
Para prajurit terkejut melihat Adelina yang menerima tantangan dari Deon karena tidak ada siapapun yang berani melawan Deon bahkan kakak Adelina sendiri karena level mereka berada ditingkat yang berbeda
"wanita itu gila ya, bisa bisanya dia mau melawan tuan panglima"
"iyah, walaupun juga dia kuat tapi tidak sebanding dengan tuan panglima"
"kau benar, aku bertaruh kalau dia akan kalah"
Adelina berdiri diarena pertandingan yang biasanya digunakan oleh para prajurit dan bersedia melakukan pertandingan
"aku tidak menyangka bahwa anda ingin saya untuk melawan anda" ucap Adelina
"yah... lagi pula aku ingin melihat seberapa meningkat kemampuan mu sejak terakhir kali kita bertarung" ucap Deon
"hm.... apa anda meragukan saya, kalau begitu mari kita lihat seberapa meningkatnya diriku" kata adelina
Pertarungan itu kemudian dimulai, diawal Adelina mencoba menyerang Deon dengan serangan fisik. Selama melakukan serangan fisik Adelina menggunakan kesempatan itu untuk mencari titik lemah Deon ataupun titik buta milik Deon
__ADS_1
Para prajurit serta Andrea terkejut melihat Adelina yang sangat hebat melawan Deon dengan serangan fisik, apalagi Adelina dapat menghindari serangan Deon dengan sangat teliti
"kau cukup berkembang rupanya, lalu kenapa kau menggunakan kekuatan fisik? bukannya kau akan lebih unggul dalam sihir" ucap Deon
"karena anda tidak dapat menggunakan sihir maka saya tidak berniat untuk menggunakan sihir jadi pertandingan ini akan terasa adil" kata adelina
"hm... kau mencoba untuk mengasihani ku ya, semoga kau tidak menyesali perkataan mu ini" ucap Deon
Pertandingan itu terus berlalu tanpa berhenti, dengan waktu yang cukup lama Adelina mampu bertahan melawan Deon dari siapapun dan membuat para prajurit terkesima oleh Adelina
"ah.. itu dia titik butanya, bagian itu tidak terlalu diperhatikan olehnya jadi mari coba menyerangnya di bagian titik butanya itu" pikir Adelina
Deon yang segera menyadari serangan Adelina itu langsung berbalik dan menahan kaki Adelina yang mencoba menendang bagian belakangnya
"bukannya kau tadi bilang bahwa tidak akan menggunakan sihir" ucap Deon
"memangnya kenapa, lagipula tidak ada perjanjian bahwa aku tidak boleh menggunakan sihir bukan. hanya cara ini yang bisa ku gunakan untuk mengimbangi anda, anda cukup bodoh jika percaya bahwa saya tidak akan menggunakan sihir" ucap Adelina
__ADS_1
"siapa bilang aku percaya dengan ucapan mu lagipula aku tahu mana perkataan mu yang bohong dan jujur, baiklah mari kita selesaikan ini sekarang dan menghentikan permainan mu ini" kata Deon
"benarkah tapi sepertinya saya yang akan mengakhiri ini semua" ucap Adelina
Lingkaran sihir kemudian muncul tepat dibawah Deon dan lalu keluar banyak rantai dari lingkaran sihir tersebut dan mengikat Deon dan rantai itu juga menyerap energi Deon
"sebaiknya anda menyerah saja karena jika anda menggunakan kekuatan yang lebih besar maka rantai itu akan memakannya dan membuat rantai itu lebih kuat" ucap Adelina
"benarkah, mati kita uji seberapa kuat rantai ini" ucap Deon
Kekuatan yang cukup besar keluar dari Deon, sangking besarnya rantai tersebut tidak dapat menahannya dan mulai retak dan dalam sekejap rantai itu hancur dan kemudian menghilang dengan sangat cepat lalu memukul tepat ditengah arena pertandingan hingga retak tapi tidak sampai hancur karena Deon masih menahan kekuatannya
"jadi apa kau masih mau melanjutkan ini Adelina? karena aku bosan melawan dirimu yang palsu ini" tanya Deon
Para prajurit langsung terheran apa maksud perkataan Deon, sebenarnya yang dilawan Deon adalah wujud tiruan yang dibuat oleh Adelina yang sangat mirip dengannya
Lalu Adelina muncul dan berdiri diantara para prajurit dan menghilangkan sihir penyamarannya
__ADS_1
"baiklah sepertinya sudah cukup sampai disini, karena sepertinya melawan anda akan menguras energi yang sangat banyak" ucap Adelina
sebenarnya cara Adelina bisa berada diantara para prajurit adalah saat melawan Deon lalu ia melakukan teleportasi ia menteleportasikan dirinya diantara para prajurit dan langsung melakukan sihir penyamaran, kemudian menaruh dirinya yang palsu dibelakang Deon