Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 61


__ADS_3

Saat Adelina dan Deon sedang berbincang kemudian ada suara ketukan pintu dari luar yang memanggil Deon


"tuan panglima apakah anda ada didalam?" tanya seseorang dari luar kamar


"eh! kenapa suaranya begitu familiar ya, aku pernah mendengarnya dimana ya" pikir Adelina


"iya aku ada didalam, kau boleh masuk" jawab Deon


Kemudian orang itu memasuki kamar dan ternyata dia adalah kakak Adelina yaitu Andrea, Adelina terkejut mengetahui kakaknya ada dikediaman panglima


"ka... kakak!, kenapa kakak bisa ada disini?" tanya Adelina yang masih duduk di atas kasur


"kau sendiri sedang apa disini? apakah kau lupa kalau aku pernah dapat surat dari kediaman panglima untuk menjadi jenderal prajurit" jawab Andrea


Adelina pun baru teringat hal itu dan dia juga baru tahu kalau keberangkatan kakaknya ke kediaman panglima adalah hari ini


Bagi kalian yang lupa tentang Andrea yang menjadi jenderal prajurit, kalian bisa cek di episode 14 paling bawah☺️


"lalu kenapa kau bisa ada disini? bukannya kau tadi meminta izin pada ibu ingin pergi ke rumah nona Elis!" ucap Andrea


"Bu.. bukan begitu, ta.. tadinya saya ingin pergi kerumahnya Elis tapi hanya tidak jadi" kata adelina

__ADS_1


"apa kau melakukan hal itu dengan panglima?" tanya Deon


"kakak jangan salah paham, ini gak seperti itu. aku dan tuan panglima ngak melakukan apapun" teriak Adelina


"begitu ya, kalau begitu sepertinya saya datang diwaktu yang tidak tepat" ucap Andrea


"sudah kubilang aku ngak melakukan hal semacam itu dengan tuan panglima, ayolah bantu aku menjelaskan ini" ucap Adelina


Deon pun kemudian membantu Adelina untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi sehingga kesalahpahaman ini pun berakhir


Tetapi setelah kesalahpahaman ini sudah dibereskan, Andrea menunjukkan raut wajah yang seakan akan kecewa


"jadi begitu ya, kau membantu tuan panglima untuk menolong peserta lomba itu ternyata. huh...." ucap Andrea sambil menghela nafas berat


"tentu saja kecewa, memangnya siapa lagi yang tidak kecewa coba padahal umurmu sudah cukup untuk menikah dan aku ingin segera memiliki keponakan dan juga ayah dan ibu ingin memiliki cucu" ucap Andrea


"hei... jika ingin bicara seperti itu lihat dulu dirimu, kau bahkan sendiri belum menikah padahal kau lebih tua dari ku" teriak Adelina


"bukan berarti aku lebih tua darimu, aku harus menikah lebih dulu. lagi pula aku belum mempunyai wanita yang ingin ku nikahi " kata Andrea


"makanya cari pasangan sana, percuma punya kakak tampan tapi tidak punya pasangan" ucap Adelina

__ADS_1


Deon pun mulai kesal karena malah terjadi pertengkaran antara adik dan kakak, Deon merupakan orang yang tidak suka akan hal berisik apalagi itu tidak mengenakkannya mendengar


Lalu Deon pun menghentikan pertengkaran yang kekanakan ini


"jenderal Andrea, bukankah kau kemari ingin menyampaikan sesuatu!" ucap Deon dengan senyuman yang penuh kebencian


Melihat Deon yang berekspresi seperti itu, Andrea langsung menyadari bahwa dia melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan. ketakutan mulai muncul padanya


"i...iya, aku kemari ingin memberi kabar bahwa yang mulia pangeran datang menemui anda. k...kalau begitu saya izin pamit" ucap Andrea sambil segera keluar dari kamar tersebut


Adelina pun merasakan rasa bersalah pada Deon dan berusaha untuk pergi dari kamar tersebut juga


"sepertinya tubuh saya sudah membaik, jadi saya izin pulang dulu. Terima kasih atas bantuannya" ucap adelina yang segera turun dari kasur


"biar aku mengantarmu" ucap Deon


"ti..tidak usah, lagi pula yang mulia pangeran sudah menunggu anda" kata adelina


"tidak masalah, lagi pula jalannya juga searah" ucap Deon


"be...begitu ya" ucap Adelina

__ADS_1


Kemudian Adelina pun diantar oleh Deon hingga sampai turun kelantai bawah, dan kamar yang ditempati Adelina tadi adalah kamar tamu yang terletak dilantai atas


__ADS_2