Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel

Mengubah Takdir Pemeran Antagonis Dalam Novel
episode 46


__ADS_3

Deon pun menggendong Adelina dan membawanya pergi,saat sedang menggendong Adelina mereka berpapasan dengan heiji


Heiji terkejut melihat tuannya menggendong seorang wanita padahal tuannya belum pernah membawa wanita pulang satu pun


"akh... kukira tuan tidak akan pernah jatuh cinta, aku tak menyangka ada wanita yang bisa memikat hati tuan


Heiji kemudian berjalan mendekati Deon untuk melaporkan tentang penyusup yang belum ditemukan


"mohon maaf tuan, para ksatria sudah mencari di sekeliling rumah dan halaman tapi belum menemukan penyusup itu" ucap heiji


"kau tidak perlu repot-repot mencarinya karena aku sudah menangkapnya" ucap Deon


"eh? tuan sudah menangkapnya! dimana penyusup itu sekarang" tanya heiji


"apa kau buta sehingga tidak dapat melihat aku sedang menggendong nya apa" jawab Deon


Seketika heiji tercengang mengetahui bahwa yang digendong oleh tuannya itu bukanlah wanita yang disukai tuannya melainkan sang penyusup


Saat ini Adelina tidak dapat bicara karena mulutnya disumpal oleh Deon sehingga membuatnya tidak dapat bicara dengan jelas dan semakin kesal

__ADS_1


"hm.... hm.... mm......(lepaskan aku dasar kau pria brengsek menyebalkan, jika aku dapat bergerak akan ku pukul kepalamu hingga terlepas dari badan mu)" ucap Adelina yang mulutnya disumpal


"eh tunggu! bukannya ini nona dari keluarga great holy spirit itu?" pikir heiji


"hm... mh..... m..,.. (hei kau! bilang pada tuan mu ini untuk melepaskan ku atau aku akan memenggal kepala tuan mu dan kau juga)" ucap Adelina yang mulutnya disumpal


Bulu kuduk heiji berdiri karena merasa takut melihat Adelina menatapnya dengan penuh rasa marah, walaupun heiji tidak mengerti apa yang adelina ucapan tapi heiji merasa itu adalah kata kata ancaman


"aku baru pertama kali bertemu dengan nona ini tapi dia memiliki sisi mengerikan yang sama dengan tuan" pikir heiji


Deon pun membawa Adelina keruang kerjanya dan menaruhnya dengan kasar dilantai dan kemudian melepas benda yang digunakan untuk menyumpal mulut Adelina tadi


"aku tidak perlu bersikap sopan pada seorang penjahat" ucap Deon dengan tegas


Adelina tertegun mendengar perkataan Deon karena tidak dapat mengelak kalau dia memanglah penjahat karena sudah mencuri barang miliknya


Saat sedang sibuk mengintrogasi Adelina, heiji datang dan mengetuk pintu sambil mengatakan ada hal penting yang harus tuan urus


"permisi tuan, ada masalah yang harus tuan urus" ucap heiji dari luar

__ADS_1


"apa kau tidak tahu aku sedang sibuk disini! seberapa besar masalahnya?" tanya Deon


"ini soal kristal iblis tuan" jawab heiji


Deon kemudian pergi membuka pintu dan mengambil dokumen yang heiji bawa terkait tentang kristal iblis


"ini dokumennya tuan" ucap heiji sambil menyerahkan dokumen


"iya, sekarang pergilah" ucap Deon


Mendengar perkataan ini, Adelina ingin menggunakan kesempatan ini untuk dapat bebas


"ternyata dia juga menyelidiki tentang kristal iblis ya, kalau begitu mari gunakan kesempatan ini sebaik baiknya" pikir adelina


"huh .." Deon menghela nafas berat


"sepertinya kau pusing karena masalah kristal iblis itu" ucap Adelina


"memang apa hubungannya dengan mu, :jangan ikut campur dalam urusan ku" kata Deon

__ADS_1


"aih... sayang sekali, padahal aku memiliki beberapa informasi tentang kristal iblis. Padahal aku ingin memberitahu mu tapi karena kau judes banget maka ngak usah deh" ucap Adelina


__ADS_2