
...~Happy Reading~...
Setelah beberapa saat, kini Nasya sudah benar benar sadar dan terbangun dari koma. Namun, ia sama sekali tidak mengingat apapun. Entah apa yang salah, Nasya benar benar melupakan kehidupan nya selama beberapa tahun terakhir. Tidak semuanya, hanya sebagian besar, termasuk tentang status nya yang sudah berkeluarga.
Hanya Aqila dan Riska yang Nasya ingat saat ini. Maka dari itu, ia mengusir semua orang yang berada di ruangan nya dan hanya ingin bertemu dengan kedua sahabat nya.
“Sya kamu beneran gak inget?” tanya Aqila yang sudah entah ke berapa kali bertanya seperti itu kepada Nasya.
“Inget apa? Aku gak ngerti kalian dari tadi bahas apa. Kepala ku sakit,” keluh Nasya seraya memijit kepala nya yang semakin berdenyut bila ia berusaha mengingat sesuatu.
“Kalian lebih baik ceritain kenapa aku bisa di rumah sakit? Dan ini kayaknya rumah sakit mahal, nanti uang darimana untuk membayar nya?” tanya Nasya menggigit bibir bawah nya karena memikirkan biaya rumah sakit.
Karena Nasya masih ingat betul kehidupan nya, anak yatim piatu yang harus banting tulang agar bisa melanjutkan sekolah. Bahkan, kini dirinya sedang menabung agar bisa berkuliah ke jakarta bersama sahabatnya.
Aqila dan Riska pun di buat melongo mendengar pertanyaan Nasya. Keduanya saling menatap dan menggelengkan kepala, bagaimana bisa, Nasya yang baru bangun dari koma setelah beberapa bulan, begitu bangun malah memikirkan biaya rumah sakit.
“Sya, kamu jangan pikirin soal rumah sakit. Semua sudah ada yang bayar nanti,” ucap Riska menghela napas nya dengan kasar.
“Siapa?” tanya Nasya, “Kalian yang mau bantu aku membayar nya? Kalian lihat ini, pasti mahal banget.”
“Ya bukan kita juga, Sya. Hadeuuhh!” keluh Aqila lagi lagi menghela napas nya kasar.
“Sudah deh, lebih baik kamu inget inget lagi coba Sya. Masa sih kamu gak inget sama suami kamu? Anak anak kamu Sya, ya Allah dia ganteng banget loh Sya.” Kata Aqila masih tidak menyerah.
__ADS_1
“Siapa yang ganteng?” tanya Nasya mengerutkan dahi nya, “Memang nya aku gak sadar selama berapa tahun sih, kok tiba tiba aku sudah punya anak anak. Bukannya kita masih sekolah? Ini yang ngawur aku apa kalian sih!” imbuh Nasya menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
“Yang ngawur itu kamu Sya. Otak kamu kepentok apaan sih, kenapa bisa konslet separah ini. Gemes banget aku,” keluh Aqila frustasi.
“Kalian pikir aku gak gemes sama kalian. Bisa bisanya kalian bawa aku ke rumah sakit semahal ini, tanpa mikirin biaya. Padahal kalian tahu aku lagi menabung buat biaya kuliah, ckckck!”
“Sya, kita itu sudah hampir lulus! Kamu gak perlu mikirin biaya kuliah. Bahkan kita sudah pernah ikut pertukaran mahasiswa ke Korea hampir dua tahun. Plis deh inget inget lagi!”
“Udah udah udah. Aqila udah deh, kan tadi dokter juga udah jelasin, kita bisa bantu Nasya perlahan, jangan di paksa. Nanti kalau malah ada apa apa gimana?” omel Riska kepada Aqila.
Sebenarnya ia juga gemas kepada Nasya yang tidak mengingat apapun. Hanya saja, ia juga tidak ingin memaksa yang nanti akan membuat keadaan Nasya semakin buruk.
Setelah beberapa saat, Nasya kembali tertidur efek obat yang baru saja ia minum.Aqila dan Riska pun memutuskan untuk keluar ruangan dan menemui Adnan serta anak anak.
“Bagaimana?” tanya Adnan menatap kedua sahabat istrinya.
“Dia malah marah kepada kami. Kenapa kami membawa dia ke rumah sakit ini. kami menjelaskan semuanya tentang pernikahan nya, kuliah nya dan pekerjaan nya. Tapi dia malah menangis dan menjambak kepala nya sendiri. Dia tidak bisa di paksa untuk saat ini.” imbuh Aqila yang langsung di sambut anggukan kepala oleh Riska.
Seketika itu juga, semua orang terdiam mendengar cerita dari Riska dan Aqila. Terutama Adnan hanya bisa mengusap wajah nya dengan pasrah. Ia berfikir bahwa setelah istrinya sadar dari koma, maka ujian nya berakhir. Ternyata tidak, hukuman nya masih berlanjut dengan Nasya yang tidak mengingat dirinya, bahkan anak yang baru saja ia lahirkan pun Nasya tidak mengingat nya.
‘Astagfirullah, ya Tuhan. Kenapa harus seperti ini,’ keluh Adnan dalma hatinya.
...~To be continue .......
__ADS_1
...💃...
...💃...
...💃...
...💃...
...💃...
Adnan : Mom masih lama gak ngehukum aku?
Mommy : Kenapa tanya aku, tanya istri mu
Adnan : Mom aku serius, istriku kaya gitu karena ulah mommy
Mommy : Sembarangan kalau ngomong, jangan asal fitnes. Kamu yang buat ulah kok aku yang di jadiin tersangka
Adnan : Mom, aku serius #Memelas
Mommy : Aku dua rius. Udah deh, mending kamu banyak berdoa, supaya readres maafin kamu dan bantu bisikin ke istri kamu biar cepet sadar! Walaikumsalam
Adnan : Assalamuaikum dulu Mom
__ADS_1
Mommy : Ya itu udah kamu wakilkan
Adnan : Walaikumsalam #Ketus