
"salah paham? bukannya anda tadi ingin..." ucap Adelina
"apa kau berfikir kalau aku mencoba untuk melamar mu apa" kata Deon
"me... memangnya bukan ya, lalu untuk apa anda memberikan cincin itu?" tanya Adelina
"ya tentu saja sebagai hadiah ulang tahunmu, aku memberikanmu cincin hanya karena ingin memberikanmu dan tidak lebih" jawab Deon
"be... begitu ya, ma...maaf saya tadi sempat salah paham" ucap Adelina
"akh.... malu sekali, bisa bisanya aku berfikir kalau Deon akan melamar ku" pikir Adelina yang sangat malu
Disaat yang sama saat adelina dan Deon sedang berada di Padang rumput, tiba-tiba mendengar suara keributan yaitu suara para siluman yang menyerang kerajaan. Adelina dan Deon lalu segera pergi kesana untuk melihat apa yang terjadi
Saat sampai disana Adelina segera membantu untuk mengalahkan para siluman itu dan Deon juga
__ADS_1
"kenapa ada siluman yang menyerang secara tiba-tiba sih, sebenarnya apa yang terjadi?" pikir Adelina
Semuanya berusaha untuk menjauhkan para siluman agar tidak sampai masuk kedalam kerajaan, namun Adelina merasakan ada yang aneh pada serangan siluman yang mendadak ini. Adelina rasa sepertinya para siluman tersebut hanya digunakan untuk mengalihkan perhatian dan mereka para siluman hanya menyerang di satu tempat saja
Adelina lalu mendeteksi seluruh wilayah kerajaan dengan sihir penghalang yang dia pasang dan Adelina menemukan bahwa ada sesuatu yang aneh dipinggiran kerajaan dan adelina juga merasakan energi kuat dari sana kemudian delina memberitahukan hal ini kepada Deon
"tuan panglima sepertinya ada sesuatu yang aneh di bagian pinggir kerajaan bagian timur, bisakah anda kesana dan memeriksanya? biarkan yang disini saya yang urus, setelah selesai saya akan segera kesana" teriak Adelina pada Deon
"baiklah, aku akan pergi kesana terlebih dahulu" ucap Deon sambil pergi dengan sangat cepat
Adelina terus bertarung melawan para siluman namun jumlahnya terus bertambah dan tidak berhenti, Adelina jadi khawatir jika keadaan seperti ini terus dia tidak akan ada waktu untuk membantu Deon nantinya tapi Andrea dan amber kemudian datang dan membantu Adelina
"Adelina biar aku bantu" ucap amber yang sedang menggunakan kekuatannya
"a...amber kau sudah dapat menggunakan kekuatan mu!" ucap Adelina yang terkejut
__ADS_1
"iya, aku sudah berbicara dengan spirit milikku dan sekarang aku sudah bisa menggunakan sebagian dari kekuatannya" ucap amber
Karena amber belum sepenuhnya bisa menggunakan kekuatan spirit miliknya jadi ia hanya bisa menggunakan sihir penyembuhan dan mengalirkannya pada orang-orang disekitarnya agar jika terluka lukanya cepat sembuh karena itulah sebagian dari kemampuan spirit merak putih
"sial darimana asalnya para siluman ini, menjengkelkan sekali" ucap Andrea
"kakak bisakah kau urus yang disini?" tanya Adelina
"iya bisa, tapi kenapa?" tanya balik Andrea
"aku ingin agar kakak urus para siluman ini, karena ada pergerakan yang aneh dari pinggir kerajaan bagian timur aku menyuruh tuan panglima untuk kesana untuk melihat kesana dan Ada kemungkinan kalau musuh yang lebih kuat berada disana jadi aku harus segera membantu tuan panglima" jawab Adelina
"hmph... jangan remehkan kakakmu ini, kau pergilah biar aku yang urus para siluman sialan ini" ucap Andrea
"baiklah terima kasih kakak" ucap Adelina
__ADS_1