Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 128


__ADS_3

"ayo jawab, jika tidak jangan harap bisa meninggalkan tempat ini" ucap Deon


"gimana jawabnya jika aku tidak dapat bicara" pikir ular hitam


Ular hitam racun kematian kemudian memikirkan satu cara untuk menjawab pertanyaan dari Deon, dia lalu pergi kesebuah rak buku yang letaknya tidak begitu jauh dan lalu menjatuhkan salah satu dari buku itu dan berdiri di atas buku tersebut


"kenapa kau malah menjatuhkan buku, aku menyuruhmu untuk menjawab bukan membuat kekacauan" kata Deon


"astaga..... aku mencoba memberitahumu bahwa nona ku itu menyukai buku tahu..." piki ular hitam


Ular hitam itu kemudian memukul mukul buku itu dengan ekornya untuk menandakan bahwa barang yang disukai Adelina adalah buku


"tuan sepertinya dia mencoba menjelaskan sesuatu" ucap heiji


"benarkah, kukira dia hanya bertingkah tidak jelas saja" ucap Deon


"bukannya tadi tuan menanyakan pada ular itu bahwa nona Adelina menyukai apa bukan?" tanya heiji


"iya, lalu kenapa?" tanya balik Deon

__ADS_1


"sepertinya ular itu mencoba menjelaskan pada anda bahwa nona Adelina itu menyukai buku" jawab heiji


"iya benar sekali..... walaupun kau penakut ternyata kau pintar juga ya...." pikir ular hitam pada heiji


Dengan bantuan heiji akhirnya Deon mengerti maksud dari ular hitam, ular hitam racun kematian kemudian merasa sangat lega karena akhirnya bisa memberikan jawaban pada Deon dan sekarang dia berharap bisa pergi


"kau berkata jujur bukan, kalau dia benar-benar menyukai buku?" tanya Deon


"iya, dia suka sekali..." pikir ular hitam sambil menganggukkan kepalanya


Deon lalu langsung memegang ular hitam tersebut lalu membawanya ke jendela, ular hitam itu mengira bahwa Deon ingin membantunya untuk keluar tapi akhir buruk malah menimpa dia


"tuan benar-benar tidak tau terimakasih ya," pikir heiji


Adelina yang masih sedang membaca buku dikamar nya lalu ular hitam racun kematian datang menghampirinya dengan tubuh yang lemas akibat dilempar Deon tadi hingga terjatuh dengan keras


"kenapa kau kembalinya lama sekali sih, aku kan cuma menyuruhmu mengirim surat. sebenarnya kau pergi kemana" ucap Adelina yang langsung membuka segel ular hitam racun kematian


"semua ini gara-gara anda hingga saya sampai diperlakukan buruk saat sampai disana" ucap ular hitam

__ADS_1


"memangnya apa yang terjadi padamu disana?" tanya Adelina


"ceritanya panjang, sekarang anda harus memenuhi janji anda dulu untuk memberikan saya nama" jawab ular hitam


"baiklah, bagaimana menurutmu nama yang bagus untuk dirimu" kata adelina


"kenapa anda malah bertanya pada saya, bukannya anda yang harus memikirkan itu" teriak ular hitam


"iya aku tahu, aku hanya bercanda kok" ucap Adelina


Adelina lalu langsung memikirkan nama yang bagus untuk ular hitam dan dalam sekejap Adelina menemukan nama yang bagus


"bagaimana jika namamu adalah Clyde, bagus bukan" ucap Adelina


"iya kurasa itu cukup bagus, sekarang bisa saya kembali beristirahat" ucap Clyde


"baiklah lagipula kau kelihatan sangat lelah" kata adelina


Clyde lalu langsung menghilang dan pergi ke alam bawah sadar milik Adelina karena memang disitulah tempat dia tinggal bersama dengan Shiro, tapi tiba-tiba Adelina merasakan firasat yang buruk seolah bahaya besar akan terjadi

__ADS_1


"kenapa aku tiba-tiba merasakan firasat buruk ya, mungkin ini hanya imajinasi ku saja" pikir Adelina


__ADS_2