Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 112


__ADS_3

Pertarungan antara Adelina dan Frey berlangsung sengit, kemampuan menyerang Frey dengan kecepatannya itu benar benar hebat dan dikagumi oleh adelina


"kemampuannya sungguh luar biasa jika aku tidak berhati-hati bisa saja kukunya yang tajam itu mengenai ku" pikir Adelina


"bersyukurlah kau, karena aku tidak diperbolehkan untuk melukaimu jadi aku tidak bisa menggunakan kemampuan ku seutuhnya" ucap Frey yang terbang di udara


"aku tidak perlu bersyukur untuk apa pun, apalagi untuk kemurahan hati mu ini" ucap Adelina


Untuk mengimbangi kecepatan Frey, adelina menggunakan sihir teleportasinya untuk menghindari serangan dari Frey. saat muncul kesempatan Adelina menggunakannya untuk menggunakan sihir, Adelina mencoba menjerat Frey dengan benang sihir tapi karena kehebatan Frey semua benang yang mencoba mengikatnya ia segera potong


...Tapi Adelina tidak menyerah semudah itu dan lalu menggunakan sihir pemanggilan dan memanggil para prajurit zirah besi dengan jumlah yang banyak untuk menyerang Frey secara bersamaan tapi lagi-lagi itu percuma, Frey memotong mereka semua dengan sangat cepat...


"hmph.. hanya ini kemampuan mu, kukira kau bakal lebih hebat lagi" ucap Frey

__ADS_1


"jadi menurutmu aku ini lemah ya, karena hanya mengandalkan kekuatan sihir ku saja" kata adelina


"kurang lebih begitu, asal kau tahu aku menyukai saat melukai korban ku dengan memutar kepala mereka di udara" ucap Frey


"kalau begitu mari kita lihat siapa yang lebih unggul" ucap Adelina


Frey langsung maju dan menyerang Adelina dengan kecepatan yang sangat cepat, saat kuku tajam Frey hampir mengenainya, Adelina menangkisnya dengan corpse bone sword atau biasanya disebut pedang tulang mayat. yang ngak ingat bisa di cek pada episode 78


"mustahil, bagaimana orang sepertimu bisa menggunakan corpse bone sword" ucap Frey


Sebenarnya Adelina selalu memberikan darahnya setiap hari pada pedang tersebut tapi bukan hanya darahnya sendiri melainkan juga memberikan beberapa tumbal pada pedang tersebut


Tumbal yang Adelina gunakan adalah para siluman yang waktu itu mati karena menjadi tumbal dari laviatan, sebelum para roh jahat memasuki para mayat siluman itu Adelina segera mencuri beberapa mayat siluman untuk diberikan pada pedang ini. jumlah mayat siluman yang diambil Adelina ada sekitar 300 mayat

__ADS_1


Dan sekarang pedang tulang mayat ini memiliki kemampuan yang cukup hebat dan bagi Adelina pedang ini cukup untuk mengalahkan Frey


" baiklah sekarang aku tidak akan melawan mu menggunakan sihir melainkan dengan pedang ini" ucap Adelina


"menurutmu aku akan takut dengan itu, jangan harap" ucap Frey


Kabur berwarna merah darah kemudian muncul, ini salah satu kemampuan Frey untuk menyerang secara diam diam dan agar tidak terlihat


"hm.... apa kau mau main petak umpet sekarang, baiklah aku yang akan mencari mu" ucap Adelina


Adelina berhasil menangkis semua serangan dari Frey karena pedang tersebut bisa merasakan keberadaan musuhnya walaupun tidak terlihat jadi Adelina dapat mengetahui dimana keberadaan elis


"ya ampun.... apa kau masih ingin bersembunyi lebih lama? aku mulai bosan dengan permainan ini jadi mari kita akhiri saja" kata adelina

__ADS_1


Adelina lalu mengayunkan pedangnya pada Frey yang mencoba menerkamnya dari atas, karena Frey mencoba menangkis dengan kukunya, itu membuat kukunya patah dan tidak bisa tumbuh kembali beberapa waktu


pedang milik Adelina ini juga memiliki kemampuan menghentikan kemampuan regenerasi seseorang jika sampai melukai orang tersebut


__ADS_2