
~Flashback On~
Jam istirahat di Sekolah Dasar pelita indah. Ryana memilih untuk berdiam diri di dalam kelas untuk menikmati makanan yang di buatkan oleh sang ibu dengan mata berbinar binar.
“Ryana, kamu gak ke kantin?” tanya salah seorang teman sekelas dengan Ryana.
“Enggak, aku sudah membawa bekal buatan mommy ku,” jawab nya seraya memamerkan kotak makan yang sudah di isi dengan makanan berbagai bentuk lucu oleh Mommy Nasya.
“Kok kayaknya enak, aku mau dong?” kata nya seraya menelan saliva melihat penampilan makanan yang di bawa oleh Ryana.
“Enak aja, gak boleh. Ini buat aku kok, lagipula Cuma sedikit, sana kamu ke kanton saja,” usir Ryana menggelengkan kepala nya.
“Huu dasar pelit,” cetus teman Ryana lalu segera pergi keluar kelas.
Ryana tidak perduli, ia pun segera melahap makanan yang di buatkan oleh ibunya. Namun, saat baru beberapa suap ia melahap makanan itu, tiba tiba meja nya tertabrak oleh seorang anak laki laki yang tengah bermain lari-larian, hingga membuat makanan Ryana jatuh berserakan ke lantai.
“Oops!” gumam anak laki laki langsung mematung di tempat nya.
__ADS_1
“Rakaaa!! Kamu rusuh banget sih! kan sudah ku bilang berulang kali, kalau main itu di luar kelas! Kamu lihat sekarang makanan aku berantakan!” jerit Ryana dengan sekuat tenaga bahkan ia sampai hampir menangis.
“Maaf Ryana, aku beneran gak sengaja, beneran deh. Kalau aku tahu ada kamu, tadi aku gak lari dan nyenggol, beneran aku gak senagaja. Maaf ya,” tutur anak laki laki bernama Raka itu dengan tulus.
“Maaf kamu gak bisa balikin makanan aku!” seru Ryana langsung menepis kasar tangan Raka dan ia berlari keluar kelas untuk menemui saudara kembar nya.
Ya, begitulah Ryana, bila sedang mengalami masalah, pasti ia kana menangis dan menghampiri Ryan. Karena kelas Ryan dan Ryana berbeda, jadilah gadis kecil itu sedikit sulit bila hendak mengadu.
“Hayo loh Ka, di aduin sama Ryan. Ha ha aku gak ikutan,” ucap seorang anak laki laki yang berdiri di belakang Raka.
“Kamu sih, kan aku udah bilang tadi. Jangan ngejar aku, kamu badung banget sih!” kata Raka dengan kesal justru menyalahkan teman nya.
“Lah, kan kamu yang mulai. Kalau kamu gak bawa lari sepatu ku, aku gak bakal ngejar kamu!” kata Andi tidak terima.
“Au ah, terus sekarang gimana?” tanya Raka bingung.
“Ya gak tahu,” jawab teman Raka mengangkat kedua tangan nya ke udara, “Kamu beresin dan minta maaf sama Ryana di kelas Ryan.”
“Ya udah, gini aja biar cepet selesai ya. Kamu beresin ini sebelum bel masuk kelas, aku akan menemui Ryan dan Ryana. Terimakasih Andi ganteng!” ucap Raka sedikit merayu lalu dengan cepat kilat ia berlari keluar kelas untuk mencari keberadaan Ryana.
__ADS_1
“Rakaa, kok jadi Andi sihhh!” seru anak itu dengan kesal.
"Anggap aja cari pahala!" balas Raka sedikit berteriak dari luar kelas.
Sementara itu, di kelas Ryan, terlihat Ryana yang sedang menangis sesenggukan karena makanan nya di tumpahkan oleh teman sekelas nya.
“Ya udah, kamu makan bekal aku aja,” ujar Ryan memberikan kotak makan nya yang belum ia buka.
“Gak mau, hiks hiks hiks. Kamu kan juga belum makan, nanti kamu kurang. Porsi makan kamu aja jumbo gitu kok hiks hiks.” Tolak Ryana menggelengkan kepala nya.
“Ya udah kamu maunya gimana sekarang? Makanan nya udah jatuh udah berantakan gak bisa di ambil lagi apalagi di makan.” Ucap Ryan menghela napas nya berat.
“Gak giman gimana, Ryana mau nangis doang sebentar, biar kesel nya hilang. Ryan juga jangan ngaduin ke Mommy ya, hiks hiks nanti Mommy sedih,” kata Ryana masih dengan isak tangis nya.
Ryan hanya mampu menganggukkan kepala nya dan mengusap kepala adik nya lagi agar merasa lebih tenang.
"Udah ah, jangan nangis. Katanya udah gak cengeng lagi. Malu sama Rayyan kalau tau kakak nya masih nangis kaya gini," ucap Ryan berusaha menghibur adik kembar nya.
~Flashback Off~
__ADS_1
...~To be continue .....
...Anak siapa ini woy nyasar disini bikin rusuh di kelas Ryana .... 🤭🤭🥰...