aku memikirkan perasaan mu. jadi aku ingin memberimu ini sebagai ucapan maaf dariku" ucap Elis sambil memberikan camilan yang ia bawa tadi
"terima kasih tapi aku tidak marah padamu kok jadi tidak usah minta maaf padaku" ucap Adelina
__ADS_1
"tapi tetap saja aku harus minta maaf padamu jika tidak pasti aku akan merasa tidak nyaman" kata Elis
"kau membawa banyak sekali camilan, apa benar ini untukku" kata adelina
"tentu saja jadi ayo cobalah" ucap Elis
Sebenarnya Elis sudah mencampurkan racun berupa darahnya pada camilan itu dan sekarang Elis hanya menunggu untuk Adelina memakannya untuk membalas kematian adiknya
"cepatlah makan dan rasakan rasa sakit yang akan terjadi padamu" pikir Elis
"kelihatannya enak sih tapi aku baru saja selesai makan camilan jadi aku ngak ingin makan lagi" ucap Adelina
"baiklah" ucap Adelina
Saat adelina ingin mengambil camilan tersebut, keranjang tempat camilan itu disimpan terjatuh ditanah dan membuatnya kotor sehingga Adelina tidak perlu memakannya
"aduh... bagaimana ini, semuanya jatuh" ucap Adelina
"tidak apa kok Adelina, mungkin sudah takdirnya menang camilan itu jatuh lagi pula aku bisa memesannya lagi kok" ucap Elis
__ADS_1
"aduh... aku merasa ngak enak nih padahal kan kau sudah memberikanku ini" ucap Adelina
"tidak usah dipikirkan" ucap Adelina
Sebenarnya Adelina lah yang telah menjatuhkan keranjang camilan milk elis karena adelina sudah merasa ada yang aneh pada camilan pemberian Elis
Adelina mencium ada sesuatu yang tidak wajar pada camilan tersebut makannya Adelina menjatuhkannya
"ck, keberuntungan mu cukup baik sehingga kau tidak perlu memakan camilan ini" pikir Elis
"sebenarnya kenapa Elis melakukan hal begitu, apa mungkin ada menukar makanan elis karena Elis merupakan pemeran utama dan tidak mungkin melakukan hal jahat begitu" pikir Adelina
Lalu kemudian Elis pulang, setelah Elis pulang Adelina mencoba mencari tahu darimana Elis mendapatkan camilan tersebut karena menurut pemikiran Adelina Elis tidak mungkin melakukan hal sekejam itu karena dia adalah pemeran utama dalam novel
Tapi setelah Adelina mengantar Elis pulang hingga ke depan, camilan yang tadi ada di tanah itu kemudian menghilang dan tidak ada yang tersisa. Adelina merasa semakin curiga dengan hal ini karena bagaimana mungkin camilan bisa hilang begitu saja
Jika memang diambil oleh manusia, itu tidaklah mungkin karena sudah jatuh ketanah dan tidak higenis lagi
tapi rumput yang tertimpa camilan milik Elis tadi, mengering seperti tidak hidup dan kekurangan air
__ADS_1