Menikah Dengan Pak Duda

Menikah Dengan Pak Duda
Ngecas


__ADS_3


Terkejut dan kaget, membuat Adnan seketika itu juga langsung menginjak pedal rem nya hingga membuat tubuh Nasya yang tidak memakai seat belt hampir terjerumus ke bawah, kalau Adnan tidak segera menahan tubuh mungil tersebut.


“Sakittt!” rengek wanita itu hendak menangis sambil mengusap kepala nya yang sudah terpentok dasboard mobil.


“Kamu ngapain kaya gitu sih? Astaga, kamu bikin kaget, tahu gak?” seru Adnan langsung mengusap wajah nya dengan cukup kasar lalu ia kembali mengubah posisi Nasya agar duduk seperti semua.


“Orang cuma mau cobain doang,” jawab Nasya lalu kembali tertawa, “Eh iya tau gak? dulu, suami aku pernah ngajak ngecas di mobil tapi aku gak mau. Tapi sekarang mau ku cobain, kamu mau gak? Tapi jangan bilang bilang sama suami aku.” Imbuh Nasya seolah memberi penawaran hingga membuat Adnan kembali menghela napas nya kasar.


“Duduk diem, kita pulang sekarang!” tekan Adnan dengan tegas.


“Aku duduk diem.” Nasya menganggukkan kepala nya, namun ia tidak menepati ucapan nya yang akan duduk diam.


"Tapi ... "


Baru saja Adnan kembali menjalankan mobil nya, namun dengan tiba tiba Nasya justru malah bangkit dan duduk di pangkuan Adnan hingga membuat laki alki itu harus menginjak rem nya kembali.


“Astaga Nasyaaaaa!” geram Adnan begtu frustasi, “Turun, kembali ke tempat duduk kamu!”


“Gak mau!” Nasya menggelengkan kepala nya, tangan nya merangkul leher Adnan lalu ia kembali tertawa saat menatap wajah laki alki di depan nya saat ini.


“Kamu itu mirip suami ku, tapi kadang juga mirip aktor korea. Ganteng deh hahahaha,”


Adnan berusaha memejamkan nya matanya dan menahan hasrat nya sekuat tenaga. Bagaimana tidak, bila kini Nasya justru sedang menggerakkan tubuh nya di atas pangkuan nya. Untung saja kini sudah malam, dan jalanan terbilang sepi. Bagaimana bila Nasya melakukan serangan mendadak itu di jalan raya dan masih ramai? Tentu saja Adnan tidak akan bisa membayangkan hal itu terjadi.


“Syaaa ... turun ... “ pinta Adnan dengan wajah yang sudah memerah menahan kabut gairah yang cukup tinggi.

__ADS_1


“Kok mukanya gitu sih? Anggep aja aku istri kamu, eh pacar kamu. Kamu pacar aku, terus kita pacaran, tapi diem diem ya.” Ucap Nasya yang tak nya sedang korslet.


"Selain suami Nasya orang nya tidak peka, tapi dia juga cemburuan akut! gak beres pokoknya," bisik Nasya seraya menggelengkan kepala nya.


Terkadang ia mengenali wajah suaminya, namun terkadang ia juga tidak mengenalinya dan melihat Adnan sebagai orang lain.


(Harap maklum, orang mabuk GAK JELAS)


“Tuh kan, bangun hihihih,” gumam Nasya terkikik ketika merasakan adanya sesuatu yang sudah berdiri tegak di bawah sana.


"Kamu yang bangunin!" desis Adnan memejamkan mata, masih berusaha untuk menahan.


"Dia bangun karena mau ngecas. Ayo mas," rengek Nasya dan semakin intens menggerakkan pinggul nya.


Dan karena tidak tahan dengan setiap sentuhan dan godaan yang di berikan oleh Nasya, akhirnya Adnan sudah tidak mau menahan diri lagi. Dengan cepat ia menarik tengkuk Nasya dan mencium bibir nya dengan begitu intens.


Emmtmttt


Mungkin ini yang di katakan banyak orang, minuman beralkohol adalah teman nya setan. Dan benar saja, kini setan itu sudah merasuk ke dalam jiwa Nasya dan Adnan, sehingga keduanya bisa melakukan hal seperti itu di dalam mobil yang terparkir di pinggiran jalan yang cukup sepi.


Sekali lagi, Adnan beruntung karena berhenti di tempat yang sepi dan ini keadaan malam yang hampir larut, di tambah kaca mobil nya yang gelap membuatnya tidak terlalu takut dan khawatir bila akan di grebek oleh warga sekitar.


'Paling hanya segerombolan emak online yang grebek! cuekin aja mungkin mereka iri.' batin Adnan dan semakin intens mencumbu istrinya di dalam mobil.


...~To be continue ......


...💃...

__ADS_1


...💃...


...💃...


...💃...


...💃...


Mommy : Adnaaan! Nasya kalian ngapain woy!


Adnan : Jangan kepo mom.


Mommy : Jangan kepo gimana, itu mobil bisa goyang goyang gitu, lagi di apain?


Nasya : Lah yang goyang mobil kenapa Mommy nanya ke aku?


Mommy : Sya, jangan buat aku ngumpat kamu.


Nasya : Sudahlah ayo mas, lanjutin lagi. Biarin aja Mommy kepo sendiri.


Adnan : Ayo sayang, biarkan emak emak online itu pada kepo


Mommy : Anak setan dua dua nya ternyata!


Nasya ; Kan Mommy biang nya.


Mommy : Biang apa? Biang setan maksud kamu?

__ADS_1


Adnan : Bukan aku yang bilang!


Nasya : Mommy sendiri yang bilang!


__ADS_2