Menikah Dengan Pak Duda

Menikah Dengan Pak Duda
Extra part ( Penjelasan)


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Cklek!


Mendengar suara pintu yang di buka dengan cukup kasar, membuat dua orang wanita dewasa itu langsung mengalihkan pandangannya.


"Sayang!" Dengan perlahan, Nasya bangkit dari tempat duduk nya dan di bantu oleh Naura. Ia segera berjalan ke arah putri nya yang terlihat menahan isak tangis.


"Lah, kenapa nangis?" tanya Naura dengan ekspresi wajah bingung.


Ryana tidak menjawab, ia langsung memeluk ibu nya dan menangis sejadi jadi nya.


"Sayang, kenapa menangis? di tanya tante Naura itu," ucap Nasya mengusap kepala Ryana dengan begitu lembut.


"Hiks hiks Ryana mau pulang hiks hiks." kata Ryana di sela isak tangis nya.


"Raka nakalin Ryana lagi ya?" tanya Naura langsung berdecak dan menggelengkan kepala nya.

__ADS_1


"Raka gak mau maafin Ryana, Tante. Raka malah mengusir Ryana hiks hiks." jawab Ryana sampai sesenggukan.


"Astaga, anak itu bener bener ya. Orang minta maaf malah di usir!" decak Naura menahan geram dan juga malu, "Ayo Ryana, tante temanin kamu masuk ke dalam lagi."


"Tapi nanti Ryana di usir lagi Tante. Ryana mau pulang aja hiks hiks." tolak Ryana, yang sebenarnya memang malas untuk kembali masuk ke dalam.


"Gak kok, kalau Raka berani mengusir kamu, maka tante yang akan menghukum nya." kata tante Naura berusaha meyakinkan Ryana.


"Tapi, Tanteโ€”" Sebenarnya Ryana hanya berpura-pura menangis, agar bisa segera pulang dengan ibu nya. Namun, ternyata dugaan nya salah, justru ia kembali di paksa harus masuk kembali ke dalam.


Cklek!


"Kok mama bawa dia masuk lagi sih!" seru Raka langsung mendengus ketika melihat kedatangan Ryana lagi. Bukan hanya kedatangan nya saja yang membuat nya kesal, melainkan air mata yang masih membasahi wajah Ryana, tentu saja Raka sudah tahu dengan apa yang di rencanakan teman nya itu.


"Raka, apa mama dan papa pernah mengajarkan kamu seperti ini? Kenapa kamu malah mengusir Ryana? Dia datang kesini untuk jengukin kamu, Ryana berniat baik ingin meminta maaf. Kenapa malah kamu usir hem?" omel Naura panjang lebar seraya menatap tajam pada putra nya.


'Tuh kan, sudah ku duga akan seperti ini. Dasar tukang ngadu!' umpat Raka dalam hati seraya menatap Ryana yang kini justru malah tengah tersenyum meledek ke arah nya.

__ADS_1


"Sekarang kamu minta maaf sama Ryana!" ucap Naura.


"Kenapa jadi Raka, Ma? Kan yang buat Raka seperti ini, dia!" kata Raka menolak keras.


"Kalau saja kamu gak mencuri baju aku waktu di kamar mandi. Tentu saja aku tidak akan membuang tas kamu juga!" balas Ryana kembali menatap tajam pada Raka.


"Ryana nangis sampai setengah jam di kamar mandi karena gak ada baju. Untung aja ada Wulan yang datang dan ambilin baju lain! Raka, bakal kamu itu udah kelewatan. Belum lagi dosa yang lain yang udah kamu cicil selama bertahun-tahun ini sama aku!" imbuh Ryana dengan menggebu gebu.


"Hah! tuโ€”tunggu, jadi Raka ambil baju kamu saat kamu di kamar mandi?" tanya Naura langsung mengalihkan pandangan nya menatap ke arah Ryana.


"Iya Tante. Habis olah raga, Ryana mau ganti baju tapi baju nya di ambil sama Raka. Mana baju olah raga Ryana udah kotor dan basah. Akhirnya Ryana minjem baju olah raga Wulan, karena saat itu Wulan lagi sakit dan gak ikut olah raga!" balas Ryana dengan memanyunkan bibir nya kesal.


"Astaghfirullah," gumam Nasya dan Naura bersamaan mengelus dada dan saling menatap satu sama lain.


...๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ...


...Hayoo, mau lanjut gak nih? udah banyak banget extra part nya ๐Ÿคญ๐Ÿคญ๐Ÿคญ...

__ADS_1


__ADS_2