Menikah Dengan Pak Duda

Menikah Dengan Pak Duda
TAKUT


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Setelah mengantarkan anak anak ke sekolah, kini Nasya pergi ke kampus nya untuk mengumpulkan tugas skripsi nya. Setelah usai, ia pun menemui para sahabat nya untuk bertukar cerita. Ya, beberapa hari ini, kepala nya sering sakit dan ia merasa sangat stres dengan keadaan yang menimpa rumah tangga nya.


Nasya butuh teman untuk berbagi, saling bertukar pendapat dan bersandar ketika bahu yang biasa ia buat sandaran tengah pergi.


“Kok kamu bisa sih Sya?” tanya Riska mengerutkan dahi nya, “Maksud ku gini. Kenapa kamu bisa terima gitu aja, mantan istri suami kamu tinggal satu atap? Sumpah aku gak ngerti deh,” imbuh Riska menggelengkan kepala nya.


“Iya Sya, kenapa kamu izinin?” sambung Aqila juga tak habis pikir, “Kalau aku jadi kamu Sya. Aku gak akan setuju.”


“Masalahnya, mas Adnan gak pernah meminta izin padaku, atau meminta pendapat ku,” gumam Nasya begitu lirih sambil menggigit bibir bawah nya.


“What!” pekik Aqila dan Riska bersamaan, “Gila! Ini masalah besar loh Sya. Ini bukan hal sepele!”


“Aku gak tahu, tapi sekarang aku benar benar pusing.” Keluh Nasya hampir menangis.

__ADS_1


“Tapi bukan itu yang membuat aku pusing dan takut,” imbuh Nasya menundukkan kepala nya.


“Apa?” tanya Aqila dan Riska bersamaan.


“A—aku ngerasa tubuh aku aneh sekarang,” gumam Nasya lirih.


“Aneh gimana?” tanya Riska langsung mendekatkan tubuh nya kepada Nasya.


“Aku gak tahu, tapi memang tubuh aku aneh, mood ku sering berubah. Terlebih setiap kali aku lihat mas Adnan aku kesel, aku benci dan aku marah sama dia. Bahkan aku gak mau melihat dia apalagi di dekati sama dia.” Keluh Nasya menghela napas nya berat.


“Aku gak tahu, dan itu yang buat aku takut hiks hiks hiks. Aku belum datng bulan, tapi aku juga tidak berani untuk tes, aku takut hiks hiks aku harus gimana?” tanya Nasya semakin terisak, ketika menyadari adanya perubahan pada tubuh nya.


“Apa yang kamu takutkan? Kamu punya suami, dan kalau pun kamu hamil, itu anak dari hasil pernikahan SAH. Lalu apa yang kamu takutkan?” kata Riska tidak mengerti.


“Ryana tidak mau memiliki adik,” gumam Nasya lagi dengan begitu lirih, dan kini ia semakin terisak dengan kepala yang ia letakkan di atas meja, “Aku takut kalau sampai aku benar hamil, maka Ryana aku membenci ku. Ryana gak akan mau dekat dengan ku lagi, dan aku takut pokoknya aku takut, aku sangat takut hiks hiks hiks.”

__ADS_1


Aqila dan Riska langsung terdiam, tanpa bisa berkomentar. Keduanya saling menatap lalu menghela napas nya berat. Keduanya langsung memeluk tubuh Nasya dan mencoba memberikan nya ketenangan.


“Sya, buang pikiran negatif kamu. Aku yakin kalau Ryana pasti akan menerima adik nya, kalau memang benar kamu hamil. Aku yakin juga, pak Adnan pasti juga akan senang Sya. Atau bahkan dia bakal nyuruh mantan istri nya pergi karena kehamilan kamu!” seru Aqila tiba tiba langsung tersenyum lebar.


“Aku sepakat sama Aqila. Dan siapa tahu memang begitu Sya, kenapa kamu gak coba saja. Ryana masih kecil, dia labil dan plin plan jadi aku yakin kalau dia pasti akan senang dan mau menerima adik nya kalau sudah lahir nanti. Apalagi kalau adik nya lucu dan menggemaskan, duhh aku gak sabar!” kata Riska heboh saat membayangkan seorang bayi mungil yang begitu menggemaskan, membuatnya sangat ingin menggendong.


...~To be continue ......


...Gengs, coba deh kalian vote....


...Kalian mau Mommy update 1 bab 1 bab tapi setiap hari bisa 3 bab, atau mommy update sekaligus banyak tapi beberapa hari sekali....


...Jadi gini, Mommy update sehari 2-3 bab tapi SETIAP HARI....


...Atau mommy Update 6 – 8 bab sekaligus, tapi 3 hari sekali? (Seminggu dua kali.)...

__ADS_1


...Hayoo kalian komen, mau setiap hari tapi di cicil atau beberapa hari sehari tapi langsung banyak .......


__ADS_2