Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 162


__ADS_3

"eh....... apa-apaan ini...."teriak Adelina


Saat cahaya yang sangat menyilaukan tadi menghilang, spirit yang muncul adalah seekor burung kecil dengan bulu berwarna kuning dan ini membuat Adelina merasa kecewa


"kenapa yang keluar malah butung kecil sih, dibuat lauk untuk makan saja ngak bakalan cukup untuk satu orang ini" ucap Adelina


"ini beneran spirit milik ibunda! kenapa yang muncul malah burung kecil ini sih" ucap Shiro


"aku memang bersyukur sih yang keluar itu bukan spirit iblis tapi kenapa yang muncul malah burung kecil sih" pikir Adelina


Adelina kemudian membawa burung itu ke kamarnya dan memberinya makan karena burung kecil itu terus mematuki barang barang yang ada diluar, bahkan pohon terus dipatukinya hingga tumbang dan karena Adelina mengira burung itu lapar lalu kemudian Adelina memberinya makan


"astaga sebenarnya seberapa banyak sih yang ingin dia makan, padahal ini sudah mangkuk yang kesepuluh tapi makannya masih belum berhenti" ucap Adelina


"burung ini memiliki energi yang cukup banyak juga ternyata bahkan dapat menumbangkan pohon dengan terus mematuki pohon tersebut" ucap Shiro

__ADS_1


"iya sih energi sepertinya banyak tapi memangnya spirit ini berguna ya, mungkin spirit ini lebih berguna jika diberikan pada penebang pohon saja" kata adelina


Adelina mencoba mencari informasi tentang spirit yang baru saja kontrak dengannya tapi Adelina tidak dapat menemukan informasi apapun mengenai spirit miliknya, bahkan spiritnya itu terus makan tanpa henti seperti hewan yang belum pernah makan bertahun-tahun


"akh... walaupun aku berusaha sekuat mungkin mencari dibuku tapi tetap tidak dapat menemukan informasi apapun mengenai spirit milikku" ucap Adelina


"sepertinya ada yang salah dengan pemanggilan spiritnya" ucap Shiro


"apa mungkin dia punya kekuatan atau kemampuan tersembunyi?" pikir Adelina


Setelah banyak makan, akhirnya burung kecil itu berhenti makan karena sudah kenyang, Adelina cukup burung itu berhenti makan


burung itu bahkan tidak dapat berbicara dan hanya terbang ke sana kemari sambil menjatuhkan barang-barang yang ada dikamar Adelina karena terus mendesak suara barang barang jatuh, ayah dan ibu Adelina datang menghampiri Adelina yang berada di kamarnya


"Adelina asa apa ini kenapa ribut sekali dih" tanya Elisabeth

__ADS_1


"kau tidak apa apa kan Adelina" ucap forzan


Tapi saat Elisabeth dan forzan memasuki kamar Adelina betapa terkejutnya mereka melihat kamar Adelina yang sangat berantakan, Adelina berniat menangkap burung kecil itu tapi kare saking gesitnya membuat Adelina sulit menangkapnya


"hei berhenti disana saat kau burung menyebalkan" ucap Adelina yang mencoba menangkap burung kecil itu


"Adelina apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kamarmu berantakan sekali sih" ucap Elisabeth


"eh ada ayah dan ibu ya, sejak kapan kalian datang?" tanya Adelina


"mendengar keributan barang barang jatuh dari kamarmu maka kami segera kemari untuk melihat apa yang terjadi, sekarang berhenti mengalihkan pembicaraan dan coba jelaskan apa yang terjadi di kamarmu ini" jawab Elisabeth


"i...itu....." ucap Adelina


Lalu Adelina memberitahu orang tuanya apa yang sebenarnya terjadi, tapi mereka juga ngak menyangka kalau Adelina akan mendapatkan spirit semacam itu

__ADS_1


"dilihat darimana pun, spirit ini terlihat lemah" ucap forzan


"iya sepertinya begitu, tapi mungkin ada kemampuan tersembunyi pada burung kecil ini" ucap Elisabeth


__ADS_2